Cengkeh merupakan salah satu komoditas unggulan sektor perkebunan yang sejauh 
ini cukup memberikan kesejahteraan bagi petani Indonesia. Dibalik keunggulan 
dan mahalnya harga jual cengkeh, komoditas asal Maluku ini ternyata belum mampu 
menjadi bagian dari komoditas utama Indonesia.
  
 Salah satu alasannya, produksi cengkeh sangat bergantung iklim atau cuaca. 
Produksi cengkeh Indonesia tahun lalu dan saat ini hampir 60.000-70.000 ribu 
ton per tahun. Harga jual cengkeh bisa mencapai Rp 140.000 per kilogramnya. 
Jika memasuki musim panen, bisa 120.000-130.000 ton.
  
 "Tapi belum menjadi komoditas utama karena produksi cengkeh itu tergantung 
pada musim," ujar Bendara Asosiasi Petani Cengkeh, I Ketut Budiman usai 
konferensi pers Asosiasi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) di Puri Denpasar, 
Jakarta, Jumat (26/7).
  
 Dia menyebutkan, 90 persen hasil cengkeh dalam negeri digunakan untuk industri 
rokok. Sisanya, 10 persen untuk bahan rempah masakan. Jika dibandingkan dengan 
negara penghasil cengkeh lainnya, Indonesia mampu menggeser Madagaskar dalam 
hal pemanfaatan cengkeh untuk industri rokok.
  
 "Selain penghasil produksi cengkeh, secara konsumsi rokok kretek Indonesia 
mempunyai produksi sebesar 70.000-120.000 ton sedangkan Madagaskar hanya 22.000 
padahal dia juga negara penghasil cengkeh. Karena kita mempunyai area cengkeh 
yang luas jadi itu membantu," jelas dia.
  
 Dia juga heran cengkeh belum jadi komoditas utama. Padahal, dengan harga 
cengkeh yang tidak pernah mencapai harga terendah, Indonesia bisa mendapat 
keuntungan besar. Terlebih, antara kebutuhan dan pasokan selalu berimbang.
  
 "Harga cengkeh tidak pernah di bawah Rp 40.000 sehingga hal itu yang 
menyebabkan keuntungan bagi para petani," tutupnya. (mdk/noe)
  
 SUMBER: http://m.merdeka.com
  
 ========> ********** <========
 BURSA AGROSUKSES
 Menjualkan dan Mencarikan Komoditi Agro
 Isi Formulir di http://www.jualbelikomoditi.com
 SMS INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 
 ========> ********** <========
 KLUB: http://www.agrosukses.com
 DATA: http://www.direktoriagrobisnis.com
 EBOOK: http://www.agrodirektori.com
 MILIS: http://bit.ly/bQX5lK
 GABUNG: http://www.agropremium.com

Kirim email ke