Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, ternyata membawa dampak kenaikan harga yang cukup signifikan bagi sejumlah barang komoditas. Salah satunya terjadi pada harga buah impor di DIY yang melonjak di atas 40 persen. Pemilik Toko Mutiara Buah, Makin mengatakan harga buah-buahan impor kecuali dari Cina mengalami lonjakan harga yang cukup drastis hingga 40 persen akibat kenaikan nilai tukar dolar di level Rp 12 ribu belum lama ini. Selain kenaikan harga, para pedagang buah tidak bergairah lantaran penjualan melesu menjelang akhir tahun 2013. "Sekarang harga buah impor khususnya dari Amerika, Australia dan beberapa negara Asia seperti Thailand naik cukup tinggi. Padahal harga buah-buahan impor tersebut sudah tinggi sejak dolar tembus Rp 11 ribu beberapa bulan lalu," tandas Makin kepada KRjogja.com saat ditemui dikiosnya di Jalan Kusumanegara Yogyakarta, Senin (09/12/2013). Makin menjelaskan harga anggur merah naik dari Rp 60 ribu menjadi Rp 65 ribu per kilogram, anggur hitam kini mencapai Rp 85 ribu dari sebelumnya Rp 65 ribu per kilogram, jeruk santang naik dari Rp 12 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogram dan apel fuji naik dari Rp 23 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram. Kondisi serupa terjadi pada apel Australia yang naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 34 ribu per kilogram, apel merah mencapai Rp 37 ribu dari sebelumnya Rp 30 ribu per kilogram. Sedangkan harga buah impor dari Cina seperti jeruk ponkan masih tetap Rp 12 ribu dan pear Rp 18 ribu per kilogram. (*-24) SUMBER: http://krjogja.com http://krjogja.com/ ========> ********** <======== BURSA AGROSUKSES Menjualkan dan Mencarikan Komoditi Agro Isi Formulir di http://www.jualbelikomoditi.com SMS INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 ========> ********** <======== KLUB: http://www.agrosukses.com DATA: http://www.direktoriagrobisnis.com EBOOK: http://www.agrodirektori.com MILIS: http://bit.ly/bQX5lK GABUNG: http://www.agropremium.com

