Salam , Pak Herman.
Pemilik lahan adalah perusahaan perkebunan swasta , masa HGU masih 20 th
.Kondisi lahan 30% pohon karet , 10 % pohon Cengkeh , 60% lahan kosong.
Didalam lahan ada 4 rumah sederhana untuk karyawan dan masih aktif , ada jalan
pribadi , ada jaringan listrik , ada bangunan pengolahan getah karet masih
aktif tapi kurang produktif.
Riwayat lahan dan semua perijinan terdiri 2 buku tebal .
Rhj087870800077
Pada Jumat, 14 Oktober 2016 11:23, "Herman Widjojo [email protected]
[agromania]" <[email protected]> menulis:
SalamStatus HGU peruntukanya apa dab masa berlakunya sampai kapan. Apakah
ada riwayat atau silsilah HGU tersebut. Terimakasih Herman
Pada tanggal 30 Sep 2016 10.54 AM, "Agro Putri Sejahtera
[email protected] [agromania]" <[email protected]> menulis:
Dear ,
Rekan-rekan ,
Barang kali ada yang ingin menanam Kayu Jabon dengan kriteria lahan yang
memenuhi persyaratan tumbuh Jabon , saya infokan ada lahan luas 1000 Ha ,
status HGU , dijual pemilik buka harga Rp 12.000/m , lokasi Cianjur .Lahan
tersebut sangat memenuhi syarat untuk tumbuh kembang pohon Jabon. ( kontur
lahan , DPL , Curah Hujan , infrastruktur ) sangat memenuhi sayarat .
Saya kebetulan sangat faham cara penanaman jabon , punya kebun kecil-kecilan
dibeberapa lokasi di Jabar menanam Jabon , Sengon , Singkong , Sayuran dan
usaha sudah berjalan 11 th.
Bagi yang ingin tanam pohon Jabon , saya bersedia memberikan
penjelasan-penjelasan secara detail dari persiapan lahan , tanam , perawatan ,
pemasaran dll.
Berbagi ilmu ...Insya Allah akan membawa berkah tersendiri ...Amin.
Salam.Raharjo
087870800077
Pada Sabtu, 17 September 2016 8:56, "'Abdi G. Siregar' [email protected]
[agromania]" <[email protected]> menulis:
Pak Sudaryono dan teman2 lain, kalau dicompare dgn Kaliandra Merah yg bisa
dipanen dlm waktu 8-9 bulan kmdn dibuat Wood Pellet export ke overseas ataupun
local sebagai ganti batubara dan daun nya buat pakan ternak sapi atau kambing,
dari sisi profitable dan pemberdayaan masyarakat sekitar nya. Potensi area
daerah Tapanuli dan sekitarnya.Lahan yang tersedia up to 1000 Ha.
On Sep 15, 2016 3:22 AM, "ardhiyasa [email protected] [agromania]"
<[email protected]> wrote:
Salam kenal Pak Rana,
Saya sudah memiliki pohon jabon, pohon tsb saya beli melalui perusahaan PT.
Global Agro Bisnis yg berkantor pusat di bandung yang merupakan anak perusahaan
dari PT. Global Media Nusantara.
Perusahaan tidak hanya menjual bibit pohon jabon yang sudah tertanam sebagai
HTR ( min umur pohon 1th) kepada investor tapi juga memfasilitasi penjualan
hasilnya kepada pihak ke tiga, bahkan saat ini perusahaan sudah memiliki pabrik
pengolahan hasil kayu jabon sendiri.
Perusahaan bekerjasama dengan petani pemilik lahan untuk ditanami pohon jabon
dengan sistem kemitraan. Perusahaan sudah memiliki legalitas & Ijin prinsip
resmi dari BKPM RI, dimana semua lahan yg ditanam jabon dilaporkan.
Salam TOPS Mulia Sejahtera
Green Warrior Indonesia
Sudaryono Yadhiyasa
Dikirim dari telepon Mi sayaPada 13 Sep 2016 10.50 AM,
"'[email protected]' [email protected] [agromania]"
<[email protected]> menulis:
| Siapa yg mau beli?
Gak seperti itu dilapangan.Dikirim dari Yahoo Mail pada Android |
From: Ricky Pangrestu [email protected] [agromania]
<[email protected]>;
To: <[email protected]>;
Subject: Re: [agromania] Keuntungan-keuntungan Menanam jabon
Sent: Thu, Sep 8, 2016 1:22:02 AM
| Dear all,
ada yang menawarkan penanaman jabon kah beserta lahannya?
Thank You,
Ricky
E-MAIL TRANSMISSIONThis e-mail transmission is intended only for the use of
the named addressee, and may contain material that is private, confidential or
legally privileged information. If it is received by anyone other than that
named addressee, please notify the sender at the address, e-mail and telephone
number set forth herein and obtain instructions as to the disposal of the
transmitted material. If you have received this transmission in error or
incomplete please notify us immediately via the e-mail address. Thank you.
Please consider the environment before printing this email.
On Tuesday, 6 September 2016, 7:54, "ardhiyasa [email protected]
[agromania]" <[email protected]> wrote:
Menanam Jabon Bagaikan Menabung Emas Batangan
ada beberapa keuntungan yang tidak selalu berupa ekonomi, mungkin inilah salah
satu kriteria berkah, mempunya nilai lebih dan selalu bertambah terus dari
waktu ke waktu. beberapa keuntungan tersebut:
Keuntungan Ekonomi
a. Pasar jelas
Pasar kayu jabon terbuka lebar. Hampir semua industri kayu lapis yang ada di
Indonesia menyerap kayu jabon sebagai bahan bakunya. Hal ini disebabkan kayu
Jabon sangat cocok sebagai bahan baku pulp, karena kandungan selulosanya tinggi
(52,4%). Di pabrik, kayu lunak semacam jabon diolah menjadi plywood (kayu
lapis), laminated board, blockboard (papan board), fiber board (papan serat),
dan particle board (papan partikel). Berikut ini adalah gambaran pasar untuk
satu produk olahan dari kayu Jabon.
b. Kebutuhan besar
Kebutuhan kayu di Indonesia setiap tahun meningkat. Hampir setengahnya masuk ke
industri pembuatan kayu lapis alias plywood. Industri kayu pun mencari kayu
yang cepat tumbuh seperti jabon dan sengon. Pada umur 5-6 tahun keduanya mampu
mencapai diameter 30 cm lebih.
Karena jenis kayunya yang berwarna putih agak kekuningan dan tanpa terlihat
seratnya, maka kayu jabon sangat dibutuhkan oleh industri kayu lapis (plywood),
industri meubel, pulp, produsen peti buah, mainan anak-anak, korek api, alas
sepatu, papan, tripleks, dan lain-lain. Hal inilah yang menyebabkan pemasaran
kayu jabon sama sekali tidak mengalami kesulitan, bahkan industri kayu lapis
siap untuk membeli setiap saat dalam jumlah yang tidak terbatas
c. Harga kompetitif
Bagaimana dengan harga? Harga kayu jabon di pasar sekarang sudah mencapai
Rp.900.000-1.200.000 per m3. Secara sederhana bila di dalam 1 hektar kebun kita
terdapat 300 saja tanaman jabon usia 5-6 tahun, dan untuk satu tanaman
menghasilkan minimal 1 m3 kayu jabon, maka setidaknya lahan tersebut dapat
menghasilkan 300 juta rupiah. Padahal lahan 1 hektar bisa ditanami hingga 1.111
dengan jarak optimum 3X3 m, dan perpohon bisa menghasilkan lebih dari 1 m3.
Harga kayu jabon per kubik pada tahun 2009 :
1. Diameter 30-39 cm, Rp 1.000.000,-
2. Diameter 40-49 cm, Rp 1.100.000,-
3. Diameter > 50 cm, Rp 1.200.000,-.
Harga ini diprediksi akan mengalami kenaikan seiring dengan tingkat kebutuhan
dan permintaan yang semakin bertambah tiap tahunnya, sedangkan persediaan kayu
jabon alam semakin lama semakin terbatas.
d. Aman
Strategi investasi bisnis seperti ini akan memungkinkan melipatkagandakan modal
secara aman. Dibandingkan jenis investasi lain, investasi di perkebunan tanaman
industri ini akan mampu menghasilkan keuntungan yang tidak sedikit dengan
resiko minimal. Karena harga kayu cenderung naik 10% tiap tahun. Seperti tanah,
kayu pasti laku dengan harga yang selalu lebih tingg
e. Tabungan (dibandingkan dengan emas dan bank)
Katakanlah Bank memberikan bunga deposito 11-13 persen jika seseorang mempunyai
uang senilai Rp. 100 juta maka dalam 6 tahun uangnya akan bertambah menjadi
sekitar Rp 200 jutaan. Sedangkan jabon mampu memberikan keuntungan MINIMAL Rp
300 juta, padahal riilnya bisa memberikan keuntungan hampir mencapai 1 Milyar
tiap hektarny
2. Keuntungan Budidaya
a. Mudah dan murah
Budidaya jabon tidak memerlukan perawatan khusus. Fase perawatan intensif
relatif hanya di 2 tahun pertama. Jabon dewasa akan mengalami absisi/self
pruning (merontokkan cabangnya sendiri) secara alami sehingga memudahkan dalam
perawatannya. Karena itu, biaya perawatan menjadi relatif lebih murah
dibandingkan dengan tanaman industri sejenis, misalnya sengon yang membutuhkan
perampasan cabang secara intensif.
b. Sangat Bongsor
Umur tanaman jabon siap dipanen 4 tahun sampai 5 tahun. Pada usia itu pohon
jabon bisa mencapai diameter 30-35 cm dengan budidaya secara intensif. sebuah
ukuran yang fantastis untuk tanaman kayu budidaya. Tiap tahun, rata-rata
pertambahan diameternya antara 7-10 cm
c. Tahan penyakit
Sejauh ini belum ditemukan penyakit yang secara khusus menyerang jabon dan
menimbulkan kerusakkan secara fatal. Meskipun hama ulat sangat menyukai
daunnya, tapi dengan teknik tertentu serangan ulat ini bisa diantisipasi
d. Kayunya Sangat lurus
Kayu jabon memiliki sifat yang khas. Sifat yang paling menonjol adalah
kelurusan batangnya. Tingkat kelurusan yang tinggi membuat kayu jabon dipilih
sebagai salah satu kayu primadona untuk bahan baku industri kayu lapis.
e. Bisa tumbuh tunas kembali
Kayu jabon bisa tumbuh kembali setelah dilakukan pemanenan. Dan tunas dari
batang yang telah ditebang ini akan sangat cepat tumbuh, dikarenakan perakaran
yang sudah kuat. Karena itu, investasi sekali bisa untuk beberapa kali
pemanenan. Tentunya hal ini membutuhkan perlakuan khusus agar tunas tersebut
bisa benar-benar tumbuh, meski kenyataanya di alam bisa secara alami tumbuh,
tapi pendekatan secara budidaya selalu membutuhkan perlakuan yang berbeda.
3. Keuntungan Ekologi
Selain keuntungan ekonomi menanam jabon juga memberikan keuntungan ekologis
yang mungkin tidak bisa diukur nilainya dengan uang. Beberapa keuntungan
ekologis tersebut adalah :
a. Vegetasi tahan banting/Pioner
Tanaman jenis ini sangat adaptif di lahan manapun, termasuk lahan-lahan yang
sebelumnya kurang produktif. Jadi, investasi ini berati pula revitalisasi lahan
marjinal. Lahan kosong yang kurang subur dan kurang produktif bisa digunakan
menjadi lahan jabon dan kembali menjadi subur.
b. Penyedia air
Seperti kita ketahui tanaman keras dapat berfungsi menyimpan air di dalam tanah
dengan baik. Demikian pula dengan tanaman jabon. Penanaman dan pemeliharaan
tanaman jabon akan membantu menjamin ketersediaan air di lokasi tersebut.
c. Adaptif di banyak lokasi
Kayu Jabon (Anthocephalus cadamba) merupakan tanaman asli Indonesia yang
termasuk jenis tanaman keras yang pertumbuhannya sangat cepat dan dapat tumbuh
subur di hutan tropis dengan ekologi tumbuh pada Ketinggian 10-2000m dpl, Curah
hujan, 1250-3000m/th, Perkiraan suhu :10 C – 40 C dan Kondisi tanah
(PH) :4,5 – 7,5. Gambaran syarat hidup seperti telah disebutkan di atas sangat
mudah ditemui di hampir seluruh wilayah Indonesia. Artinya, potensi lahan untuk
budidaya jabon terbuka luas. Jabon juga bisa tumbuh di lahan-lahan yang miring.
a. Global warming
Penanaman jabon juga bisa berfungsi untuk mengurangi emisi CO2 di atmosfer.
Seperti yang kita tahu berlebihnya kadar CO2 di atmosfer menyebabkan terjadinya
apa yang disebut sebagai global warming atau pemanasan global.
Bahkan melalui mekanisme reducing emissions from deforestation and degradation
(REDD), hutan-hutan di tanah air perlu dipelihara untuk menjaga agar karbon di
atmosfer tak lepas kendali. Sampai kini mekanisme model penghitungan karbon dan
pemberian insentif masih terus dibahas oleh negara maju dan negara berkembang.
Artinya beberapa tahun mendatang kita akan sangat sulit mendapatkan kayu rimba
sebagai bahan baku industri. Ini sebuah sinyal baik yang harus ditangkap dengan
baik oleh para pelaku usaha kayu keras.
b. Penyediaan habitat hewan liar
Penanaman jabon juga artinya menyediakan habitat bagi hewan liar. Lahan-lahan
kosong yang tidak produktif bisa diubah menjadi sebuah kawasan hutan lebat yang
nantinya seiring pertumbuhan jabon juga akan tumbuh populasi hewan liar,
seperti burung yang akan berkembang karena banyak makanan.
4. Keuntungan Sosial
a. Keterlibatan masyarakat.
Keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan kebun jabon dapat diwujudkan dengan
melibatkan mereka dalam berbagai tahap proses budidaya Jabon terutama sebagai
tenaga kerja, atau sebagai petani penggarap lahan di sela-sela tanaman.
b. Edukasi lingkungan ke masyarakat
Dalam perjalanannya, kebun-kebun tersebut tidak hanya akan dikelola hanya untuk
diambil kayunya, namun sangat diharapkan bisa menjadi kebun percontohan
investasi agribisnis. Juga, jika memungkinkan menjadi lokasi beberapa pelatihan
yang akan diselenggarakan oleh tabloid Trans Agro.
c. Menyerap tenaga kerja
Proses budidaya jabon secara langsung menyerap tenaga kerja. Sebagai gambaran
dalam satu hektar tanaman jabon yang dipelihara secara intensif setidaknya
menyerap sekitar 380 HOK dalam tahun pertama. Bayangkan jika dikembangkan dalam
sekala yang lebih luas, tentunya akan menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi.
d. Ibadah
Dengan karakter-karakter seperti tersebut di atas, investasi Jabon berarti
ibadah, investasi yang membawa berkah bagi siapa saja dan apa saja.
Salam Mulia Sejahtera
Green Warrior Indonesia
|
#yiv8084746705 #yiv8084746705 -- #yiv8084746705ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv8084746705
#yiv8084746705ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv8084746705
#yiv8084746705ygrp-mkp #yiv8084746705hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-mkp #yiv8084746705ads
{margin-bottom:10px;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-mkp .yiv8084746705ad
{padding:0 0;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-mkp .yiv8084746705ad p
{margin:0;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-mkp .yiv8084746705ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-sponsor
#yiv8084746705ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv8084746705
#yiv8084746705ygrp-sponsor #yiv8084746705ygrp-lc #yiv8084746705hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv8084746705
#yiv8084746705ygrp-sponsor #yiv8084746705ygrp-lc .yiv8084746705ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv8084746705 #yiv8084746705actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv8084746705
#yiv8084746705activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv8084746705
#yiv8084746705activity span {font-weight:700;}#yiv8084746705
#yiv8084746705activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv8084746705 #yiv8084746705activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv8084746705 #yiv8084746705activity span
span {color:#ff7900;}#yiv8084746705 #yiv8084746705activity span
.yiv8084746705underline {text-decoration:underline;}#yiv8084746705
.yiv8084746705attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv8084746705 .yiv8084746705attach div a
{text-decoration:none;}#yiv8084746705 .yiv8084746705attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv8084746705 .yiv8084746705attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv8084746705 .yiv8084746705attach label a
{text-decoration:none;}#yiv8084746705 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv8084746705 .yiv8084746705bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv8084746705
.yiv8084746705bold a {text-decoration:none;}#yiv8084746705 dd.yiv8084746705last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8084746705 dd.yiv8084746705last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8084746705
dd.yiv8084746705last p span.yiv8084746705yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv8084746705 div.yiv8084746705attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv8084746705 div.yiv8084746705attach-table
{width:400px;}#yiv8084746705 div.yiv8084746705file-title a, #yiv8084746705
div.yiv8084746705file-title a:active, #yiv8084746705
div.yiv8084746705file-title a:hover, #yiv8084746705 div.yiv8084746705file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv8084746705 div.yiv8084746705photo-title a,
#yiv8084746705 div.yiv8084746705photo-title a:active, #yiv8084746705
div.yiv8084746705photo-title a:hover, #yiv8084746705
div.yiv8084746705photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv8084746705
div#yiv8084746705ygrp-mlmsg #yiv8084746705ygrp-msg p a
span.yiv8084746705yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv8084746705
.yiv8084746705green {color:#628c2a;}#yiv8084746705 .yiv8084746705MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv8084746705 o {font-size:0;}#yiv8084746705
#yiv8084746705photos div {float:left;width:72px;}#yiv8084746705
#yiv8084746705photos div div {border:1px solid
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv8084746705
#yiv8084746705photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv8084746705
#yiv8084746705reco-category {font-size:77%;}#yiv8084746705
#yiv8084746705reco-desc {font-size:77%;}#yiv8084746705 .yiv8084746705replbq
{margin:4px;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8084746705
#yiv8084746705ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv8084746705
#yiv8084746705ygrp-mlmsg select, #yiv8084746705 input, #yiv8084746705 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8084746705
#yiv8084746705ygrp-mlmsg pre, #yiv8084746705 code {font:115%
monospace;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-mlmsg #yiv8084746705logo
{padding-bottom:10px;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-msg
p#yiv8084746705attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv8084746705
#yiv8084746705ygrp-reco #yiv8084746705reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-sponsor
#yiv8084746705ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv8084746705
#yiv8084746705ygrp-sponsor #yiv8084746705ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv8084746705
#yiv8084746705ygrp-sponsor #yiv8084746705ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv8084746705 #yiv8084746705ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv8084746705
#yiv8084746705ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv8084746705