--- In [email protected], "oka widana" <oka.wid...@...> 
wrote:
>
> Berapa persen pangsa perbankan nasional? Kalo masih kurang dari 5% ya 
> marginal namanya.... > Bank syariah bisa tumbuh karena mendompleng kebesaran 
> nama induknya, misalnya BSM, BRI Syariah, BNI Syartiah, Danamon Syariah, 
> menyusul BCA Syariah.....artinya secara global ini hanya strategi 
> diversifikasi dari induk. Karena masih 5% kurang, maka masih blm merupakan 
> prioritas pengembangan dari induk, hanya sekedar...ibarat supermarket ya 
> jualan A-Z.
> 
Banks syariah yang ngak punya induk bank...ya ngak kemana2...kebenaran cuma 
satu BMI....
> Powered by Telkomsel BlackBerry®

Blie Oka,
Saya rasa pertanyaan anda sudah terjawab oleh berita Republika kemarin, di 
halaman Ekonomi Bisnis (bisa juga dari republika online) dengan judul

Aset Muamalat Tumbuh 32 Persen 

JAKARTA - Aset Bank Muamalat tumbuh 32 persen di semester pertama 2009 
dibanding periode sama tahun lalu. Per Juni 2009 Bank Muamalat memiliki aset Rp 
14,8 triliun sementara di Juni 2008 sebesar Rp 11,2 triliun.

Data yang diperoleh Republika di Jakarta, Selasa (21/7), menyebutkan, kendati 
krisis ekonomi global melanda, Bank Muamalat tetap menunjukkan kinerja positif. 
 Dana pihak ketiga tumbuh 38,4 persen dari Rp 9,55 triliun di Juni 2008 menjadi 
Rp 13,22 triliun di Juni 2009.

Pertumbuhan tersebut juga dialami oleh pertumbuhan penyaluran pembiayaan dari 
Rp 9,61 triliun menjadi Rp 11,13 triliun atau tumbuh 15,9 persen.

Sementara itu, untuk melengkapi layanan ke masyarakat di seluruh Indonesia dan 
jaringan layanan luar negeri Bank Muamalat pun meluncurkan Muamalat, Selasa 
(21/7).

Layanan mobile banking berbasis GPRS ini diresmikan oleh Menteri Riset dan 
Teknologi, Kusmayanto Kadiman didampingi Direktur Utama Bank Muamalat, Arviyan 
Arifin beserta jajaran direksi lainnya, yaitu U Saefudin Noer, Andi Buchari, 
dan M Hidayat.

Direktur Utama Bank Muamalat, Arviyan Arifin, mengatakan layanan tersebut kian 
melengkapi fasilitas layanan perbankan nasabah Bank Muamalat. Sebelumnya Bank 
Muamalat sudah memiliki jaringan di seluruh kabupaten/kota melalui sistem 
online payment point di lebih dari 3200 titik kantor pos di Indonesia. "Selain 
itu selama delapan tahun lebih juga telah bekerja sama dengan ATM BCA, ATM 
Bersama dan Malaysia Electronic Payment System," kata Arviyan.


Kirim email ke