Rekan Teo,
Terimakasih untuk kontribusi tulisannya. di bawah adalah tanggapan saya untuk 
dipikirkan bersama, jika kita ingin adanya perbaikan dalam kualitas hidup 
bersama.

----- Original Message ----
From: Christian Teo <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, May 16, 2008 7:36:13 PM
Subject: RE: [posa-fhui] PEKERJAAN MULIA ADVOKAT: dari kaca mata ibu rumahtangga


Nixon, cool down.
 
Semakin banyak orang berbicara, semakin nyata terlihat kebodohannya.  Do not go 
that way.
IMT:
Di era reformasi dan demokrasi ini, kita memiliki kebebasan berekspresi, dengan 
tujuan antara lain mengungkapkan berbagai kelemahan pelayanan publik, lemahnya 
upaya perlindungan penegak hukum terhadap kepentingan publik, dibanding dengan 
kuatnya perlindungan advokat terhadap kepentingan pribadi tertentu. Coba lihat: 
(i) mobil pribadi dan ekslusif mendominasi dan membikin macet jalanan publik 
milik bersama untuk kepentingan inklusif, (ii) lawyer sudirman menghabiskan 99 
% waktunya untuk memberi layanan jasa hukum kepada kepentingan pribadi dan 
ekslusif, daripada layanan jasa hukum bagi kepentingan publik dan inklusif. 
Jaksa, advokat dan polisi serta hakim menghabiskan waktunya dan pikirannya 
lebih banyak untuk kepentingan pribadi orang berduit yang bermasalah.
Bukankah kepentingan publik merupakan landasan filosofis mengapa beragam 
profesi hukum lahir dan berkembang ? Bukankah UU apapun selalu berkiprah pada 
dan berupaya melindungi kepentingan publik? 
Kesimpulan sementara: kita tidak boleh berprinsip (i) untuk diam supaya tidak 
terlihat kebodohan kita, (ii) memasung kebebasan orang untuk berbicara. 
CT:
BTW, FYI, ada lawyer sudirman yang pernah berjuang utk kepentingan bersama 
pemilik gedung dan Pemda DKI utk pelebaran trotoar di Jln. Tahmrtin and 
Sudirman. It worked, untuk kemaslahatan masyarakat umum.
 
Same thing is now happening, exactly utk daerah Prof. Satrio, ada team yg 
isinya lawyer sudirman, on behalf of developer, but working together with Pemda 
DKI, trying to find out legal solution pembebasan tanah di daerah itu agar bisa 
memperbaiki traffic flow and also area pejalan kaki. With a vision utk 
mengembangkan pariwisata di daerah tersebut and boost up the local economy.
IMT:
Wach kalau ada lawyer sudirman berkiprah, mestinya ada hal manis yang bisa 
diperoleh. ada gula ada semut nich !!! Coba tolong ajak saya untuk berembug 
barangkali saya juga bisa ikut membantu dan mencari solusi permasalahan HUKUM 
bagi (i) developer yang mau cari untung, dan (ii) pemda mau cari untung, serta 
juga (iii) pengguna jalan Prof. DR Satrio yang mau cari untung dalam bentuk 
kenyamanan dan keamanan. Saya dengar gubernur Fauzy Bowo mau mencanangkan 
Orchard Road versi DKI, nich ?
CT:
The more you speak, the more your stupidity and ignorance pop out.
 IMT:
Saya SANGAT tidak sependapat dengan prinsip CT tersebut. DI DUNIA MANAPUN, 
ADVOKAT DIDISAIN SEBAGAI AHLI BICARA DAN MENULIS UNTUK MENGKOMUNIKASIKAN SECARA 
EFEKTIF MASALAH PUBLIK, SUPAYA TERCAPAI MASYARAKAT YANG ADIL terlebih dahulu 
DAN baru kemudian MAKMUR bersama-sama. 
Ingat !!! advokat hanya memiliki senjata pamungkas KEBEBASAN DAN KEMANDIRIAN 
BEREKSPRESI yang merupakan HAK KEKEBALAN menurut UU Advokat, seperti halnya 
polisi yang memiliki senjata pistol dan borgol dan ruang tahanan, untuk 
mengendalikan serta membangun ketertiban bersama, supaya bisa membangun ruang 
publik dan inklusif lebih lebar lagi, serta mempersempit ruang pribadi dan 
ekslusif. 
Salam,
Iming Tesalonika
Advokat penganjur kebebasan dan kemandirian berekspresi
 

________________________________

From:[EMAIL PROTECTED] [mailto: [EMAIL PROTECTED] ] On Behalf Of [EMAIL 
PROTECTED]
Sent: Friday, May 16, 2008 4:07 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [posa-fhui] PEKERJAAN MULIA ADVOKAT: dari kaca mata ibu rumahtangga
 
Advokat = Pekerjaan Mulia?

Ujilah diri kita dan profesi masing-masing.
Mohon jangan kita memberikan opini atas profesi orang lain.
Ibu Rumah tangga tentu lah memberikan opini ats profesinya ibu rumah tangga.
Bila sampai memberikan opini atas profesi advokat, dosen, LSM, yang 
tidak dilakukannya, maka hal itu sama dengan menghakimi profesi orang 
lain.

Lukas 6 :37
Janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi

Mengapa engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu sedangkan 
balok di matamu sendiri tidak engkau ketahui?

Juga baca di Alkitab Roma 12: 6-8 yang kalau diberikan contoh seperti 
dibawa ini:

Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih 
karunia yang dianugerahkan kepada kita : Jika karunia itu adalah untuk 
bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita, jika 
karunia untuk melayani (contoh PegawaiNegeri/ ibu rumah tangga) baiklah 
kita melayani, jika karunia untuk mengajar baiklah kita mengajar 
(contoh dosen/guru sekolah minggu). jika karunia untuk menasihati 
baiklah kita menasihati (contoh Konsultan hukum, keuangan, Psikologi, 
Marketing dll), siapa yang membagi-bagikan sesuatu (Contoh LSM, 
Gereja, Panti Asuhan) hendaklah ia melakukannya dengan hati yang 
ikhlas, siapa yang memberi pimpinan (contoh Direktur, Bankers, Bupati 
dll), hendaklah ia melakukannya dengan rajin, siapa yang menunjukkan 
kemurahan hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.

Pesan moralnya : Ujilah diri kita sendiri-sendiri. Renungkanlah tiap 
hari apakah kita sudah bersikap, bertutur-kata dan berpikir seturut 
dengan kehendak Tuhan Yesus.

Tuhan berkati
Nixon

> Baby dan rekan advokat semuanya,
> Tulisan di bawah patut direnungkan, karena menjelaskan dan 
> menekankan betapa pentingnya motif dan kerinduan memuliakan Tuhan di 
> dalam setiap pikiran dan perbuatan kita.
> Akan tetapi, mengingat penyusunnya adalah seorang ibu rumah tangga, 
> kita juga patut mengingat keterbatasan wawasan dan pengertiannya 
> terhadap proses politik, tarik menarik kepentingan dalam dunia 
> penegakan hukum.
> Seorang lawyer segitiga emas lebih berkepentingan memelihara periuk 
> nasinya dengan memelihara hubungan baik dengan klien investor asing, 
> daripada memelihara kepentingan negara atau rakyat miskin, yang 
> berada di luar jangkauannya, diluar kepentingan langsung 
> pemeliharaan periuk nasinya. Al hasil, lawyer korporasi sering 
> terjebak dalam dilema memelihara kepentingan klien (baca: periuk 
> nasi) daripada memelihara kepentingan negara/masyarakat banyak.
> Coba lihat, di depan kantor saya, di depan mall ambasador, kuningan, 
> setiap hari macet karena tiada mekanisme aturan lalulintas yang 
> tertib (no traffic light/no aturan pemda JKT untuk membuat jembatan 
> penyeberangan/ no denda terhadap pengelola mal atas kemacetan yang 
> diakibatkan bisnis mal). Singkat kata, kepentingan publik terabaikan 
> oleh kepentingan bisnis pemilik mal ambasador, dan hingga saat ini, 
> Pemda DKI masih duduk diam tenang saja bukan ? sepanjang belum ada 
> korban tabrak lari, karena pengemudi jengkel dengan orang-orang yang 
> menyeberang dengan seenaknya?
> Coba tolong sebutkan lawyer segitiga emas mana yang sudah 
> menyuarakan masalah ini? bukankah semuanya sibuk dan menyibukkan 
> diri dengan perkara kliennya, melindungi kepentingan klien terhadap 
> segala resiko hukum kliennya ? Supaya reputasi kantornya terpelihara 
> baik ?
> Demikianlah, kita musti memahami bahwa sebuah 
> tulisan/ucapan/ tindakan itu harus dipahami dalam kerangka dan 
> kualifikasi serta kepentingan pembuatnya. ibu rumah tangga-kah, 
> Lawyer segitiga emas kah, masyarakat kecil-kah, atau pejabat kah, 
> atau PENGURUS PERADI-KAH ? Nixon, dan Christian Teo , mohon 
> berkomentar donk, bagaimana kita para lawyer korporasi harus 
> bersikap, demi/untuk kemaslahatan kita bersama.
> Salam,
> Iming Tesalonika
> Advokat yang melihat pentingnya profesi Advokat diberdayakan
>
>
> ----- Original Message ----
> From: Marthine Pantouw <marthine.pantouw@ gmail.com>
> To: "[EMAIL PROTECTED] ps.com" <[EMAIL PROTECTED] ps.com>
> Cc: holykmkalangit@ yahoo.com
> Sent: Thursday, May 15, 2008 4:33:15 PM
> Subject: [posa-fhui] PEKERJAAN MULIA
>
>
> Baru baca tulisan Holy'98 dari milis PAKJ. Sayang kalo cuma di baca 
> oleh member milis PAKJ saja, so I took the liberty to fwd it to our 
> mailing list as well.
> Baby'97
> ============ ========= ===
> PEKERJAAN MULIA (Re: [pakj] Fwd: UN-JOB VACANCY)
> Posted by: "Holy Kalangit" holykmkalangit@ yahoo.com holykmkalangit
> Tue May 13, 2008 7:19 am (PDT)
> Dear all,
> Berkaitan dengan email Sdri. Etha di bwh, saya ingin membagikan
> apa yang saya lihat, alami, dan dengar pada beberapa waktu
> terakhir ini:
> 1. Ada seorang komisaris s.s perusahaan asuransi yang
> berkecimpung di bidang tersebut dengan pemahaman bahwa asuransi
> adalah suatu kegiatan 'mengumpulkan uang dari banyak orang
> yang sedang berada dalam kondisi baik, untuk menolong sedikit
> orang yang sedang mengalami kondisi tidak baik'. Ini
> adalah penghayatan pribadinya mengenai apa yang sedang
> dikerjakannya, dan ia mengerjakannya dengan sepenuh hati dan
> dengan penuh cinta.
> 2. Ada lawyer / advokat yang bekerja di s.s lawfirm yang besar
> (s.s partner) yang menekuni profesinya dengan menjunjung
> prinsip-prinsip yang benar, dengan kerinduan yang besar agar
> pengadilan di Indonesia setidaknya bisa seperti di Singapura, di
> mana kemenangan para pihak di pengadilan ditentukan oleh
> bagaimana argumentasi hukumnya. Tidak seperti di Indonesia yang
> banyak argumentasi hukum-nya hanya merupakan basa-basi karena
> sebetulnya keputusan pengadilan telah dibeli lebih dahulu dengan
> menyuap hakimnya. (Tidak bisa dipungkiri, yang nyuap juga emang
> lawyers, sihL..)
> 3. Ada lawyer yang banyak menangani corporate cases yang
> mengerjakan profesinya dengan benar-benar menjunjung tinggi
> integritas & profesionalisme & dengan kerinduan untuk membantu &
> melayani klien-nya dengan pelayanan yang terbaik. Sebaliknya ada
> orang yang bekerja di LSM, tapi tidak disiplin dalam
> pekerjaannya, berleha-leha dalam penggunaan waktu dan juga tidak
> profesional.
> Meski tidak sedikit juga orang yang bekerja di LSM dengan gaji
> sangat minim, tapi dengan loyalitas yang sangat tinggi (slh
> satunya mungkin seperti penulis email di bawahJ).
> 4. Ada dosen / akademisi yang 'melacurkan' diri
> dan profesinya dengan memberikan pendapat dan opini yang
> berbeda-beda mengenai kasus yang serupa di pengadilan yang
> berbeda (sehubungan dengan banyaknya sidang pengadilan saat ini
> yang memakai 'keterangan ahli' sebagai s.s alat
> bukti dalam persidangan) , tergantung pada pihak mana yang
> membayarnya untuk memberikan keterangan ahli tsb, sesuai dengan
> kepentingan pihak tersebut tentunya.
> 5. Ada ibu-ibu rumah tangga yang dengan sukarela dan sukacita
> mengabdikan dirinya untuk melayani suami dan mengasuh anaknya
> sebagai wujud pengabdian, kasih, dan ketaatannya kepada Allah.
> Namun ada juga ibu-ibu yang berjuang keras dan pontang-panting
> bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluarganya, dan juga
> melakukannya dengan penghayatan bahwa mencukupi kebutuhan
> keluarganya adalah kewajiban imannya kepada Allah.
> Bila diteruskan, tentunya masih banyak contoh-contoh lain
> mengenai beragam profesi dan beragamnya motivasi serta cara
> orang-orang dalam menjalaninya.
> My point is, in the end, yang menjadikan suatu pekerjaan itu
> sebagai pekerjaan yang mulia adalah bagaimana kepekaan &
> penghayatan kita akan panggilan Allah mengenai pekerjaan apa
> yang harus kita kerjakan ; punya pengertian yang jelas mengapa
> kita memilih pekerjaan tersebut ; dan bagaimana cara kita
> mengerjakan pekerjaan itu - dan bukannya di mana / apa pekerjaan
> kita (tentunya dengan mengecualikan pekerjaan-pekerjaan yang
> jelas-jelas bertentangan dengan nilai-nilai moral). Singkatnya,
> why we work & how we work- lah yang menjadikan pekerjaan itu
> mulia, dan bukannya sekedar where we work.
> Semoga kita menjadi orang-orang yang melakukan pekerjaan kita
> (apapun itu) dengan alasan-alasan yang mulia, dan dengan
> cara-cara yang mulia.
> Salam hangat,
> Holy Laseduw – Kalangit, SH
> (Alumni FHUI Angk. '98 – Ibu Rumah TanggaJ)
> --- On Tue, 5/6/08, restaria etha <resta_hutabarat@ yahoo.com>
> wrote:
> From: restaria etha <resta_hutabarat@ yahoo.com>
> Subject: [pakj] Fwd: UN-JOB VACANCY
> To: "alumni-kalabahu lbh jakarta "
> <alumni-kalabahu- lbh-jakarta@ yahoogroups. com>, "posa fhui"
> <[EMAIL PROTECTED] ps.com>, Kebijakan_Perempuan @yahoogroups. com,
> "pakj" <[EMAIL PROTECTED] com>, "kantif" <[EMAIL PROTECTED] com>,
> "esti" <[EMAIL PROTECTED] com>
> Date: Tuesday, May 6, 2008, 12:28 AM
>
> Frankly speaking, saya masih memandang pekerjaan seperti ini
> sebagai pekerjaan mulia.. tapi gaji yang sgt besar kerap membuat
> motivasi para pelamar adalah uang bukan misi itu sendiri (semoga
> anda bukan orang yang saya maksud), dan semoga gaji besar tsb
> juga tidak mengurangi rasa empati mereka yang diterima terhadap
> orang2 yang menjadi target group dalam misi ini.... semoga
> informasi ini membantu... salam, rst
> UN <[EMAIL PROTECTED] org> wrote: From: "UN"<[EMAIL PROTECTED] org>
> Subject: UN-JOB VACANCY
> Date: Mon, 21 Feb 2000 03:05:11 -0800
> Our Mission The U.S. Committee for U.N. supports the work of the
> World Health Organization to improve the quality of life for
> millions of people around the world by promoting democratic
> governance, poverty reduction, rural development, crisis
> prevention and recovery, energy and environmental issues, and
> reducing the impact of the HIV/AIDS pandemic. It accomplishes
> these aims by building a broad-based American constituency that
> educates for international development and by identifying US
> resources for specific U.N. projects that support U.S. national
> interests. A. Environmental Officer Location: Belgium/USA/ UK
> Salary: $170,600.00 USD. Contract: Fulltime They are responsible
> for development oversight, management, and evaluation of programs
> in the following areas: bio-diversity, conservation, forestry,
> wildlife management, water and coastal resources management,
> environmental education, environmental policy, environmentally
> sustainable agriculture, community based natural resources
> management, urban and industrial pollution reduction, urban
> planning and management (including such areas as housing, water
> and sanitation), urban and housing finance, energy efficiency and
> conservation, renewable energy applications, clean energy
> technologies, energy sector planning and global climate change.
> Environment Officers apply both a technical knowledge of their
> program area and a variety of management and program evaluation
> knowledge in order to ensure that projects meet the needs of
> who-usa partners and customers in a cost-effective manner. B.
> Financial Management Officer Location: Canada/USA/UK Salary:
> $174,000.00 USD Duration: Full time They direct the accounting
> and payment operations worldwide. In addition, they provide
> significant, levels of advisory services to all levels of the
> mission and host country governments. This includes
> administrative, operational and program matters concerning
> financial, budgetary and resource management and implementation
> issues.
>
> --
> Marthine Pantouw
>
> ------------ --------- --------- --------- ------
> Sometimes happiness is a blessing, but generally it is a conquest - 
> Paulo Coelho
>
>
> 


      

Kirim email ke