Rekan Adi,
Saya menangkap definisi indah dan mulia dari anda tentang CINTA. Di dalam 
segala perjuangan manusia, perjuangan terindah, teragung, termulia adalah 
perjuangan dengan pijakan CINTA.
Perjuangan seorang advokat dalam membela kliennya adalah mulia dan indah, jika 
berpijak pada CINTA keadilan, nilai-nilai universal yang memuliakan status 
kliennya khususnya dan manusia umumnya.
(A) Perseteruan AKKBB vs FPI juga dilandasi oleh CINTA, dimana pihak yang satu 
(baca: AKKBB) bersikukuh MENCINTAI adanya kebebasan dalam berekspresi (termasuk 
beragama atau tidak beragama) sebagai karunia TUHAN SEMESTA ALAM, sementara 
yang lain (baca: FPI) bersikukuh MENCINTAI terpeliharanya keagungan dan 
kemuliaan ALLAH SWT dan kemurnian agama wahyu terakhir ISLAM.
(B) Perseteruan PERADI vs KAI juga dilandasi oleh CINTA, dimana pihak yang satu 
(baca: PERADI) bersikukuh MENCINTAI adanya prinsip menghormati kesepakatan 
bersama menjelang dan sesudah berlakunya UU Advokat sebagai karunia reformasi 
dan demokrasi, sementara yang lain (baca : Kongres Advokat Indonesia) 
bersikukuh MENCINTAI adanya keadilan terhadap seluruh advokat, proses 
demokratis yang menghormati hak anggota dalam MUNAS dan proses pembangunan 
kapasitas institusi WADAH TUNGGAL ADVOKAT yang inklusif bagi seluruh advokat.
Kehidupan yang indah adalah kehidupan dengan motif CINTA, apapun obyek dan 
alasannya. Istilah CINTA dipadankan dengan kerinduan dan upaya terus-menerus 
terhadap tujuan menyenangkan, memuliakan atau mengagungkan GOOD CAUSE, 
kepentingan universal.
Istilah Cinta tidak bisa disejajarkan dengan nafsu (nafsu makan, nafsu 
membunuh, nafsu sex dll yang manusiawi), karena istilah cinta tidak berkonotasi 
egois, atau memegahkan diri sendiri, melainkan memuliakan obyek cinta, bersedia 
berkorban demi keagungan dan kelanggengan obyek cinta.
Kesimpulan:
SEPANJANG (A) AKKBB DAN FPI DAN (B) PERADI DAN KAI BEKERJA SERTA BERJUANG 
DENGAN CINTA (BUKAN NAFSU MANUSIAWI), SAYA YAKIN PERSETERUAN AKKBB VS FPI ATAU 
PERADI VS KAI AKAN BERBUAH MANIS BAGI KUALITAS KEBEBASAN DAN KEMANDIRIAN BANGSA 
INDONESIA. Amin!!!
Siapa yang gak setuju dengan kesimpulan dini di atas, silahkan menanggapinya.
Salam CINTA,
Iming Tesalonika
Advokat yang gandrung dengan perseteruan yang bermotif cinta


----- Original Message ----
From: adi dewanto <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, June 13, 2008 6:30:27 PM
Subject: Re: [alumni-sma1jkt-85] Re: Empat orang yang akan kamu temui dalam 
hidup


Kalo orang berkali2 kawin cerai, itu bukan memuja cinta, tapi memuja nafsu.
Gue lebih setuju sama Stephen Covey yg bilang kalo cinta itu adalah kata kerja, 
bukan kata sifat.
Jadi, ga ada istilah "gue udah gak cinta sama dia". Karena cinta selalu bisa 
dihadirkan dengan sedikit usaha.
BTW, gue setuju banget kalo hidup ini adalah tentang optimalitas diri, gimana 
caranya gue bisa bermanfaat bagi banyak orang. Dan tanpa cinta, gue rasa 
optimalisasi diri gue gak bakal optimal.


----- Original Message ----
From: irasyidi <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, June 13, 2008 3:47:59 PM
Subject: [alumni-sma1jkt-85] Re: Empat orang yang akan kamu temui dalam hidup


Buat sebagian (mungkin besar) orang hidup adalah tentang cinta. Buat 
saya hidup adalah tentang optimalitas diri.

Memang tanpa cinta hidup akan hambar. Tapi hidup yang tidak berguna 
juga hidup yang menjemukan. Tiap kali kita bisa melakukan sesuatu 
(walaupun sangat kecil) rasanya hidup menjadi berharga. Ada sedikit 
ekstasi manakala apa yg kita lakukan bisa sedikit memberi warna hidup 
orang lain.

Hidup yang hanya mengabdi pada cinta berlainan jenis adalah seperti 
ber(maaf banget)masturbasi. Banyak org yang romantis mengejar hal ini 
sehingga excitement jatuh cinta mengalahkan kesetiaan kepada pasangan 
yg dimiliki.

Tapi hidup memang tidak hitam putih. Org yg memuja cinta dan berkali2 
kawin cerai bisa juga sangat concern dgn kemanusiaan. Itulah hidup. 
Penuh misteri dan kompleksitas. Sungguh suatu keajaiban luar biasa 
kita bisa hidup dengan keadaan kita seperti sekarang mengingat 
probalitasnya sangat2 kecil.

Salam Kemanusiaan

--- In alumni-sma1jkt- [EMAIL PROTECTED] com, "henkmahendra" 
<henkmahendra@ ...> wrote:
>
> Empat orang yang akan kamu temui dalam hidup
> 
> 
> Hidup adalah proses menemukan cinta, setiap orang perlu menemukan 4 
> orang dalam hidupnya:
> 
> 
> 1. Orang pertama adalah kamu, 
> 
> 2. Kedua adalah orang yang sangat kamu cintai,
> 
> 3. Ketiga adalah orang yang sangat mencintai kamu, 
> 
> 4. Keempat adalah orang yang dengan siapa kamu menghabiskan sisa 
> hidupmu.
> 
> 
> Dalam hidup, pertama kamu akan bertemu dengan orang yang sangat 
kamu 
> cintai dan belajar bagaimana rasanya cinta itu. 
> Karena kamu sudah tau rasanya cinta, kamu dapat menemukan orang 
yang 
> sangat mencintaimu. 
> Setelah kamu mengalami bagaimana rasanya mencintai dan dicintai, 
kamu 
> akan tahu apa yang paling kamu inginkan. 
> Kemudian kamu akan mencari orang yang cocok denganmu, yang dengan 
> siapa kamu bisa menghabiskan sisa hidupmu.
> 
> Sedihnya, dalam kenyataan hidup, ketiga orang ini biasanya bukan 
> orang yang sama.
> 
> Orang yang sangat kamu cintai tidak mencintaimu. 
> Orang yang sangat mencintaimu, bukan orang yang sangat kamu cintai. 
> Dan orang yang dengan siapa kamu menghabiskan sisa hidupmu, bukan 
> orang yang sangat kamu cintai dan bukan orang yang sangat 
> mencintaimu. Dia hanyalah orang yang kamu temukan diwaktu dan di 
> tempat yang tepat.
> 
> Yang manakah kamu dalam kehidupan orang lain?
> 
> Tidak ada orang yang hatinya dengan sengaja berubah.
> Pada saat dia mencintaimu, dia sungguh-sungguh mencintaimu. 
> Tapi saat dia tidak lagi mencintaimu, maka dia sungguh-sungguh 
tidak 
> mencintaimu lagi. 
> Ketika dia mencintaimu, dia tidak bisa berpura-pura tidak 
> mencintaimu. 
> Sama halnya saat dia tidak mencintaimu lagi, dia tidak mungkin 
> berpura-pura mencintaimu.
> 
> Ketika seseorang tidak mencintaimu dan ingin meninggalkanmu, kamu 
> harus bertanya pada dirimu apakah kamu masih mencintainya. 
> Jika ternyata kamu juga tidak mencintainya lagi, jangan 
> mempertahankannya hanya demi harga diri. 
> Jika kamu masih mencintainya, kamu harus mendoakan kebahagiaannya 
dan 
> berharap dia akan bersama orang yang sangat dia cintai, jangan 
> halangi dia. 
> Jika kamu menghalanginya menemukan kebahagiaanya bersama orang yang 
> dia cintai, itu sudah menunjukkan kalau kamu tidak mencintainya. 
> Dan jika kamu tidak mencintainya, hak apakah yang kamu miliki untuk 
> menyalahkannya atas perubahan hatinya?
> 
> Cinta tidak harus memiliki, jika kamu suka bulan, kamu tidak dapat 
> mengambilnya begitu saja dan memasukkannya ke baskom. Tapi sinar 
> rembulan masih bersinar untukmu. 
> Dengan kata lain, ketika kamu mencintai seseorang, kamu tidak bisa 
> menggunakan cara lain untuk memilikinya. Biarkan dia menjadi memori 
> permanen dalam hidupmu. 
> Jika kamu sungguh-sungguh mencintai seseorang, kamu harus 
> mencintainya sebagaimana adanya. Cintailah sifat baik dan buruknya. 
> Dengan alasan kamu mencintainya, kamu tidak bisa berharap dia 
menjadi 
> seperti yang kamu inginkan Jika dia tidak bisa berubah menjadi 
> seperti yang kamu inginkan, maka kamu tidak mencintainya lagi.
> 
> Ketika kamu sungguh-sungguh mencintai seseorang, kamu tidak bisa 
> menemukan alasan kenapa kamu mencintainya. Kamu hanya tahu bahwa 
> dimana pun dan kapan pun, saat baik atau buruk, kamu ingin orang 
> tersebut berada didekatmu.
> Cinta sejati adalah saat dua orang yang dapat melalui masalah-
masalah 
> tersulit tanpa meminta janji atau daftar kriteria. 
> Dalam satu hubungan, kamu harus berusaha dan memberikan waktu, 
tidak 
> selalu di posisi penerima. Terpisah satu sama lain merupakan satu 
> ujian, jika hubunganmu tidak kuat, kamu akan mengaku kalah. 
> Cinta sejati tidak akam pernah menjadi benci.
> 
> Ketika 2 orang saling jatuh cinta, mereka suka membuat janji dan 
> sumpah. 
> Mengapa mereka saling meminta janji dan sumpah? Karena mereka tidak 
> percaya satu sama lain, mereka tidak percaya pasangan mereka. Janji 
> dan sumpah tidak ada gunanya; sampai langit rubuh, sampai laut 
> kering, cintaku padamu tidak akan berubah. 
> Semua orang tau kalau langit tidak akan pernah rubuh, laut tidak 
akan 
> pernah kering, lagipula, saat itu terjadi apakah kita masih hidup?
> 
> Berhati-hatilah jika berjanji, jangan memberi janji yang tidak bisa 
> kamu pegang, jangan bersumpah demi sesuatu yang tidak akan pernah 
> terjadi. Karena sumpah itu tidak akan pernah terjadi, jadi tidak 
> berbahaya jika menyebutnya begitu saja. 
> Ingatlah, berjanji demi sesuatu yang tidak akan pernah terjadi 
adalah 
> hal yang paling menyentuh perasaan!! Dalam satu hubungan, apa yang 
> kamu katakan adalah satu hal, tapi apa yang kamu lakukan adalah hal 
> lain.
> 
> 
> PS: Kata-kata di atas sangat bermakna dan mudah dituliskan tapi 
> sangat sulit untuk dilakukan.
>


 


      

Kirim email ke