Date: Thu, 28 May 2009 09:16:25 -0700
From: [email protected]
Subject: Limbah kotoran ternak yang tidak diolah penyebab flu babi
To: [email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]






Limbah kotoran ternak yang tidak diolah penyebab flu babi 
  








 


 Dengan 11.000 lebih kasus flu babi di seluruh dunia. Para ilmuwan berencana 
kembali ke La Gloria, di Veracruz, Meksiko, desa tempat kasus flu babi pasti 
yang pertama diketahui dan yang bertetangga dengan peternakan babi berukuran 
sangat besar yang masih dicurigai sebagai tempat berasalnya virus itu. Tepat 
sebelum virus H1N1 yang baru ini ditemukan, setengah lebih dari 3.000 penduduk 
La Gloria tiba-tiba menjadi sakit dengan gejala-gejala flu termasuk demam, 
nyeri, dan kesulitan bernafas. Dalam kunjungan mereka, para penguji kesehatan 
akan memeriksa penduduk desa dan babi-babi untuk mencari sisa-sisa antibodi flu 
babi guna mengevaluasi apakah kondisi di sekitar pabrik ternak itu yang 
menyebabkan penyakit tersebut. 


  


Karen Hudson adalah ketua organisasi AS yang disebut Keluarga Melawan Kekacauan 
Pedesaan (FARM). Dalam wawancara telepon, ia menguraikan dampak limbah yang tak 
diolah dari ribuan babi yang dibuang ke dalam lubang-lubang yang disebut 
“kolam”.  Umumnya kolam-kolam besar berukuran beberapa hekar itu mengeluarkan 
gas beracun dan bau, dan akhirnya juga melepaskan jutaan gallon limbah beracun 
ke dalam tanah.
 




  
(Wawancara telepon) Karen Hudson – President of Families Against Rural Messes 
(FARM) (F): 
  
Tetangga paling dekat dan yang berada di dekat komunitas itu dikelilingi dengan 
begitu banyak gas yang berbeda; salah satu yang paling banyak kita sebut adalah 
amonia dan hidrogen sulfida. Hidrogen sulfida adalah hasil sampingan dari 
pembusukan limbah itu. Jadi, kolam-kolam dan kandang ini mengeluarkan emisi 
hidrogen sulfida dan ini dapat menyebar beberapa mil dari pabrik itu dan 
menyebabkan penyakit. Bahkan kadar yang sangat kecil dari gas ini bisa 
menyebabkan kerusakan saraf yang permanen. Saya pernah bertemu dengan seorang 
bernama Julie. Dia menampung anak-anak pada siang hari dan ada beberapa anak di 
sana , dan pada saat ini, dua operasi peternakan yang sangat besar terletak di 
kanan dan kiri rumahnya. 
  
Mereka memiliki kolam kotoran yang sangat besar dan mereka berada tepat di 
tengah-tengah dua peternakan itu. Julie tahu ada yang tidak beres ketika mereka 
menunjukkan setiap dampak dari hidrogen sulfida yang meracuni keluarga mereka 
selain kematian, saya ulangi lagi, selain kematian. Mereka mengalami pingsan, 
bengkak di kelenjar limpa, mual-mual, muntah, diare, nyeri tubuh, kulit 
kemerahan, sakit tenggorokan, infeksi hidung. Pada suatu saat, setiap orang di 
dalam keluarga mereka muntah. Mereka naik mobil dan pergi beberapa mil jauhnya, 
dan pada saat itu semuanya menjadi lebih baik dalam beberapa menit saja. Dan 
mereka menyadari  bahwa ini karena emisi dari pabrik ternak itu.  
http://www.google. com/hostednews/ ap/article/ ALeqM5gBM5zgIAYL 
BTaXXrj7dRNnSvR9 uAD98AFMG80



Stop Pemanasan Global
SELAMATKAN BUMIJADILAH VEGETARIAN
LAKUKAN PENGHIJAUAN
LAKUKAN PENGHEMATAN


Selengkapnya, kunjungi :
www.SupremeMasterTV.Com
www.SupremeMasterTV.Com/ina
www.PemanasanGlobal.Net
www.PerubahanIklim.Net





Kita Masih Dapat Menyelamatkan Planet Ini.








_________________________________________________________________
NEW! Get Windows Live FREE.
http://www.get.live.com/wl/all

Kirim email ke