On Sat, 22 Jan 2005, dody salihin wrote: > > Saya terusik dengan "kebodohan ini" . > > > Mungkin Assosiasi warnet perlu mengirim team pencari fakta ke P. Simeulue > Menurut Informasi yg saya terima soal Simeulue ... Pulau Simeulue hancur sekitar 80 % karena gempa , dan korban utk tsunami hanya sekitar 7 orang saja . Mengapa ini terjadi ? Konon tahun 1907 ada gempa besar disertai dengan tsunami dan mereka mempunyai cara untuk mengetahui apakah akan ada tsunami atau tidak . Dan cerita ini turunkan temurun pada kejadian tanggal 26 Desember 2004 tersebut, Ada seorang guru yang ingat akan cerita tersebut dan setelah terjadi gempa besar , si guru tersebut langsung lari ke laut dan memperhatikan surutnya air laut yang cukup jauh, artinya makin surut air lautnya maka akan datang banjir yang lebih besar. Dan setelah itu dia menyampaikan ke banyak penduduk di tepian pantai utk segera naik ke gunung karena akan ada air laut pasang/ banjir besar. Sebenarnya itulah yang membuat Simeleu tidak banyak korban .. Cerita tentang air laut yg surut juga terjadi di thailand , bisa diliat di http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/asia-pacific/4175699.stm (video) terima kasih -bsd- Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

