Bocah Enam Tahun Diperkosa Kemudian Dibakar
Bogor, Kompas - Anisa Aprianti (6), bocah kelas I sekolah dasar, Jumat (15/4) petang, ditemukan tewas dalam kondisi yang mengenaskan. Ketika tiba di kamar mayat Rumah Sakit Palang Merah Indonesia Bogor sekitar pukul 22.00, jenazah anak keluarga Jalil yang tinggal di Kampung Ranca Bungur RT 01 RW 04 Kelurahan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, itu penuh dengan luka bakar. Dari keterangan polisi, Sabtu kemarin, Anisa diduga tewas karena dibakar setelah sebelumnya diperkosa oleh dua remaja yang kini sudah ditangkap sebagai tersangka. Menurut Kepala Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Ajun Komisaris Besar Pujiyono Dumrachman, yang didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal Ajun Komisaris Odang, hanya dalam waktu tujuh jam polisi sudah meringkus kedua tersangka itu. Mereka adalah Zaenal Abidin bin Usman (14) dan Hamdan bin Rasidi (14). Kedua anak baru gede tersebut tinggal tidak jauh dari rumah korban. "Kedua tersangka mengaku memerkosa korban karena acapkali menonton film porno," kata Pujiyono saat dihubungi dari Bogor. Mengutip keterangan pelaku, Pujiyono menyatakan bahwa keduanya membunuh Anisa untuk menghilangkan jejak, mengingat Anisa kenal baik dengan keduanya. Pemerkosaan itu diawali dari ajakan Zaenal dan Hamdan kepada Anisa untuk bermain ke kebun yang lokasinya tak jauh dari lapangan bola di Gang Lumbung Pasarseni RT 05 RW 14 Kelurahan Pelabuhanratu. Waktu itu sekitar pukul 12.00. Namun, ajakan bermain itu ternyata hanya tipu muslihat. Sebab, keduanya kemudian secara bergantian memerkosa Anisa. Supaya tidak berteriak, mereka membekap mulut Anisa. Seusai melampiaskan nafsunya, kedua remaja itu memukul korban dengan menggunakan batu kali sebanyak tiga kali dan leher korban dijerat dengan kawat. Merasa belum aman, Zaenal mengambil minyak tanah dengan menggunakan tutup rantang dan menyerahkan minyak tanah itu kepada Hamdan. Minyak tanah tersebut kemudian disiramkan ke jenazah korban oleh Hamdan. Jenazah lalu dibakar dengan korek api yang sudah disiapkan. Setelah api menyala dan membakar pakaian serta tubuh korban, Zaenal dan Hamdan pergi. Layak dihukum mati Masih menurut keterangan polisi, orangtua Anisa, Jalil dan Marni, sempat cemas karena sampai menjelang asar Anisa tidak pulang juga. Sepulang dari sekolah, Anisa masih sempat makan. Kemudian ia keluar untuk bermain. Sejak itu, dia tak pulang. Pencarian sempat dilakukan di sekitar rumah, tetapi tidak membuahkan hasil. Kemudian Jalil meminta tolong tetangga. Ketika pencarian masih dilakukan, sekitar pukul 16.00 keluarga mendapat informasi mengenai penemuan sesosok mayat anak perempuan dengan luka bakar. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada petugas Polres Sukabumi. Dari hasil pemeriksaan di tempat, diketahui korban adalah Anisa. Ibu korban kalap begitu mengetahui anaknya ditemukan tewas dalam kondisi yang mengenaskan. Atas penemuan itu, Pujiyono langsung memerintahkan Ajun Komisaris Odang untuk mencari tersangka yang disebut warga setempat sebagai orang biadab dan layak dihukum mati. Dalam penyelidikan terungkap bahwa pelakunya adalah Zaenal dan Hamdan. Warga sangat terkejut mengetahui Zaenal dan Hamdan sebagai pelaku pembunuhan itu. "Zaenal yang kami tangkap tampak dengan tenang bermain gitar di depan sebuah hotel di Jalan Siliwangi. Ia seperti tak berdosa. Dia kami tangkap pukul 23.00, kemudian temannya, Hamdan, langsung kami ringkus di rumah orangtuanya," kata Odang. Ia menambahkan, sejumlah barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian adalah tiga batu kali, kawat berwarna hitam, sepasang sandal milik korban, celana tersangka yang berlumuran darah, dan pakaian korban. (pun) Astagfirullah. Kemana Nurani mereka ?? dan saya faham sekali warnet adalah salah satu media yang sangat mudah untuk mengakses pornografi :((( jms sangat sedih dengan maraknya pemerkosaan terhadap anak anak dibawah umur . Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

