dinegara tetangga malaysia harga adsl unlimited hanya 60 ringgit sudah cepat, jadi mestinya indonesia bisa.
--- In [email protected], Ihsan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Di rumah di samping menggunakan akses adsl saya juga menggunakan > Starone. Saya menggunakannya karena kadang saya ingin online padahal > saya sedang berada di suatu tempat di mana saya sungkan menggunakan > akses telponnya. Awalnya akses Starone yang hanya berbayar flat 200 > ribu rupiah perbulan itu amat sangat menyenangkan. Aksesnya (sangat) > cepat, terutama bila dibandingkan dengan dialup. Walau ada waktu idle, > secara umum saya (dan hampir semua pelanggan) amat puas. > > Cerita tentang cepat dan murahnya Starone tak pelak lagi membuat banyak > orang tertarik melangganinya. Bertambahnya jumlah pelanggan secara > signifikan agaknya tidak diikuti dengan pasokan bandwidth memadai, > sehingga dari hari ke hari akses yang dulunya membuat saya selalu > berbunga-bunga itu makin lambat dan durasi serta frekwensi idle- nya > kian bertambah. Bila ingin akses yang bagus seperti dulu, kita harus > terbangun di tengah malam buta, dan berinternet seperti kalong. :) > Kondisi akses yang bagus ini terus bertahan hingga sekitar jam 7 pagi. > Setelah itu, dengan pasti aksesnya melambat, melambat, dan melambat terus. > > Apakah memang 200 ribu rupiah itu terlalu murah untuk mendapat akses > internet yang memadai ...? > > Salam, > Ihsan. Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

