denada_1978 <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Semoga mencerdaskan generasi muda....


The New Rulers of the World (2002)

Keuntungan dari duni baru kini...
Pemimpin industri besar...
Katanya memiliki visi dan misi mulia...
Tapi kejam kepadaku...
Mereka menjanjikan dunia dimana setiap orang...
menjadi pintar, kaya dan muda...
Namun seandainya pun aku hidup untuk merasakannya...
Bagiku itu sudah sangat terlambat..

(Opening song - The New Rulers of the World)

Bulan-bulan terakhir ini, lebih dari sejuta orang, kebanyakan orang 
muda menggelar aksi protes menentang sebuah tata ekonomi baru yang 
disebut: GLOBALISASI.
Salah satu gerakan protes terbesar sejak tahun 1960-an, belum pernah 
terjadi sebelumnya massa yang begitu besar, bergerak memperjuangkan 
kemakmuran dan memberantas kemiskinan.
Bahkan belum pernah sebelumnya ada jurang pemisah yang begitu lebar, 
dan ketimpangan yang begitu meluas diantara yang kaya dan miskin.

Inilah globalisasi yang sebenarnya;
Saat ini sekelompok kecil orang-orang yang berkuasa ternyata lebih 
kaya dibandingkan dengan keseluruhan jumlah penduduk di benua afrika.
Hanya dengan 200 perusahaan, seperempat kegiatan ekonomi dunia sudah 
dapat dikuasai.

Sekarang ini, General Motors lebih besar dibanding Denmark, Ford 
lebh besar dari Afrika selatan.
Luput dari mata para pembeli dijalan-jalan besar, merek-merek 
terkenal, mulai dari sepatu olah raga hingga pakaian bayi, merek-
merek barang terkenal, mulai dari sepatu olah raga hingga pakaian 
bayi, hampir seluruhnya dibuat dinegara-negara yang sangat miskin 
dengan upah buruh yang sangat rendah, nyaris seperti budak.

Untuk mempromosikan Nike, pegolf Tiger Woods dibayar lebih tinggi 
dibandingkan upah seluruh buruh yang membuat produk Nike di 
Indonesia.
Desa global seperti inikah yang disebut-sebut sebagai masa depan 
umat manusia? ataukah ini semata-mata adalah cara lama yang dulunya 
dilakukan pada jaman raja-raja, dan sekarang diteruskan oleh 
perusahaan-perusahaan multinasional? Dengan berbagai lembaga 
keuangan dan pemerintah sebagai penopangnya.

Film ini menceritakan penguasa baru dunia, khususnya pengaruhnya 
bagi sebuah negara:...Indonesia

(Opening speech by John Pilger - The new Rulers of the World)

I � BACKGROUND

Indonesia adalah sebuah negara dimana imperialisme lama bertemu 
imperialisme baru.
Ini sebuah negara yang kaya dengan sumber daya alam yang melimpah: 
Tembaga dan emas, minyak dan kayu, keahlian dan SDM-nya.
Dijajah oleh Belanda di abad ke-16, kekayaan alam Indonesia 
dirampads oleh Barat selama beratus-ratus tahun lamanya, itu 
sesungguhnya hutang yang sampai saat ini masih belum terbayar. . ( 
John Pilger  The New Rulers of the World)

---------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------
"Ratusan tahun lamanya, Indonesia itu dihisap oleh negara-negara 
utara, bukan hanya Indonesia semua negara2 kulit berwawrna sehingga 
barat menjadi kuat, menjadi makamur, menguasai keuangan dan 
perdangangan sampai sekarang. Sekarang didikte oleh IMF dan Bank 
Dunia- negeri yang begini kaya diubah menjadi negara 
pengemis...Indonesia. Karena tidak adanya karakter pada elit" - 
(Pramoedaya Ananta Toer - The New Rulers of the World)

---------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------
"Kata para penganutnya, hanya globalisasilah yang mampu menyatukan 
manusia dari segala ras diseluruh negara dan (menurut mereka) ia 
dapat mengurangi kemiskinan, globalisasi dapat menciptakan kekayaan 
secara merata. Apa yang sesungguhnya terjadi di depan mata kita 
justru yang terjadi adalah sebaliknya, yang miskin semakin miskin, 
sementara yang kaya menjadi luar biasa kaya".- (George Monbiot, 
Pengamat lingkungan - The New Rulers of the World).

---------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------
"Hal yang dapat kita lakukan untuk memperbaiki kondisi masyarakat 
negara dunia ketiga adalah, pada saat kita belanja, ,tanyalah 
tokonya: "dibuat dimanakah produk itu? Kondisi kerjanya bagaimana? 
Tulislah surat ke perusahaan dan katakana jika anda ingin kepastian 
bahwa produk itu berasal dari pabrik yang memperlakukan para 
buruhnya dengan adil,  ynag mendukung hak buruh membentuk 
organisasi. Inilah cara yang paling sederhana yaitu bersikap sebagai 
konsumen yang terinformasi" - (Barry Coates, Gerakan Pembangunan 
Dunia � The New Rulers of the World)



II � BACKGROUND CONTINUE�

Globalisasi di Asia memiliki sejarah gelap. Pabrik, bank-bank besar 
dan hotel mewah di Indonesia dibangun berkat pembunuhan massal 1 
juta manusia . Peristiwa yang lebih suka dilupakan oleh Barat.
Tapi banyak orang disini tidak mungkin melupakannya. Belakangan ii 
masyarakat mulai mencari kerangka keluarga tercinta mereka yang 
dibunuh pada masa Jenderal Soeharto berkuasa, atas bantuan Amerika 
dan Inggris di pertengahan 1960-an.

Sampai saat ini fakta tragedi itu masih tetap gelap. Ini adalah satu-
satunya foto yang diketahu mengenai kekejaman itu (in the movie).

Suatu hari di bulan Oktober 1965, segerombolan preman memasuki 
sekolah ini di Jakarta, lalu membunuh kepala sekolah yang dianggap 
komunis. Pembunuhan semacam inilah tipikal pembantaian lebih dari 
satu juta orang; para guru, pegawai negeri, petani.
CIA melukiskannya sebagai salah satu pembantaian massal  terkejam 
abad 20, sebab-sebab terjadinya tragedi itu masih misteri.

Peristiwa itu menghantarkan Soeharto ke puncak kekuasaan, namun kini 
terbukti bahwa diam-diam Soeharto disokong Amerika dan Inggris, 
serta para pebisnis Barat. Setahun setelah peristiwa berdarah itu, 
perekonomian Indonesia dibentuk menurut model Amerika guna 
mempermudah Barat menguasai sumber mineral, pasar dan buruh murah.
Presiden Nixon menyebutnya "Upeti terbesar dari Asia"

(John Pilger � The New Rulers of the World)

III � FACTS

Jasa besar Soeharto bagi bisnis Barat adalah dirinya menyingkirkan 
pendiri bangsa Indonesia modern, Soekarno, seorang nasionalis, yang 
yakin pada kemandirian ekonomi rakyatnya.
Soekarno menentang masuknya korporasi Barat ke Indonesia dan 
mengusir agen-agen Barat seperti Bank Dunia dan Dana Moneter 
International (IMF). 
Hanya karena salah satu Jenderalnya, Soeharto berkuasa�terbukalah 
pintu "Upeti terbesar dari Asia".
---------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------
"Ketika rejim Suharto berkuasa usai tragedi itu, mereka bisa 
melakukan apa saja dengan masuknya kembali IMF dan Bank Dunia. 
Katanya, mereka akan men-sejahterakan Indonesia.
Inggris melakukan banyak propaganda bahwa IMF mampu membawa 
Indonesia pada kemakmuran.
Seorang diplomat Inggris yang masih hidup saat ini mengatakan semua 
itu adalah kesepakatan antara Soeharto dengan IMF dan pihak Barat."  

(Roland Challis, Koresponden BBC 1964-69 � The New Rulers of the 
World) 
---------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------
Diam-diam Inggris dan Amerika berkonsppirasi mendukung Jenderal 
Soeharto. Duta besar Amerika mengaku bersimpati dan kagum 
atas "hasil kerja" angkatan darat.
Ribuan orang dikumpulkan � Rahasia-rahasia saat itu diungkapkan oleh 
para pejabat Amerika pada saat ini.
CIA memberikan daftar berisi nama 5000 "musuh" dan pejabat kedutaan 
memastikan nama-nama itu�harus dibunuh. Duta besar Inggris saat itu 
(Sir Andrew Gilchrist) menganjurkan: "tembakan kecil demi perubahan 
yang baik".
---------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------
C: "Mulanya Inggris menyatakan tidak mengetahui apa yang sedang 
terjadi. Tetapi tentu saja mereka mengetahui semua yang terjadi.
Jelas-jelas terlihat mayat-mayat yang dibuang di halaman konsulat 
Inggris di Surabaya dan juga mayat-mayat yang terapung diselat 
Malaka, dsb. Letkol Haji Broto dan pasukannya bahkan ragu-ragu 
bergerak dari pantai timur laut Sumatra menuju Jatim dan Jateng 
untuk ikut serta dalam pembantaian manusia yang mengerikan itu. Ia 
melihat kapal Panama berisi pasukan menuju selat Malaka, yang 
dikawal dua kapal perang Inggris".

P: Jadi Inggris secara langsung terlibat dalam apa yang anda 
gambarkan sebagai sebuah pembantaian?

C: "saya kira saya menyebutnya semacam keterlibatan, bukan?

(Interview John Pilger with Roland Challis, Koresponden BBC 1964-
69 ) 
---------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------
Media massa Amerika tidak memberitakan tragedi itu sebagai kejahatan 
kemanusiaan, tapi peristiwa demi keuntungan ekonomi Barat. Majalah 
Time (dengan Soeharto sebagai cover) menyebutnya "Balas Dendam 
dengan senyuman"�dan "Berita terbaik Barat selama bertahun-tahun." 
Media lain menggambarkannya sebagai "Seberkas cahaya redup di Asia"

(John Pilger -The New Rulers of the World)

IV � FACTS CONTINUE�

Benih globalisasi ditanam diatas genangan darah�
Ditahun 1967, perusahaan Timelife mengadakan sebuah konferensi di 
Swiss, yang merencanakan pengambilalihan bisnis Indonesia.
Konferensi ini dihadiri oleh para pebisnis besar dan terkuat 
didunia, misalnya David Rockefeller.
Raksasa kapitalisme Barat diwakili oleh perusahaan minyak, bank, 
General Motors, British Lyeland, ICI, British American Tobacco, 
Leman Brothers, American Express, Siemens.
Diseberang meja dalam konferensi hadir para pemimpin Indonesia yang 
dikirim Soeharto.
Bagi dunia bisnis Barat, hal ini merupakan awalan yang baik menuju 
globalisasi. Tidak seorangpun berbicara mengenai pembantaian satu 
juta manusia itu�

---------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------
"Situasi semacam itu belum pernah saya dengar sebelumnya dimanapun, 
ketika pengusaha seluruh dunia bertemu sebuah negara�dan menentukan 
prasyaratnya untuk masuk ke sebuah negara itu."
"Konferensi itu berlangsung tiga hari, hari pertama wakil Indonesia 
tampil memberikan uraiannya.
Di hari kedua, mereka membaginya menjadi lima: pertemuan sektoral, 
pertambangan, jasa makanan, industri ringan, perbankan dan keuangan �
Chase Manhattan juga hadir disana. Kemudian mereka menyusun 
kebijakan yang menguntungkan investor sedunia itu�"
Merek berkata kepada pemimpin Indonesia, "Inilah yang perlu kami 
lakukan, ini, ini, ini�", kemudian mereka menyususn infrastruktur 
hukum untuk kepentingan investasi mereka di Indonesia." - (Jeffrey 
Winters, Univ. Northwestern, AS � The New Rulers of the World)

---------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------
P: Apakah komunitas bisnis itu sadar bahwa mereka tidak hanya 
berhadapan dengan diktator nepotis korup, tapi juga pembunuh 
berdarah dingin?
A: Pertanyaan inilah yang sangatl umum�
P: Sebenarnya pertanyaan ini sangat khusus�pembunuhan massal 
tetaplah pembunuhan massal.
A:����(terdiam beberapa lama) Kenyataannya kan banyak orang 
Indonesia mati tragis langsung atau tidak hasil dari rejim orde lama 
yang buruk. Jika investasi asing tidak masuk disini, apakah bisa 
mencegah terjadinya peristiwa itu�tak seorangpun memiliki 
penglihatan sempurna atas apa yang mungkin terjadi�.(Interview John 
Pilger with John Arnold � Ketua Kadin Inggris di Jakarta)

---------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------
Globalisasi dimulai di Inggris di tahun 1980-an. Saat Margareth 
Thactcher membongkar banyak pabrik dan membangun industri pabrik 
dengan menelan biaya sebesar 14 milyar rupiah.
Indonesia menjadi pasar senjata Inggris paling penting. Soeharto 
membeli semua senjata mematikan, dari pesawat tempur dan misil 
sampai kapal perang serta senapan mesin.
Masyarakat Inggris tidak tahu bahwa milyaran rupiah berpindah ke 
kantong diktator itu dalam bentuk kredit ekspor. Artunya sebagian 
besar tagihan senjatanya dibayar oleh pembayar pajak di Inggris. 
Betapa pentingnya Soeharto sebagai rekan bisnis, hingga pembunuh 
berdarah dingin ini diundang ke London oleh Ratu Inggris.

(John Pilger � The New Rulers of the World)

V � THE NEW RULERS

Siapakah para penguasa baru dunia? Kerajaan mereka saat ini lebih 
besar dibandingkan dengan kerajaan Inggris Raya.
Inilah pusat kerajaan baru ini: hanya sebesar � km terletak di 
Washington. Jalan sepanjang Gedung Putih sampai Departemen Keuangan 
AS�dikuasai Bank Dunia dan IMF.
Dua lembaga ini adalah agen-agen negara-negara terkaya di muka bumi 
ini, khususnya Amerika Serikat.
IMF dan Bank Dunia dibentuk menjelang akhir PD II, untuk membangun 
kembali perekonomian Eropa. Kemudian dua lembaga itu mulai meminjami 
uang untuk negara miskin � dengan syarat dibiarkan memasuki ekonomi 
negara tersebut dan perusahaan barat dibolehkan menolah bahan mentah 
dan pasar di negara tersebut.
---------------------------------------------------------------------
-----------------------------
"Hutang digunakan sebagai alat agar kebijakan IMF dan Bank Dunia 
diterapkan di banyak dunia ketiga. Kondisi saat ini adalah, negara-
negara termiskin sudah berada dalam lingkaran setan kemiskinan. 
Mereka tidak bisa keluar, bahkan penghapusan hutang pun, tidak mampu 
menyelamatkan mereka dari perangkap kemiskinan. Ini bukan masalah 
penghapusan hutang, karena banyak hutang diberikan di bawah tekanan 
lembaga-lembaga internasional atau kolusi dengan pemerintah yang 
tidak memihak rakyatnya." (Barry Coates,  Gerakan Pembangunan Dunia)
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------
" Bolehkah saya bertanya, apa Anda mengetahui perbedaan antara 
Tanzania dan Goldman Sachs?
Tanzania adalah sebuah negara yang memiliki tingkat pendapatan 
nasional sebesar $2,2 Milyar dengan jumalh penduduk 25 juta orang.
Goldman Sachs adalah perusahaan penanaman modal yang keuntungannya 
$2,2 milyar per tahun dengan rekan bisnis berjumlah 161������itulah 
yang dialami dunia saat ini."
(Dr. Susan George, Penulis " A Fate Worse Than Debt")
Bank Dunia mengatakan bahwa tujuannya adalah membantu masyarakat 
miskin, dengan mempromosikan "pembangunan global"
Sistem yang sebenarnya sederhana: "Sebuah bentuk sosialisme bagi si 
kaya, dan kapitalisme bagi si miskin."
Kaum kaya menjadi luar biasa kaya dari: hutang, buruh murah dan 
menghindari pajak�sementara kaum miskin makin miskin karena 
pekerjaan dan layanan publik, dicabut untuk membayar bunga pinjaman 
pemerintah kepada Bank Dunia.
Di Indonesia yang sudah sangat miskin�korupsi pejabat kaya sudah 
terlalu parah, dokumen internal Bank Dunia membenarkan bahwa 
sepertiga pinjaman bank untuk diktator Soeharto masuk kekantong 
kroni dan pejabat korup-nya�Totalnya sekitar 80 trilyun rupiah.

(John Pilger � The New Rulers of the World)


VI � THE NEW RULERS CONTINUE�

Globalisasi berarti modal � uang besar � yang dapat dipindahkan 
kemana dan kapan saja dengan aman. Tahun 1998, modal jangka pendek 
tiba-tiba berpindah ke Asia, dan hanya dalam semalam mampu 
melumpuhkan ekonomi Asia.
---------------------------------------------------------------------
---------------------------
"Saat nilai tukar rupiah jatuh dari kisaran 2,500 terhadap dolar, 
menjadi seperti sekarang ini, 10 ribu rupiah�nilai Nike untuk tiap 
buruh terpotong sampai 25% dari harga yang telah ditentukan.
Alhasil, Nike memperoleh diskon pembayaran buruh�sebab gaji mereka 
tidak dinaikan s4esuai standar sebelum terjadinya devaluasi terhadap 
rupiah." (Jeffrey Winters, Univ. Northwestern, AS � The New Rulers 
of the World).
Seiring dengan krisis  ekonomi, Indonesia nyaris terjadi revolusi 
Soeharto dipaksa mundur � setelah puluhan tahun berhasil mencuri 
uang sekitar 150 trilyun rupiah. Selama lebih 30 tahun berkuasa, 
Soeharto membagikan hasil rampasannya untuk keluarga dan kroninya.
Semua jaringan kekuasaan nasional dimiliki mereka, mulai dari 
stasiun televisi hingga monopoli angkutan taxi.
Bermobil dari bandara Jakarta, kita bahkan harus membayar bea jalan 
tol kepada anak perempuan Soeharto.
---------------------------------------------------------------------
-------------------------------------
Bank digambarkan sebagai agen pembangunan ekonomi yang memfokuskan 
diri pada pengurangan kemiskinan. Sebenarnya bank yang beroperasi 
selama Perang Dingin�adalah lembaga yang mengumpulkan penghasilan 
rakyat kepada rejim otoriter dinegara dunia ketiga yang mendukung 
Barat dalam Perang Dingin.
Suatu ironi jika Barat yang selama Perang Dingin mengklaim 
memperjuangkan demokrasi dan membela kebebasan, namun kenyataannya 
menyokong kediktatoran seperti di Indonesia, dan juga seluruh dunia.
Apa yang mereka perbuat adalah memberikan banyak proyek, beberapa 
memang berguna, namun kebanyakan tidak. Pejabat Indonesia melihat 
proyek-proyek tersebut adalah�kesempatan untuk memperkaya diri dan 
hidup mewah.
Pencurian yang terakumulasi selama Orde baru Soeharto, sekitar 3 
dekade sebesar 10 milyar dolar�dari jumlah keseluruhan sekitar 30 
milyar dolar pinjaman luar negeri. Ketika saya mengatakannya kepada 
auditor Bank Dunia, "bagaimana jika rakyat Indonesia atau pemerintah 
menuntut Bank Dunia ke pengadilan dunia untuk mengganti kerugian 
tersebut, warga negara yang memikul hutang itu kan tidak pernah 
mendapatkan uang tersebut, jadi mengapa mereka harus membayar 
hutang?"�dan jawabnya adalah "kami bisa bangkrut".
Kata saya: "Mengapa?"�Dan jawabnya, "karena ini terjadi diseluruh 
dunia".

(Jeffrey Winters, Univ. Northwestern, AS � The New Rulers of the 
World)





VII. INTERVIEW WITH VAMPIRE

P: Bagaimana penjelasan bahwa hampir 30% pinjaman Bank Dunia kepada 
Indonesia bisa hilang atau dicuri?
S: Kami sama sekali tidak mengetahui berapa nilai pinjaman tersebut,
�.
P: Apakah ini laporan internal anda di bulan Agustus tahun 1997? 
Saya mengutipnya, "Kami memperkirakan dana pembangunan untuk 
pemerintah Indonesia paling tidak 20-30% telah diselewengkan melalui 
pembayaran gelap kepada staf pemerintah dan para politisi."
S: Jumlah itu masih kira-kira, tidak pasti. Berkali-kali saya 
mencoba memperkirakan besarnya.
Ada staff memperkirakan sejumlah itu, staf lain memperkirakan angka 
lain�.
P: (tersenyum�)
S: Saya tidak bermaksud mengesampingkan soal ini tapi coba kita 
tidak menggantungkan diri pada satu angka semata�
P: Kapan anda mengamati penerapan Bank Dunia disuatu negara?
S: Ini pertanyaan yang serius,�ketika anda melakukan peminjaman, 
pemberi pinjaman dan peminjam hadir distu dan sama-sama memiliki 
tanggung jawab.
P:Ada indikasi kuat didapat dari orang yang mempunyai bukti�bahwa 
Bank Dunia dibohongi oleh rejim Soeharto yang menyatakan jumlah 
kemiskinan hanya sebanyak 30 juta orang, padahal kenyataannya 60 
juta orang.
S: Menentukan angka tingkat pendapatan maupun kemiskinan memang hal 
yang sulit, saya kira tingkat buta huruf dan kematiam bayi�
barangkali lebih mudah ditentukan angkanya.
Kan ada juga kemajuan selama 30 tahun itu, kemajuan yang berarti. 
Tingkat buta huruf menurun sampai separuh,�jadi itu langkah maju. 
Mari tidak mengesampingkan hal ini.
P: Tahun 1997, Bank Dunia melaporkan ekonomi Indonesia dibawah 
Soeharto sebagai sangat dinamis, semuanya berjalan dengan baik, 
brillian dan menakjubkan. Padahal saat itu seluruh kawasan Asia 
sudah mulai krisis�Belum sampai setahun untuk kali pertama selama 30 
tahun Bank Dunia tidak bisa berkata apa-apa soal rejim ini, yang 
bersalah dalam pembunuhan massal�Mengapa Bank Dunia selama ini diam?
S:.(mengambil napas panjang�) Menurut saya, jika menengok analisis 
kami tentang keadaan ekonomi dan politik saat itu, terdapat beberapa 
hal yang keliru. Kita harus memahami ini�.Kami tidak ingin berbuat 
kekeliruan lagi.
Tidak banyak orang mengira akan terjadi krisis di Asia. Kita semua 
telah gagal�
P: Tapi bukankah itu pekerjaan anda? Anda kan ekonom yang memiliki 
banyak gelar dan latar belakang yang menakjubkan�bagaimana anda bisa 
keliru?
C: Kadang kami bisa saja keliru, saya kira, para ahli non-ekonomi 
lebih sering keliru..dari pada ahli ekonomi. Ini semua kan bukan hal 
pasti�.dan dimasa datang kita pasti melakukan kesalahan lagi. 

- ( John Pilger interview with Nicholas Stern, pimpinan ekonomi Bank 
Dunia)


VIII - INTERVIEW WITH VAMPIRE CONTINUE�

Setiap hari lebih dari 1 trilyun rupiah disetor negara miskin 
diseluruh dunia�kenegara kaya dalam bentuk pembayaran hutang.

P: Apa pendapat anda mengenai 17 juta orang yang meminta penghapusan 
hutang�sebagai satu-satunya jalan untuk mengurangi kemiskinan?

F:Ada dua hal. Pertama, cara mengurangi kemiskinan bukanlah 
penghapusan hutang, tetapi kebijakan pemerintahnya sendiri, apakah 
mereka memberikan pendidikan kepada orang miskin, apakah kesehatan 
diperhatikan dan kebijaksanaan macam apa yang coba diterapkan? 
Apakah pemerintah mengikuti ekonomi dunia atau malah ekonomi korup?
Hal-hal pokok itulah yang menunjukan seberapa baikkah negara 
tersebut. Itulah jawaban terhadap faktor penentu yangbisa 
menghilangkan kemiskinan. Itu bisa dilakukan, sebab sudah pernah 
berhasil�
..Apakah kita harus menghapus semua hutang ini? PENGHAPUSAN HUTANG 
ADALAH SALAH SATU CARA AGAR NEGARA2 MISKIN MEMPUNYAI PENDAPATAN � 
NAMUN YANG SAYA INGIN LIHAT ADALAH  ALIRAN MODAL BESAR KEPADA NEGARA 
MISKIN, SAYA INGIN MELIHAT PASAR PARA INVESTOR TERBUKA LEBAR, Hal 
itulah yang dapat menghilangkan kemiskinan. 
Pandangan bahwa penghapusan hutang adalah satu-satunya cara yang 
dapat menghilangkan kemiskinan adalah keliru�.memang itu akan 
membantu, namun investasi justru membantu pemerintah meningkatkan 
ekonomi terbuka. 

P: Tapi gara-gara hutang, khususnya dalam kehidupan seorang 
miskin�.apakah hutang inilah penyebab utama kemiskinan?

F: Tidak!

P: Coba kita lihat: suatu negara menghabiskan separuh anggaran 
nasionalnya..demi membayar hutang. Jelasnya: negara miskin menyetor 
jutaan dolar untuk negara kaya.
Maka sebagai prioritas utama, hutang seharusnya dihapuskan�Bagi saya 
ini sangat masuk akal, apakah pikiran saya keliru?

F: Ya! Anda keliru. Biar saya jelaskan; Pertama, Anda berhutang dan 
saya dihutangi dan saya lebih baik tidak menghentikannya jika 
seseorang datang menghapus hutang saya�karena saya tidak akan dapat 
meminjam lagi.
Hutang adalah hal biasa dalam pinjam meminjam untuk melakukan 
sesuatu, membeli barang, untuk investasi � jika tidak ada modal � 
sehingga bisa punya pendapatan dan natinya bisa melunasi hutang 
juga. Pendapat bahwa hutang harus dihapuskan adalah tidak baik�
SISTEM KEUANGAN BISA BERJALAN BILA HUTANG DIBAYAR KEMBALI� 

P: Ini kutipan Laporan lengkap komisi HAM PBB: "Lembaga-lembaga 
globalisasi belum serius memasukan persoalan HAM, dengan cara yang 
demokratis. GLOBALISASI TELAH MENYEBABKAN KEADAAN DUNIA PENUH DENGAN 
KETIDAK ADILAN DAN DISKRIMINASI".  Apa komentar anda mengenai hal 
ini?

F: Saya tidak dapat berkomentar sebab saya tidak melihat bukti nyata 
dari laporan itu�Apakah globalisasi telah menyebabkan diskriminasi? 
Saya justru berpendapat sebaliknya�

P: Ya, menyebabkan diskriminasi, contohnya menggunakan buruh dunia 
ketiga sebagai tempat pengolahan ekonomi�adalah bagian dari 
suatu "resep", mungkin bukan "resep" IMF tapi pasti adalah "resep 
global" (peminjaman/hutang/investasi).
Laporan itu mengatakan bahwa para buruh menjadi korban eksploitasi, 
karena pengangguran meningkat dan Indonesia yang tertimpa krisis 
ekonomi pada akhir 1990-an berakibat pada hilangnya hak asazi 
manusia.

F: Indonesia tumbuh dari hasil penyatuan dengan ekonomi global, 
sejak tahun 1960-an dan pendapatan negara meningkat karena 
kediktatoran. Sebagian hak asasi manusi ditindas dan hal ini memang 
hasil dari kediktatoran yang kejam, tapi�

P: Maaf Mr. Fisher�anda mengatakan sebagian saja hak asazi manusia 
ditindas, tapi 1/3 penduduk Timor-Timur dibunuh atau mati dibawah 
rejim Soeharto.

F: Apa maksud anda menanyakan hal itu kepada saya? Apa anda kira 
kami mendukung Soeharto? Sangat menggelikan! (dengan nada kesal..)

P: Apakah institusi anda-IMF menentangnya?...Bank Dunia tidak�
pertama kali mereka menentangnya adalah setelah 30 tahun pada tahun 
1998. Apa pernyataan IMF ketika Soeharto jatuh?

F: Saat IMF masuk Indonesia ditegaskan supaya menghilangkan praktik 
korup yang mulai memperlemah rejim Soeharto. Itu bukan akibat yang 
diharapkan�justru kami masuk demi menghilangkan praktik korup di 
bermacam sumber-sumber monopoli�

- (John Pilger interview with Stanley Fischer � Wakil Direktur IMF)


IX - WTO

Beberapa tahun yang lalu rtibuan pengunjuk rasa dari seluruh dunia 
memenuhi kota seattle di Amerika, tempat berlangsungya pertemuan 
Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Periatiwa ini menjadi berita 
besar..karena terjadi di Amerika. Sebenarnya, Amerika Latin, Afrika, 
Asia gerakan anti globalisasi telah muncul di seluruh dunia selam 
bertahun-tahun - tapi tidak diangkat oleh media massa.
Disemua benua, jutaan rakyat biasa melakukan proses menentang 
kekuasaan IMF, Bank Dunia serta hegemoni kekuasaan Barat. Mereka 
tutun kejalan menentang: privatisasi, dominasi perairan, menguubah 
lahan pertanian menjadi pemasok makanan mewah bagi orang kaya. 
Sekarang ini gerakan anti globalisasi telah menyebar ke negara 
Barat..dari Seattle hingga Melbourne, London dan Genoa.

Pemberitaan gerakan ini ada polanya, baru akan diangkat sebagi 
berita ketika terjadi kekerasan fisik-meskipun jelas2 kebanyakan 
pengunjuk rasa melakukannya dengan damai. Sebaliknya, pelanggaran 
kebijakan ekonomi yang diprotes justru jarang diberitakan.

Penguasa terbaru dari dunia adalah WTO yang berpusat di jenewa. 
Majalah "The Ekonomist" menyebutnya "embrio pemerintahan dunia" - 
padahal tidak seorangpun ikut dalam pemilihan itu.
Kebijakan WTO membuat pemerintah suatu negara tidak bisa menghalangi 
keuntungan pebisnis besar...hal ini dikenal dengan istilah: PASAR 
BEBAS.

...Ini saat- saat yang berbahaya - satu adikuasa yang berkuasa di 
dunia akan melakukan apa pun ambisinya. 
Ini dokumen US space command -tertulis" GLOBALISASI EKONOMI DUNIA 
JUGA AKAN TERUS BERLANJUT..DENGAN MEMPERLEBAR JURANG "YANGKAYA" 
DAN "YANG "MISKIN". DISEBUTKAN BAHWA HANYA MILITERLAH YANG DAPAT 
MELINDUNGI KEPENTINGAN DAGANG AMERIKA.

...kenapa kita harus menerima kondisi ini? Mengapa anak-anak kita 
harus menghadapi pasukan-pasukan dan semua mara bahaya ini? Itu 
semua bukan berasal dari Tuhan...semua hal tentu tentu dapat 
diubah....


(John Pilger - The New Rulers of the Wolrd)







Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 



---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 






Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke