Rekan-rekan Kayanya sudah banyak sekali kita membaca kabar razia software bajakan, sudah saatnya kita pikirkan pemecahannya bersama dan mohon bimbingan dari Bu Judith.
Kalo utk warnet se indonesia tutup 3 hari apakah semua warnet bisa kompak? saya meragukan hal tersebut mungkin ada jalan keluar yang lain seperti pada saat meeting AWARI akhir bulan ini kita sepakat untuk mengumpulkan uang (jumlahnya dapat ditentukan nanti) guna keperluan negosiasi Bu Judith dgn pihak Microsoft untuk pembelian OS original dan EULA. Selain itu kita sebaiknya memikirkan iuran bulanan walaupun jumlahnya tidak besar kalau dikumpulkan dikit demi dikit dari warnet-warnet tentu jumlahnya lumayan. Sebaiknya di meeting AWARI nanti dapat dibentuk panitia sementara untuk pengurus AWARI sampai badan resmi AWARI terbentuk. Sudah saatnya kita mulai memikirkan pembentukan AWARI secara resmi dan tentu dibutuhkan biaya untuk itu yang sebaiknya dibicarakan pada meeting AWARI nantinya. Demikian masukkan dari saya, kiranya meeting AWARI dapat cepat terlaksana guna membahas hal-hal yang urgent supaya kita tidak berjalan sendiri-sendiri seperti yang sudah disuarakan oleh Bu Judith berkali-kali. Terima kasih Julius --- judith lubis <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > saya sedih dapat laporan dr hari ke hari sweeping > dimana mana > sementara komunitas warnet jalan sendiri sendiri > untuk cari solusi > tanpa mereka sadari kalau bersatu menjadi kekuatan > yg sangat kuat > > mau sampai kapan komunitas membiarkan para warnet > jadi korban > sweeping? > > apakah benar tidak ada solusi bagi masalah ini ? > > speechless saya melihat ini semua > > > jms > yg ingin sekali menyerukan warnet seindonesia tutup > 3 hari > demi menghindari sweeping oleh oknum2 polisi > > > > > > --- In [email protected], harman lelen > > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > REZY <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Linuxisasi....tlg bisa sgr > dimatangkan > aja...mgk bisa mulai step by step dg 1 dicoba pada > satu komputer > dari setiap dept > > > > bgmn? > > > > rezy > > > > *********** REPLY SEPARATOR *********** > > > > On 5/13/05 at 8:48 AM Harry Sufehmi wrote: > > > > >Polri secara resmi mulai aktif merazia pengguna > software bajakan. > > >Secara tidak resmi, berbagai oknum-oknum polisi > sudah terlebih > dahulu > > >bergerak, "memalak" berbagai perusahaan yang > menggunakan software > bajakan. > > >Denda maksimal adalah 500 juta, untuk perusahaan > kecil rata-rata > mereka > > >terkena 50 juta rupiah. > > >Untuk informasi. > > > > > > > > >Wassalam, > > >Harry > > > > > > > > >>From: yasrul > > >>Date: Fri, 13 May 2005 08:31:09 +0800 > > >>Subject: [fosil-bl] Razia Software Bajakan > > >> > > >>FYI, kayak pemerintah mulai serius menegakkan UU > Hak Cipta pada > bidang > > >>perangkat lunak/ Software, So teman2 yang > punya/bekerja di > perusahaan > > >>bisnis/komersil sebaiknya mengingatkan pihak > pimpinan ttg hal > ini, dan > > >>mulailah melirik solusi alternatif Software Open > Source, > > >>Ada komentar ? > > >>-------------------------------------- > > >> > > >>Pakai Software Bajakan > > >>63 Unit Komputer PT. EPT Bogor Disita > > >>Achmad Rouzni Noor II - detikInet > > >>*Jakarta* - Mabes Polri menyita 63 unit komputer > milik PT. EPT > Bogor. > > >>Perusahaan manufaktur yang bermarkas di Bogor > itu, tertangkap > basah > > >>menggunakan software bajakan. > > >> > > >>Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia telah > melakukan > pemeriksaan > > >>ke PT. EPT hari Selasa (10/5/2005) lalu. > Pemeriksaan yang > dilakukan oleh > > >>Direktorat II Ekonomi dan Khusus Bareskrim Mabes > Polri itu, > menemukan > > >>bahwa PT EPT telah menggunakan software bajakan > yang meliputi > > >>software-software dari Adobe, Autodesk, > Microsoft, Symantec, > Oracle dan > > >>Cristal Report. Aksi pembajakan itu merugikan > keenam perusahaan > > >>masing-masing sebesar US$75.000 atau Rp 700 > juta, belum termasuk > > >>kerugian pajak bagi pemerintah. > > >> > > >>Dari perusahaan tersebut, Petugas berhasil > memeriksa sebanyak 63 > unit > > >>komputer yang digunakan di perusahan tersebut. > Keseluruhan > komputer > > >>tersebut kini disita Polisi. Dari hasil > pemerinksaan tersebut > ditemukan > > >>32 jenis software yang dikopi menjadi 203 > salinan yang diinstal > dalam 63 > > >>unit komputer tersebut. PT EPT ketahuan hanya > memiliki 12 unit > komputer > > >>yang berisi software berlisensi. > > >> > > >>Pemeriksaan terhadap software bajakan marak > dilakukan akhir- > akhir ini, > > >>menyusul diberlakukannya Undang-Undang No 19 > Tahun 2002, tentang > Hak > > >>Cipta. Pembersihan software bajakan biasa > dilakukan di pusat > penjualan > > >>materi bajakan tersebut. Sekarang ini, Polisi > tampaknya akan > makin giat > > >>memeriksa perusahaan-perusahaan yang menggunakan > software > bajakan untuk > > >>keperluan komersil. > > >> > > >>Business Software Alliance (BSA), organisasi > nirlaba yang > menaungi > > >>berbagai perusahaan software dunia, belakang > aktif melakukan > kampanye > > >>anti pembajakan. Mereka juga melatih aparat > untuk dapat > membedakan mana > > >>software asli dan mana yang bajakan. Tidak hanya > itu, organisasi > juga > > >>menyediakan nomor telepon khusus (/hotline/) > serta situs web, > untuk > > >>menampung laporan mengenai perusahaan yang > menggunakan software > bajakan. > > >>Tidak hanya itu, pelapor juga dijanjikan akan > menerima hadiah > maksimal > > >>Rp 50 juta. > > >> > > >>Tarun Sawney, Direktur Anti Pembajakan BSA Asia > mengatakan, > penertiban > > >>perusahaan tersebut dilakukan atas dasar laporan > yang diterima > sebelum > > >>BSA mengumumkan /hotline/-nya. "Laporan mengenai > perusahaan ini > sudah > > >>diterima sebelum /hotline/ diluncurkan. BSA > menerima laporan ini > dari > > >>website, lalu menghabiskan empat bulan untuk > memeriksa akurasi > laporan, > > >>ukuran perusahaan dan software yang > digunakannya. Hampir 99 > persen > > >>software di perusahaan itu ilegal." kata Tarun. > "BSA juga > menerima 200 > > >>laporan mengenai perusahaan yang menggunakan > software bajakan. > > >>Perusahaan tersebut berasal dari berbagai > industri seperti bank, > > >>maskapai penerbangan, perusahaan multinasional, > instansi > keuangan dan > > >>perusahaan terbuka lainnya," papar Sawney. > > >> > > >>Brigjen Pol Andi Chaerudin, Direktur II Ekonomi > dan === message truncated === __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

