Senin, 23/05/2005 16:10 WIB Terjadi penertiban warnet besar-besaran oleh : Arif Pitoyo
JAKARTA (Bisnis): Penertiban warnet besar-besaran terjadi di Depok, Bandung, Semarang, dan Malang terhadap penggunaan peranti lunak ilegal yang menyebabkan kerugian hingga ratusan jutaan rupiah di pihak warung Internet akibat penyitaan beberapa unit perangkat komputer dan servernya akhir pekan lalu. Hal tersebut menjadikan hampir seluruh warnet di kota-kota tersebut menutup usahanya untuk sementara waktu hingga waktu yang belum ditentukan sampai ada solusi lain untuk sistem operasi di komputer mereka. Menurut salah seorang pemilik warnet di Depok yang tidak bersedia disebutkan namanya, penertiban tersebut menimpa sejumlah rekan mereka di daerah Depok karena penggunaan peranti lunak ilegal. "Yang disayangkan adalah mengapa justru warnet yang selalu menjadi sasaran penertiban software ilegal, padahal banyak perusahaan besar yang juga menggunakan peranti lunak bajakan namun tidak tersentuh sweeping," tuturnya kepada Bisnis akhir pekan lalu. Menurut dia, oknum aparat kepolisian di lapangan juga sering menyalahgunakan wewenangnya dengan meminta uang kepada warnet hingga puluhan juta rupiah bila warnet tersebut tidak mau ditertibkan. Dari pengamatan Bisnis, hampir seluruh warnet yang berada di kota Depok, terutama di sepanjang jalan utama Margonda Raya menutup tokonya. Namun di salah satu sudut kota tersebut terdapat satu warnet yang membuka warungnya, yang ternyata menggunakan peranti lunak open source Mozilla. Hal yang sama juga terjadi di sebagian besar warnet di Bandung dan Malang dimana untuk menghindari penertiban mereka menutup tokonya untuk sementara. Hal itu menyebabkan sebagian besar pengguna warnet yang kebanyakan adalah mahasiswa dan pelajar kesulitan dalam mengakses Internet. Menanggapi hal tersebut, Ketua Asosiasi Warnet Indonesia (Awari) Judith MS Lubis menyesalkan tindakan penertiban oleh aparat kepolisian tanpa adanya konfimasi lebih dulu kepada pengelola warnet. "Aparat penegak hukum mesti bersikap lebih bijaksana dengan mengirimkan peringatan lebih dulu kepada warnet dan memberikan waktu satu bulan hingga dua bulan kepada komunitas untuk mencari solusi lain di luar software tertutup," katanya kepada Bisnis kemarin. Setelah tenggang waktu yang diberikan habis, lanjut dia, maka aparat boleh mengadakan sweeping besar-besaran secara serentak di seluruh Indonesia. Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

