Wah baru terbaca post ini oleh saya, bagus sekali. Maaf kalau quote-nya agak banyak.
At 03:09 18/07/2005 +0700, Pataka wrote: >sebenernya bukan masalah cost ijin (itu hanya sekali bayar di awal) >dan cost siluman (apa ya misalnya?). tapi memang struktur industrinya >belum mencapai skala yang memungkinkan internet jadi murah. > >perkara nggak boleh ngambil langsung ke LN itu terkait dengan tatanan >industri yg sudah ada sebelumnya, terutama untuk melindungi operator >satelit dan vsat, yg dulu terlanjur berinvestasi. kemudian dalam hal >pungutan (BHP jastel, 3 %) dan perpajakan bagi negara (ppn, pph 13 %), >tambah overhead NAP, total costnya akan berkisar 15 % sampai 20 % dari >harga beli langsung ke LN. cukup jelas sebenarnya, jadi bukan siluman. > >dari semua itu, sejak awal para aktivis TI kita cuma melihat dua hal >yang paling rasional bisa dilakukan untuk mengakselerasi semua ini: > >1. lakukan sosialisasi, penetrasi, perbanyak orang melek internet, > racuni rakyat indonesia, sehingga mereka bener2 butuh, dengan cara > ini maka skala dan rasio ekonomi internet kita akan naik drastis, > kalau itu segera terwujud, pasti tarif internet naik >2. bebaskan semua upaya komunitas/publik untuk membangun sendiri apa > yang mereka butuhkan. termasuk infrastruktur internet, secara apa > adanya, mandiri, tidak bergantung dengan incumbant (kelamaan kalo > nunggu mereka). salah satu titik perjuangan ini sudah ada yang > terwujud, misalnya VOIP merdeka, VOIP rakyat, WLAN 2.4 ghz dsb. Juga, pemerintah harus mensubsidi untuk ini, untuk awal-awalnya. Walaupun ini tidak mutlak perlu, tapi kalau dilakukan, bisa mengakselerasi secara signifikan >misalnya, kalo anda warnet, berani tidak mengurangi bahkan menutup >akses ke pornografi, judi, dsb. yg nggak bener? demi menghemat uang >kita (devisa). ajak user2 anda memperbanyak akses ke situs2 lokal yg >disupport IIX dan kurangi akses2 games online yg kurang mendidik. >buatlah komitmen dalam seminggu anda sediakan waktu 2 jam untuk upaya >kampanye penetrasi, misalnya dengan mengajak 10 pelajar mengenalkan >internet gratis, mengajarinya dsb.? kalo ada 4000 warnet di indonesia >maka setiap minggu kita bisa mengajarkan 40 ribu calon pengguna baru, >artinya itu market building yg sangat signifikan. hanya dengan 2 jam. > >itu aja. kalau mau berkontribusi, ya jangan tanggung2 ;-) Mudah-mudahan banyak yang mau, karena sebetulnya ini bisa. Salam, Harry Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

