> berhubung saya yang pertama melempar issue tsb untuk meminta
> klarifikasi dan jawaban dari UKSW sudah juga diposting di milis ini
> bahwa indikasi judi tsb diakui " memang pernah ada disana tetapi
> langsung di tindak lanjuti "jadi bukan sekedar asbun .. 

Menurut kami, Ibu Judith sudah sangat proporsional dalam membawa issue
ini, karena kejadian sebenarnya sangat berkaitan dengan kelangsungan
hidup perwarnetan di Salatiga.

Tetapi tindak-lanjut konkrit berikutnya alangkah baiknya tetap harus
dimonitor, seperti 
peninjauan langsung ke lokasi. konfirmasi uninstall game, dan juga
penghentian praktek pemaksaaan dari pihak kampus ybs.

Memang kami percaya, prinsipal UKSW tidak bermaksud membuat
Game-Center di kampus tersebut,
tetapi jika di tiap PC masih terinstall game-game yg bersangkutan,
tentunya menjadi pertanyaan bagi kami, 
apakah bentuk tindak lanjut dari UKSW?


sayangnya web mereka langsung di nonaktifkan begitu issue ini
diangkat, karena dari konten webnya anda akan bisa melihat bahwa
selama ini mereka terang-terangan menyuport game center di kampus tsb.

http://www.skill-uksw.or.id
http://www.posnet-uksw.com

barangkali recent dari cache google bisa memberikan sedikit gambaran:

http://72.14.203.104/search?q=cache:DyMDRoHMIUAJ:www.skill-uksw.or.id/feedbacks.php+uksw+ragnarok+posnet&hl=en

Bapak Onno yg bisa disebut sebagai pembawa Internet pertama kali ke
UKSW melalui A3I Project (1996/1997), juga telah menunjukan respon yg
baik dan proposional dengan meminta klarifikasi langsung ke UKSW.
Kami pikir itu sudah menunjukan adanya tanggung jawab dan perhatian
beliau terhadap "pohon yg telah ditanam" di UKSW.

Yang perlu dicermati, rahasia dibalik kekuatan monopoli kampus
tersebut, jelas ada duo monopoli Telkom dan Indosat yg menyuplai
bandwidth murah pendidikan (Telkom) ke PT. SKILL dan INDOSAT
memberikan harga reseler kepada PT. INDOMEDIA.

Selain itu sifat plintat-plintut kampus, Jika di tuding pengelola
warnet atau penjual bandwidth, mereka bilang itu pihak swasta luar,
tetapi jika akan mengajukan pembelian bandwidth mereka mengangkat nama
alamaternya.

Lihat saja, PT. INDOMED yg menjual bandwidth dengan pusat accesss
point di dalam kampus, mendapatkan hak reseller 
produk INDOSAT (dedicated dan VSAT) untuk wilayah Salatiga sampai
kabupaten semarang dan bisa mendapatkan harga reseller untuk bisnis
hotspot eceran mereka yng melayani kampus dan kost-kost sekitar kampus.

Juga PT. SKILL yg dituding oleh kampus UKSW sebagai pihak yang
mengelola warnet posnet, ternyata mendapatkan harga pendidikan dari
Telkom.

Jika dibilang praktek tersebut legal, memang itu legal! tidak ada yang
salah dari segi hukum. Tetapi pertanyaannya apakah itu etis? tolong
dijawab dari hati nurani masing-masing.

Laporan lanjut dari kawan Salatiga, keberadaan warnet posnet tersebut
sejak berdirinya agustus 2002,  dengan model menjual paksa kepada
mahasiswa UKSW sudah terbukti nyata menjadi penyebab bangkrutnya
warnet-warnet sekitar kampus tersebut, Tercatat ada 5 warnet yg telah
rontok:

1. warnet Bina (jl. Diponegoro/satu jalan dengan kampus)
2. Warnet Fla (jl. Diponegoro/satu jalan dengan kampus)
3. Warnet Ikon (Jl. Benoyo)
4. Warnet Satelit (jl. Diponegoro/satu jalan dengan kampus)
5. Warnet Bonet (jl. Diponegoro/satu jalan dengan kampus info terakhir 
perpindah ke perkampungan kemiri cenderung berubah menjadi pengetikan).

Semua warnet di Salatiga tersebut berdiri sebelum warnet posnet,
sampai sekarang belum ada warnet baru berdiri setelah adanya warnet
posnet.

Sedangkan game center yg bangkrut: game center radik jetis, game
center uniq (ruko pahlawan) dan game center extreme (ruko pandawa -
*yg terakhir ini status bangkrut masih belum jelas*).

sekarang, di Salatiga, warnet yg masih survive hanya ada 3, karena
main bussines dari ketiga pemilik warnet yg survive tsb kuat dan bukan
dibidang jasa Internet.

mengutip pernyataan bapak Naswil Idris,

> Warnet dari yg dekil, normal, tertib, bersih, yg
> membajak software micro$0ft,dan yang tidak membajak,
> semuanya telah berjasa sebagai KAMPUS KE DUA dari
> semua mahasiswa tsb.
> From: Naswil Idris <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Wed Oct 19, 2005  3:34 am

jika bapak Naswil Idris bilang warnet berjasa dalam memajukan
pendidikan, itu memang benar sekali!

tapi dibalik itu, bapak perlu sadari : KAMPUS JUGA TELAH TERBUKTI
BERJASA DALAM MEMATIKAN WARNET SEKITAR.

Salam,
boncenger.








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/vbOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke