kalau baca yang ginian ngiris banget ati gue, kalo PLN itu orang udah gue 
tonjok tuh mukanye 
  
  memang bagus yang menguasai hajat hidup orang banyak di kuasai negara maka 
timbulah hak monopoli bagi BUMN tujuannya sangat mulia untuk kesejahteraan 
hidup rakyat orang banyak
  tapi apa daya para pengelolanya engga amanah, yang ada dalam dirinya 
keserakahan.
  kalau gini caranya monopolinya yang di hilangkan atau ganti orang yang 
mengelolanya?
  
  padahal sekarang aja gue udah defisit perbulannya 1-2 juta, apalagi  entar 
TDL naik. malah ortu mah udah nyaranin fokus saja usaha  dagang  di pasar engga 
ada biaya yang aneh-aneh .andai terjadi? 3  karyawan gue kemungkinan nganggur . 
maaf ini bukan khayalan tapi mendekati kenyataan.
  tapi kata bang puridie chandra, seorang enterpereneur jangan nyerah  karena 
TDL naik, ongkos produksi naik, tapi cari lagi siasat lain.
  permasalahnya:
  siasat boleh kita cari tapi mungkin kita harus merangkak lagi dari awal.
  Tutup adalah bukan solusi, karena ke ISP tetap harus di bayar, karyawan  
harus tetap digaji, sewa harus tetap ada nilai  penyusutannya.pajak/retribusi 
harus tetap di bayar. masih tetap ngotot?  listrik di cabut !.  yang rugi? ya 
pemilik warnet. kalau semua  bidang usaha kompak mah  tutup (mognas) mogok 
nasional. kayaknya hidup ini akan lebih indah  dengan adanya kebersamaan.
  
  *biarpun TDL naik, kau tetap indonesiaku. rawe-rawe rantas.... 
  
  "Taufiq A. Rachman" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:          Assalamualaikum......
  

  On 1/28/06, Judith Lubis <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > Rekan2 Yth
  > Kebetulan hari ini saya di wawancara media tanggapan bagaimana jika
  > TDL ini naik .
  > Maaf secara frontal saya sarankan warnet untuk TUTUP atau Tidak
  > membayar  Tarif Listrik seperti yang disarankan KADIN  karena kenaikan
  > ini sangat amat memberatkan  UKM.
  
  
  Kalau seandainya seperti saran KADIN untuk tutup, apa akan jadi solusi bagi
  PLN bunda.....
  Hari ini warnet aku didatangi orang PLN yang ujug2 mau "nyegel" meteran
  listrik-ku, padahal aku ngotot udah bayar listrik sebesar 4,5 juta lewat ATM
  (seperti biasa), karena posisiku lagi di luar warnet & kebetulan struk PLN
  tersebut terbawa oleh aku, maka seorang pegawaiku telpon aku. Aku bicara
  langsung ke orangnya kalo aku udah bayar dan struk-nya ada di tangan aku
  (aku memang bayar telat 3 hari).
  Dengan ngotot dia tetap akan menyegel meteran listrik, karena katanya tugas
  dia cuma itu,dan aku di suruh ke PLN ciracas untuk mengurus penyambungan
  kembali....... dia gak peduli aku udah bayar apa nggak, dan perseteruan
  lewat telpon ini memakan wakutu hampir 20 menit (by HP), saling
  ngotot.......
  Aku ngamuk, aku telpon "orang dalam" aku di PLN, dan dia kaget. Langsung
  orang dalamku itu nelpon warnet dan langsung ngomong sama orangnya.
  
  Ternyata, setelah setelah orang dalem PLN-ku ngomong, dia cuma jawab "iya
  pak....iya pak...."
  Dan ujung2nya, aku disuruh ngasih uang rokok ke orang itu.......
  
  Dodol gak sihhhhhhhhh...............
  
  Pendapat saya Kenaikan Tarif Listrik tidak ada solusi alternatif
  > seperti Telkom .
  
  
  Betul, gak mungkin kita pake DIESEL.......
  
  Kita bisa tidak gunakan Telkom dengan mengganti solusi wireless .
  > Kita bisa juga beralih ISP jika tidak memuaskan didalam satu layanan
  > tetapi jika  Listrik belum ada perusahaan swasta lain yang
  > menggantikan secara nasional
  > sementara jika tarif listrik 30 % diberlakukan akan sangat memberatkan
  > cost produksi  bagi para pengusaha warnet khususnya bagi kalangan
  > menengah dan kecil.
  
  
  Katanya realitanya malah 100% bund naik-nya......
  
  Mungkin bagi warnet warnet  besar mereka memiliki solusi alternatif
  > tetapi kalau kita bicara skala global  maka akan sangat memberatkan .
  > Jika tarif dibebankan kepada konsumen maka konsekwensinya akan lari
  > tetapi jika tidak dibebani maka yang akan terjadi kanibalisme terhadap
  > usaha .dampaknya akan sangat buruk .
  
  
  PLN memonopoli semua, kira2 perlu gak bund RUU untuk masalah ini, jangan
  mentang2 monopoli dia bisa naekin listrik seenaknya ........ :-((
  
  statement saya sangat tidak kondusif tetapi maaf tidak melihat
  > alternatif lain untuk melancarkan protes ini .
  
  
  Seandainya kalo memang harus demo, saya rasa beberapa teman2 ada yg mau
  bund..... termasuk saya......
  
  Sweeping warnet atas nama Haki dan Pornografi terus terjadi .
  > kenaikan pajak bandwidt sudah didepan mata .
  > Kenaikan Tarif Telkom sudah jadi wacana ?
  > Kenaikan BBM sudah terjadi .
  > Aneka restribusi atas nama pemda dan pajak  secara resmi maupun tidak
  > resmi.
  
  
  Hal ini menyebabkan beberapa warnet terpuruk..... :-((
  
  Para pengusaha warnet hanya di bebani oleh aneka kewajiban saja tanpa
  > diberikan insentif kemudahan dalam berusaha padahal bukan sekedar
  > pemerintah yang memerlukan dana  tetapi pengusaha juga harus
  > mendapatkan pemasukan demi kelancaran usaha industri mereka .
  > jika beban demi beban itu terus terjadi kepada para pengusaha maka
  > dampak yang akan terjadi adalah PHK massal  karena mereka tidak akan
  > mampu lagi menggaji pegawai.
  
  
  Benar sekali bun...... :-((
  
  Harusnya sebelum pemerintah menaikan tarif TDL atau memberikan
  > kebijaksanaan tarif bari kemasyarakat diimbangi oleh kemudahan bagi
  > para pengusaha dalam sektorlain yang memberi dampak pemasukan sehingga
  > adanya keseimbangan.
  
  
  Kalo dipikir2, apa betul PLN bisa merugi, semuar rakyat indonesia ini butuh
  PLN, berapapun biayanya.
  
  Saya tinggal di salah satu kompleks yg 75% warganya orang PLN. Dalam 1 tahun
  terakhir ini mereka berbondong2 mengambil "utang" dari kantor (PLN) dengan
  "pinjaman lunak" katanya, ada yg beli mobil sampe 2, ada yg beli motor buat
  jadi juragan ojeg, dan yang paling banyak...... bangun rumah semewah2nya dan
  membuka usaha sana sini.
  Kabarnya "kredit lunak" tersebut per orangnya bisa mencapai 2M (tergantung
  posisi jabatannya)
  
  Bahkan seorang teman saya yg ayahnya seorang pejabat salah satu kantor PLN,
  uangnya udah kayak "air", serasa punya pohon duit.
  
  Jadi, apa rasional alasannya jika perusahaan yg notabene MONOPOLI mengaku
  bangkrut dan menaikkan tarif ??????
  
  silahkan beri masukan saya  via milis maupun japri untuk bisa bersikap
  > dalam kenaikan tarif TDL yang sangat memberatkan industri.
  
  
  Yang jelas bukan hanya memberatkan industri bunda, juga sangat memberatkan
  rakyat.
  Iklan yang meminta hemat listrik dari jam 17.00 aja kayaknya gak reasonable
  banget, terlalu dibuat2.
  
  Untuk teman2 WARNET, apa kita harus terpaksa TEGA meminta user kita untuk
  menambah beban biaya rental internet dengan "ikut" MENAIKKAN TARIF WARNET
  ???
  
  Wassalamualaikum.....
  
  MPIQ
  
  
  [Non-text portions of this message have been removed]
  
  
  
  
            

    Official Web Site : http://www.awari.or.id
    

                      

          SPONSORED LINKS    
                                                        Indonesia visa          
                                Indonesia phone card                            
              Indonesia calling card                                            
                              Bali indonesia hotel                              
            Indonesia travel                                          Bali 
indonesia                                                                       
      
        
---------------------------------
    YAHOO! GROUPS LINKS  
  
      
    Visit your group "asosiasi-warnet" on the web.
     
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
     
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.  
  
      
---------------------------------
  
  
          


                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 With a free 1 GB, there's more in store with Yahoo! Mail.

[Non-text portions of this message have been removed]





Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke