Hallo Mas Dampo, Sedikit Info, Harga kulakan CIR 1:1 layanan IP-based service di Singapore yang terkoneksi langsung dengan FO dunia, itu nggak lebih dari US$ 200 per 1 Mbps. Hampir 2 provider besar yang saya pernah meeting dengan mereka (dua Country Manager) dari dua provider besar dunia, menjual dengan kisaran harga seperti itu. Walaupun kita memang harus beli bulk besar dalam orde Gigabyte. Tapi kalo yang anda sewa itu bukan IP-based, nah ini yang cukup mahal.
Masalahnya adalah, bawa itu bandwidth ke Indonesia dan dengan siapa kita buat business agreement, ditambah isu politik dan kepetingan bisnis yang sangat kuat. ini ceritanya jadi lain. Jadilah harga sewa kita lebih mahal 8x bahkan 48x dibandingkan dengan negara yang lain. Kenapa perusahaan besar seperti Telkom dengan Indosat nggak bisa jual murah? sebetulnya mereka bisa jual murah, tapi prinsip dasar bisnis, kalo bisa jual mahal kenapa harus jual murah. Silahkan evaluasi. salam y.heryadi On 5/1/06, Dampo Awang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Thanks atas responnya, yang ingin saya tanyakan itu justru harga belinya > ISP > tersebut ke provider overseas, misalkan ISP tersebut sudah memiliki ijin > operasional di Indonesia dll, lalu dia menjual harga bandwidth 1 MB > misalkan > 40 juta, lalu dia sendiri beli / kulaknya berapa? > > salam, > [Non-text portions of this message have been removed] Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

