pusing juga nih.. kok malah ngurusin yg kecil2 gini.
gimana tuh nasib ratusan keluarga yg rumahnya direndam lumpur , gimana
mereka mencari nafkah, belum juga mungkin ribuan buruh yg pabriknya tidak bisa
beroperasi karena sudah tinggal atapnya saja karena tenggelam oleh ulah
Lapindo.. apa ganti rugi mereka sudah di urusi oleh pemerrintah ??
kaya nya bener2 mabok deh
Ron1N <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
saran untuk pak sopian jalil dan jajarannya
bagaimana kalo warnet dikenakan perataturan komplit:
1- warnet harus pasang cctv (sedang digagas) bila memungkinkan cctv
terhubung langsung ke kantor KOmINFO agar lebih mudah memantau (bisa
membuka lapangan kerja baru nih,)
2- user wajib meninggalkan ktp dan melampirkan kartu keluarga dan
dilengkapi skck (meminimalisir pemalsuan :-)
3- lulus wawancara dilakkukan oleh petugas khusus warnet agar tidak
melakukan kejahatan (introgasi :)
4- sedang dipikirkan/digodok lagi :-)
bagaimana bu judith, sampaikan saran / masukan ini agar bermanfaat ke
KOMiNFO, jadi hal2x kecil tidak diurus lagi, memang kalo kuliahnya dah
tinggi sampai Doktor mikirinnya tambah aneh-aneh aja apalagi kalo sdh
propesor tambah pikun bicara 'n amatiran dah :-)
untung cuma wak onno dan teman2x seperjuangan yang masih segar bugar
ilmu pengetahuan, udah pinter low profile lagi dan tidak amatiran
dalam berbicara, dg menyumbang ilmu untuk rakyat indonesia, idealnya
pak sby pilihan rakyat mengangkat menteri KOMINFO sekaliber pak onno,
kan tambah pinter indonesia raya, hidup indoOnno eh iya Indonesia :-)
ron1n
---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates
starting at 1ยข/min.
[Non-text portions of this message have been removed]
Official Web Site : http://www.awari.or.id
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/