Bunda Judith dan bapak2 ysh, Berikut ini saya akan memaparkan fakta yang saya temui di lapangan. Sangat menarik untuk dijadikan bahan diskusi dan investigasi.
- ID-SRITII Berdasarkan penelusuran saya di lapangan, Saya mendapatkan info mengenai adanya wakil AWARI di serangkaian rapat Kominfo mengenai Permen yang bikin geger itu. Pertanyaan besarnya adalah mengapa wakil AWARI itu tidak menceritakan alias memberikan sosialisasi ke komunitas warnet? Apakah sudah ketularan anggota DPR yang (maaf) usai rapat terus mengambil honor rapat dan melupakan isi rapat? - Dana MS Pada tahun 2004 ada seorang petinggi warnet yang mendapat bantuan dana dari MS sebesar 100 juta. Dana itu digunakan untuk pengembangan warnetnya. Pertanyaan saya adalah apakah kompensasi dari pemberian dana itu? Ataukah info pemberian dana ini tidak benar? Mohon pencerahannya. - Bantuan CPU untuk Pointer Pada Agustus 2005 alias setahun yang lalu Dirjen Aptel menjanjikan kepada saya dan Pointer untuk memberikan bantuan CPU sebagai dukungan terhadap sweeping yang menimpa Pointer. Bunda masih ingat kan? Bunda kan hadir pada waktu itu. Akan tetapi setahun berlalu tetapi janji itu tetaplah sebuah janji. Tidak ada realisasinya. Jadi, masihkah kita menunggu bantuan pemerintah jika untuk janji-janji kecil saja sudah lupa? - Warnet ilegal di UKSW Sudah beberapa bulan lamanya saya selalu menceritakan bahwa di UKSW Salatiga ada warnet yang softwarenya ilegal. Pihak UKSW pun sudah tahu. MS juga sudah tahu. Pemerintah? saya yakin sudah tahu karena email saya juga sya tembuskan ke pemerintah. Tapi maaf saja, sampai detik ini tidak ada reaksi apapun. Semua pihak jadi kehilangan nyali ketika berhadapan dengan UKSW. Ada apa ini? Apakah karena di lokasi pendidikan terus bajakan bisa legal? Harus kita akui bahwa kurikulum pendidikan kita memang mengajari kita menjadi hamba MS. Silahkan cek saja. Sejak SMP kita diajari untuk belajar MS tetapi tidak diajari bahwa menggunakan produk MS yang bajakan itu melanggar hukum. Tidak pernah ada pendidikan Haki! Pemerintah dalam hal ini Diknas tidak pernah mengajarkan alternatif software selain MS. Diknas memang sudah mengeluarkan software linux (DEPDIKNUX) tetapi software itu hanya utk server dan router. Warnet bisa survive karena kami hidup di lapangan bukan hidup di atas kertas dan ruang rapat. salam Deddy Almarhum Warnet Pointer Ngesrep-Semarang judithms <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Pak Naswil YSH Minta maaf baru sempat membalas aneka email bapak yang bertubi tubi karena semasa lebaran saya harus berada di daerah utk membantu aparat negara mencari alternatif telekomunikasi ,dengan terjadinya aneka terorisme di daerah pelosok Indonesia saat ini menjadi sangat faham pentingnya sarana Telekomunikasi untuk menunjang kinerja aparat negara tetapi sayangnya pihak Operator Telekomunikasi baik BUMN maupun Swasta sangat minim peranannya sehingga aparat akhirnya harus menggunakan sarana satelit untuk menunjang kinerja mereka . Cukup surprised melihat inbox email dengan atensi Bapak terhadap komunitas kami hingga aneka email dari milis kami dijadikan bahasan di milis Telematika dengan rekan rekan lain. saran saya sebaiknya bapak fahami dulu esensi diskusi kami agar tidak terjadi perbedaan pendapat dengan rekan lain. Mengacu dari email email bapak yang selalu di addresskan kepada pokja wsis dan membuat statement harus ada delegasi indonesia di arena sidang international membuat saya harus menyatakan yang sangat berbeda ,bukan karena tidak tertarik dengan agenda mereka melainkan berdasarkan pengalaman yang terjadi dilapangan selama 3 tahun belakangan yang terjadi adalah kasus demi kasus kriminalitas terjadi di dunia Warnet atau yang terkait dengan IPR semua harus kami hadapi sendiri tidak ada peranan atau bantuan dari pihak mana pun juga ... kampanye legalitas warnet yang kami jalankan sejak tahun 2005 juga atas inisiatif sendiri melihat rekan rekan di daerah yang menjadi korban sweeping aparat pemerintah atas kasus IPR sehingga saat ini yang kerap terjadi dilapangan mereka harus " berdamai" dengan cara cara tertentu . karena aneka program pemerintah yang konon akan membantu warnet hanya selalu menjadi wacana semata saja ... apakah bapak memahami fakta yang terjadi ttg IPR dimana warnet dan beberapa Toko Komputer didaerah daerah tertentu justru memilih jalan memberi uang damai kepada aparat kepolisian drpd mematuhi IPR atau menggunakan solusi openspource ??? fakta tersebut terjadi diberbagai wilayah di Indonesia .. dimana pelanggaran HAKI akhirnya menjadi lahan penghasilan bagi oknum oknum tertentu dan pemerintah hanya bisa menutup mata dengan hal ini . Saat 20 Unit komputer warnet pointers yang legal tersita hingga berujung pemiliknya bangkrut pun tidak menggugah pihak atau institusi manapun untuk memberikan bantuan .tanpa support pihak manapun juga rekan pointers menghasilkan aplikasi pinux yang saat ini banyak di gunakan warnet warnet berbasis opensource dan dalam waktu dekat akan menghasilkan pengembangan aplikasi baru .. minimnya support pemerintah akhirnya melahirkan solidaritas dikalangan warnet untuk membuat iuran kepada rekan pointers agar bisa mengembangkan aplikasi yang jauh lebih sempurna . jadi jika bapak masih mengagungkan pentingnya kehadiran delegasi Indonesia di aneka sidang sidang international wsis atau hal lain bagi kemajuan warnet maaf sekali dengan segala hormat saya tidak pernah tertarik untuk hadir disana karena memahami TIDAK ADA dampak apapun dari WSIS bagi kemajuan warnet .. apakah dengan delegasi indonesia hadir disana harga akses koneksi menjadi murah ?? atau apakah dengan kehadiran Pimpinan MS di WSIS menjadikan harga aplikasi MS menjadi murah dan terjangkau bagi kantung Warnet ??? Maaf Pak bisa ditanyakan kepada ratusan warnet di mailing list awari apakah ada keuntungannya disaat nama warnet dikatakan sebagai digital divide bagi masyarakat ??? jangankan urusin atau komentar utk masalah konfrence wsis kebanyakan warnet di komunitas kami pun tidak tahu yang namanya Kominfo atau Dirjen Postel karena sudah terlalu sibuk untuk survive sehari hari memenuhi kebutuhan hidup atau bertahan dari persaingan dengan tetangga karena perbedaan Rp 500.00; [ lima ratus perak ] IPR hanya menjadi hantu yang sangat menakutkan bagi komunitas Warnet .. setiap kali ada diskusi di mailing list AWARI tentang HAKI hanya sedikit sekali yang berani komentar karena takut salah bicara . Program Warnet Legal OS dari Microsoft ternyata dilapangan saya temui banyak yang salah kaprah dari tujuannya semula .. Saya memang Tidak pernah menghadiri aneka sidang International untuk bawa nama warnet agar menjadi harum karena selama ini selalu disibukan oleh kegiatan mengajar di daerah dan berkelana dari satu daerah ke daerah lain untuk mengurus kriminalitas yang terkait komunitas warnet . pengalaman tersebut membuat saya memahami lahirnya regulasi IDSIRTII dalam masalah pendataan user . karena tujuannya pemerintah dari regulasi ini justru melindungi kepentingan Industri warnet dari Kriminalitas pihak pihak yang tidak bertanggung jawab hanya sayangnya tata cara sosialisasi yang dilakukan oleh Ditjen Postel dan KOMINFO sangat kurang kepada Komunitas hingga yang terjadi aturan tersebut menjadi resistensi. Saya hormati Bapak dengan aneka pandangan dan support terhadap komunitas warnet tetapi saya pribadi tidak perduli jika memang ada "Hidden agenda" yang dimiliki oleh pemerintah terhadap warnet biarlah mereka yang mempertanggung jawabkan kepada masyarakat .. kenapa kita harus pusing ? Pengalaman mengatakan selama ini apapun yang terjadi dengan Regulator Komunitas Warnet hidup mandiri sendiri .. justru mereka tumbuh kembang karena tekanan tekanan yang terjadi .. Hingga saat ini belum ada pihak atau instansi yang membantu secara nyata pengembangan Komunitas.warnet , Tidak juga dari pihak Bank atau Departemen Koperasi maupun pihak TELKOM atau Operator Operator lain yang terkait dengan Warnet . tetapi tolong statement diatas tersebut jangan dijadikan alasan untuk negatif karena kami tidak pernah mau apriori terhadap pemerintah maupun operator telekomunikasi tetapi waktu dan pengalaman yang terjadi membuat kami menjadi harus mandiri tanpa support mereka .. Mungkin menunggu peranan regulator ataupun operator dalam membantu warnet sama saja dengan analogi menunggu godot datang. semoga saja analisa saya salah .. wassalam JMS --------------------------------- Access over 1 million songs - Yahoo! Music Unlimited Try it today. [Non-text portions of this message have been removed] Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

