On Wednesday 18 July 2007, roysubiakto wrote: > Sebelumnya kalau benar ada pemberian dana tersebut ditafsirkan sbg apa
Wah, kalau tafsir bisa bermacam-macam. Tergantung selera dan kepentingan :) > 1. Kalo untuk maksud dan tujuan "tersembunyi" dari vendor (menggunakan > asosiasi untuk alat demi mencapai tujuan/keuntungan mereka) mungkin > kuitansi itu tidak ada, kalaupun ada kuitansi pun mungkin tidak akan > dipublikasikan untuk umum karena sama saja membeberkan sisi negatif ke > dua pihak ( Di indonesia ini sudah umum ) Kalau saya, memilih tafsir paling rasional. Sebuah entitas bisnis sebesar Microsoft tentu tidak akan bertindak bodoh mengeluarkan uang tanpa kuitansi apalagi untuk uang senilai 100 juta. Apalagi untuk sesuatu yang tidak jelas dan tidak memberikan kontribusi apapun terhadap kepentingan bisnis mereka. Uang itu tetap bernilai besar, bahkan bagi perusahaan sekelas Microsoft. Dan setahu saya, Microsoft Indonesia tidak memiliki wewenang mengeluarkan uang sejumlah itu begitu saja, apalagi mekanismenya biasanya reimburst. Artinya, kalau itu suatu kegiatan, baru dibayar belakangan, bukan dibayar dimuka. Selama ini Microsoft seperti itu pola kerjasama pendanaannya. Saya pribadi, bersama organisasi lain (bukan AWARI), juga bekerjasama dengan Microsoft dan caranya sama seperti itu (reimburst). Artinya, kita bayar dulu baru diganti. So, kalau benar uang 100 juta itu keluar. Kita berprasangka baik, lepas dari apakah benar digunakan untuk kepentingan komunitas warnet atau pribadi, tapi uang itu jelas sudah dipertanggungjawabkan pengeluarannya (dengan bukti bon, invoice dsb.) sehingga akhirnya Microsoft bisa mengeluarkan uang tersebut. Tapi ya itu tadi, saya yakin, lebih percaya bahwa uang itu tidak pernah ada. Yang lebih mungkin barangkali adalah, ada pada suatu ketika seseorang minta dukungan dana sebesar itu dengan mengatasnamakan komunitas Warnet atau AWARI. Dan hal kayak begini ini, adalah hal biasa, sering terjadi, nggak dulu nggak sekarang. Ada aja oportunis mencoba mengambil kesempatan dalam kesempitan. Tapi tentu tidak diberikan oleh Microsoft dan karena mungkin ada kekecewaan lantas di luar menjadi desas-desus liar yang kemudian sengaja dibelokkan jadi tuduhan kepada Presidium ketika itu.Sekarang desas-desus itu muncul lagi dan tapi arah berbalik tertuju kepada Pengurus AWARI pertama yang dulu digantikan oleh Presidium. Atau entah tidak tahu bagaimana lagi versi / tafsir terkini? > Itupun kalau benar ada pemberian, kalau hanya ber andai2 saja, wah > susah itu. :-)) Hanya allah yang tahu, semua dikembalikan ke hati > nurani masing2. Semua perbuatan ada balasnya. Nah, lebih baik kita tidak usah berandai-andai. Kita cukup berpegang kepada pernyataan resmi di depan publik. Karena ketiadaan bukti dan saksi di kedua belah pihak maka tentu saja kita harus menutup kasus ini. Artinya, uang 100 juta itu cuma kabar burung. -- Regards, Pataka Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

