mungkin dengan membuat komunitas kali ya...
penjelasannya dah ada di belakang.
cara ini cukup berhasil di saya ...
( bukan dengan maksud menggurui, cuman sharing )
tapi cemas juga, kalo nanti telkom buka gameonline juga...
yaa namanya usaha nggak ada yang bisa langgeng, perlu inovasi terus menerus 
kalo ingin sukses...
mungkin ada yang mo sharing lagi...silahkan, mudah2an masukkannya bisa membantu 
teman2 milis yang lagi puyeng ... ( termasuk saya :D ) 

Febi Ismail Sunny <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               Halo 
Wana,
 
 Sekedar sharing aja, kebetulan saya juga mengelola warnet di Cimahi.
 Memang benar, warnet-warnet di sini kayanya sedang mengalami penurunan
 jumlah user. Kalo pengamatan thd warnet saya sendiri sih, jumlah user
 udah turun sejak 2007 kemarin. Saya tanya ke rekan-rekan pengelola
 warnet lainnya di Cimahi, rata-rata mengiyakan soal ini. Saya sendiri,
 mulai buka warnet tahun 2002. Waktu itu di Cimahi baru ada 3 warnet,
 jadi waktu saya buka, cuman ada 4, dan warnet-warnet yg lain, ga ada
 yg ngerasain pengaruhnya waktu saya buka. Kondisi masih bagus. User
 nyaris penuh terus. Sejauh yang saya rasain, keadaan yg bagus ini
 bertahan sampai 2005an. 2006 mulai kurang greget, dan di 2007 udah
 mulai kerasa sepi.
 
 Soal penyebabnya, saya setuju dgn analisa rekan-rekan milis yg lain,
 entah analisa serius atau asbun, masuk akal semua. Sejak Speedy masuk
 Bandung pertengahan 2006 kemarin, pertumbuhan warnet di Cimahi juga
 lumayan pesat. Entah berapa puluh warnet skr yg ada, saya kira diatas
 20. Gak hanya warnet-warnet baru yang terus bermunculan,
 sekolah-sekolah pun, dengan kehadiran Speedy yang murah, mulai pada
 punya koneksi internet. Siswa-siswi pun sedikit tertolong, yang
 efeknya, pengguna warnet anak sekolahan disini, ikut berkurang. 
 
 Faktor lainnya, spt yg saudara Wana ungkapkan, pengguna personal juga
 tumbuh, entah pengguna baru, maupun yang beralih dari pengguna warnet.
 Belum lagi soal telkomnet instant yang jadi Rp 1000,- per jam. Belum
 lagi dengan mulai maraknya hotspot. dll dll... Jadi walaupun pengguna
 internet di kita terus tumbuh, gak jaminan bahwa warnet bakal makin
 prospektif, karena pergeseran segmen dari koneksi massal ke koneksi
 individual pun bakal makin besar. Mungkin bakal mirip ama wartel, yang
 justru saat pemakaian telfon meningkat, malah jadi suram, karena
 pengguna individual (hp, dengan segala pulsa murahnya) makin marak.
 
 Terakhir yang mau saya sharing, soal saran mengatasinya... hmm, saya
 gak punya saran, hehehehe. Soalnya emang lumayan puyeng. Sekedar
 ngalor-ngidul, di depan warnet saya ada tukang gorengan. Waktu saya
 mulai buka warnet, gorengan nya di jual Rp 150,-. Sekarang, udah Rp
 400,-. Jadi tiap ada kenaikan harga terigu, kenaikan harga minyak
 goreng, Bapak tukang gorengan tersebut bisa melakukan penyesuaian
 harga. Sementara soal bandwidth, kan bakal turun terus harganya.
 Harapan orang adalah, koneksi internet makin murah. Saat saya baca
 soal telkomnet instant mo jadi Rp 1000,- jam, saya rasa, selagi warnet
 saya sekarang masih buka, saya harus mulai mikirin exit strategy,
 hehehe. Bagaimana menurut rekan-rekan yang lain?
 
 Salam
 







       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]



Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke