keren oooiii... itungannya repot juga ya utk warnet..... kalo ga pake LCD, ntar mempengaruhi jumlah pelanggan. COz warnet2 tetangga kita pake LCD :D kalo mo byk-in komputernya, Ntar biaya listriknya meledak..... duh gimana donk
dah gitu masih ada PR2 lainnya - pencurian - lisensi OS - dlll pusing deh On Wed, Aug 13, 2008 at 6:30 PM, Sal A. A. <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Monitor CRT 17 " = 60 watt, LCD 25 Watt penghematan : > > 0,035 watt X 15 jam X 30 hari X Rp 500/kwh = Rp 7875/bulan X 12 = Rp > 94500/tahun > > Buat apa beli LCD kalo cuma hemat 100.000/tahun untuk tiap unit ??? Beli > LCD aja udah beda 1 juta sama CRT. Beli LCD kalo misalkan tempatnya sempit > aja atau sewa tempat mahal > > --- On Tue, 8/12/08, Benny Boelhasrin <[EMAIL > PROTECTED]<benny.boelhasrin%40gmail.com>> > wrote: > From: Benny Boelhasrin <[EMAIL PROTECTED]<benny.boelhasrin%40gmail.com> > > > Subject: Re: [asosiasi-warnet] tanya tentang omset dan target warnet > To: [email protected] <asosiasi-warnet%40yahoogroups.com> > Date: Tuesday, August 12, 2008, 7:25 PM > > > > kalau misalkan terlalu confidential dibahas disini boleh japri ke saya > > Saya pikir, informasi seperti ini lebih baik dishare. Siapa tau ada > > teman-teman lain yang bisa memanfaatkannya. .. > > > 1. Target awal (warnet baru) dalam sehari pemakaian berapa jam ya ? > > Menurut saya begini. Sesuatu yang baru itu perlu waktu untuk dapat dikenal > > dan kemudian dimanfaatkan oleh masyarakat. Itu yang perlu kita antisipasi > > juga. Orang Ekonomi yang membuat Cash Flow [EMAIL PROTECTED] saya dulu > menyebutnya > > dengan "Grace Period". > > Selama masa "Grace Period", kita jangan terlalu berharap banyak. Malah, > > anggap saja Nol. Sudah ada yang datang sudah bagus. Di masa-masa itulah > yang > > namanya Promosi dan Perkenalan memegang peranan penting. > > "Grace Period" ini menjadi sangat penting terutama kalau kita mengambil > > kredit dari Bank, karena kita belum bisa membayar cicilan. Selama "Grace > > Period", kita terpaksa membayar dari sebagian uang pinjaman. Itu harus > > diperhitungkan dengan cermat. "Grace Period" [EMAIL PROTECTED] saya > diprediksi selama > 3 > > Bulan. > > Satu hal yang perlu diperhatikan, walaupun belum ada pelanggan yang datang, > > kita sebagai pengelola harus tetap menjalankan [EMAIL PROTECTED] kita sesuai > dengan > > rencana. Kalau kita tentukan, waktu buka jam 08:00-22:00 misalnya, yha... > > ada atau tidak ada pelanggan, harus kita buka. Seluruh perangkat juga harus > > siap untuk digunakan kapan saja. Kalau sampai ada pelanggan datang untuk > > pertama kalinya untuk mencoba [EMAIL PROTECTED] baru, dan dia kecewa, saya > jamin, dia > > tidak akan pernah datang lagi. > > > 2. Target warnet yang sudah berjalan beberapa bulan dalam sehari > pemakaian > > berapa jam ya ? > > Saya mentargetkan utilitas [EMAIL PROTECTED] saya "hanya" 75% dari kapasitas > terpasang. > > [EMAIL PROTECTED] saya juga terdiri dari 10 terminal. Jadi, sekarang ini > [EMAIL PROTECTED] saya > > buka dari jam 08:00-22:00 yang artinya ada 140 jam terminal, saya hanya > > mentargetkan sekitar 100 jam saja. Target ini sebenarnya sangat berpengaruh > > pada lokasi dimana [EMAIL PROTECTED] berada. Karena saya membangun [EMAIL > PROTECTED] di daerah > > perumahan, potensi calon pelanggan saya adalah: > > 08:00-11:00 - Murid sekolah yang masuk siang, untuk membuat tugas, sekitar > > 25%-50% dari kapasitas maksimum. > > 11:00-13:00 - Kosong > > 13:00-17:30 - Murid sekolah, mahasiswa, dan karyawan yang sudah pulang > > kerja, sekitar 50-75% dari kapasitas maksimum > > 17:30-18:15 - Kosong, karena waktunya mandi, shalat Maghrib, dll. > > 18:15-22:00 - Penuh (ABG, Anak Sekolah, Mahasiswa, Karyawan, Orang Tua > dll). > > Setelah berjalan sekitar 3 bulan (masih dalam masa "Grace Period"), > ternyata > > perkiraan saya itu tidak terlalu meleset. Yang pasti, jangan membuat > > perkiraan yang terlalu Optimis, nanti kitanya jadi stress dan kecewa. Lebih > > baik membuat yang Pesimis. Kalau ternyata lebih dari yang diperkirakan, > kita > > senang dan jadi bisa bersyukur atas rejeki yang diberikan olehNya. > > > 3. Apakah warnet dengan pembuatan semi bilik ini dilarang ? > > Siapa yang bisa melarang...? ? Saya pikir tidak ada, dan tidak ada > aturannya. > > Cuma, kembali lagi ke konsep [EMAIL PROTECTED] yang kita bangun. Apakah kita > ingin > > [EMAIL PROTECTED] kita "asal laku keras" tanpa mempertimbangkan aspek norma > susila, > > atau, kita ingin [EMAIL PROTECTED] kita benar-benar merupakan Sumber > Informasi yang > > benar-benar bersih dari Pornografi (dan Porno Aksi). Suka atau tidak, kita > > terpaksa harus mengakui bahwa [EMAIL PROTECTED] merupakan tujuan untuk > orang-orang > yang > > akan berbuat asusila. Mencari gambar porno lach, atau bahkan, berbuat > > asusila. Coba aja googling, pasti banyak sekali ditemukan file .3gp yang > > berlatar belakang [EMAIL PROTECTED] Apakah kita ingin [EMAIL PROTECTED] kita > terkenal karena > > hal-hal negatif seperti itu? > > Menurut saya, kita memang perlu memberi batas antara satu pengunjung dengan > > pengunjung lainnya. Tapi bukan batas yang benar-benar tertutup rapat. Cukup > > supaya pengunjung sebelah tidak bisa melihat apa yang ada di layar kita, > itu > > sudah cukup. Bahkan (ternyata, dari hasil pengamatan), kalau [EMAIL > PROTECTED] kita > > sekaligus berfungsi sebagai Game OnLine, pengunjung malah lebih senang > kalau > > antara satu monitor dengan monitor sebelahnya tidak ada sekatnya. > > > 4. Pemakaian listrik dan bayar ISP (yg lumayan bagus) - diluar > operasional > > lainnya , menghabiskan biaya berapa perbulan (rata-rata) > > Overhead [EMAIL PROTECTED] saya saat ini kurang lebih 3 juta sebulan. Komponen > terbesar > > dari biaya yang dikeluarkan adalah untuk membayar 2 orang Operator (2 > shift) > > dan koneksi Internet (Speedy, masih menggunakan Speedy Office *malu*). > > Pemakaian listrik bisa dibilang sangat kecil, karena seluruh terminal > > [EMAIL PROTECTED] menggunakan monitor LCD. Kebetulan [EMAIL PROTECTED] berada > di > > daerah yang tinggi, sehingga tidak membutuhkan AC. > > Setelah dihitung-hitung, ternyata penggunaan LCD sebagai Monitor sangat > > signifikan menghemat pemakaian listrik. Bandingkan penggunaan daya > rata-rata > > 200-350 Watt di monitor CRT dengan "hanya" 35 Watt di LCD. Kalau dikali 10 > > terminal, kita sudah menghemat sangat banyak listrik, karena kita tidak > > harus masuk ke dalam kelompok "Industri" (di atas 3.500 Watt) sehingga > biaya > > Abonemen dan Rupiah per KWh menjadi lebih kecil. Itu yang namanya: Kalah > > Membeli, Menang Memakai. Waktu beli memang (lebih) mahal, tapi dengan > > berjalannya waktu, biaya itu akan tergantikan bahkan lebih menguntungkan. > > Saya "hanya" membayar listrik Rp. 300 ribuan sebulan. > > > 5. Gaji operator di Tangerang rata-rata berapa ya ? > > Kalau yang ini saya tidak bisa jawab, karena [EMAIL PROTECTED] saya berada di > Cimahi, > > Bandung. > > Warm Regards, > > -ßenz- > > ... No Windows, No Gates, It's Open. No Bill, It's Free ... > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

