syukran atas tausiyahnya dan pembagian pengalaman anti dalam peneguhan hati 
dalam manhaj yang haq ini, mudah-mudahan ana tidak terpengaruh oleh IM.ana 
dulu pernah 2 kali masuk IM, dan untuk kali ini, dalam perjalanan mencari 
manhaj ini ana penuh dengan pertimbangan yang matang dan insya allah sudah 
meminta petunjuk kepada allah.Mohon doakan ana ya:).Tapi semakin ana ngaji 
salaf semakin banyak keganjilan-keganjilan IM yang ana temukan dan semakin 
merasa bersyukur banget karena ana bisa beramal sesuai dalil yang shahih

gina purnamayanti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Assalamu'alaikum...
Buat ukhti miftah jannah, selamat atas hidayah yang ukhti telah peroleh.semoga 
ukhti dapat menjaga dan mempertahankannya. Amien.

Ingin berbagi pengalaman saja. kebetulan ana juga dari UI, tapi alhamdulillah 
sudah sls kuliah (ko kita ga pernah ketemu kalo kajian ya?? ana memang sudah 
jarang ke kampus. Apalagi ana kuliah di Salemba yang notabene pusat dakwah IM 
di UI (mungkin lebih tepat kalo Salemba dikatakan mushola-nya UI kali 
ya).Awal2nya memutuskan untuk jadi seorang single fighter sbg seorang 
salafiyatun memang berat juga sih.dikucilkan..ga ditegor..diperlakukan 
lain..itu mah sudah biasa.

Alhamdulillah, ana dari SMU memang DKM (Rohis) di sekolah sudah salafy 
(kebetulan ana dari daerah).walaupun begitu ana termasuk anak rohis yang 
jarang kajian dan agak2 sebal dengan anak DKM sendiri..karena ya dulu byk dari 
tingkah laku kita sbg anak rohis yang kurang mencerminkan akhlak salafy...sprt 
terlalu kaku, keras, dan kasar.dulu sebel juga sih..karena apa2 serba ga 
boleh. Tapi Alhamdulillahnya walaupun kurang begitu suka dengan rohis di SMU, 
ilmu dan kebiasaaan (ikhwat-akhwat yang selalu berhijab, tholabul ilm syar'I, 
dalam beramal berdasarkan dalil) yang sudah dilakoni selama di SMU masih 
membekas dalam hati...Pada awalnya masuk UI ya akhirnya kebawa juga sama 
suasana disini (berhubung dari tmn rohis SMU juga tdk ada yang mengingatkan). 
Awal masuk UI sempet shock culture juga karena ikhwan-akhwatnya ko cenderung 
lebih bebas berinteraksi (padahal ini sudah di wanti2 sama kaka kelas pas 
SMU).ya..mau tidak mau..suka tidak suka...ana ikut arus juga, jadi ikut 
mentoring, terus  ikut liqo. ma'lum berhubung masih kecil, belum paham apa-
apa. Namun selama bertahun2 hati ana tidak pernah tenang..rasanya ada yang 
hilang.sampai beberapa kali ana ganti murrobi sakingnya ana ga puas dengan 
ilmu yang diberikan.terakhir murrobi ana adalah seorang kader utama dari DPP 
PKS (murobbinya murobbi ana adalah anggota Divisi Pengkaderan DPP PKS).udah se-
level itupun.ana ngga puas.karena dari sudut keilmuan sangat minim 
sekali.sampai2 menerangkan definisi da'wah bi hal saja tidak bisa, apalagi 
membedakan mana yang sunnah dan mana yang bid'ah lebih jahil lagi.hingga ada 
satu kejadian yang akhirnya menampar ana, dan membuat ana berfikir2 kembali 
benarkah jamaah ini.kejadiannya tidak bisa ana sebutkan, yang jelas dari 
kejadian tersebut peran murobbi sangat besar sekali terhadap kita, bahkan jauh 
lebih besar dari orangtua yang membesarkan kita sekalipun.bahkan berkali2 
murobbi ana mengatakan perumpamaan seorang muttarobbi (binaan) dihadapan 
murobbi laksana seonggok mayat (yang  diapa-apainpun harus mau).

Masya Allah...ana pun jadi semakin ragu, kerinduan terhadap da'wah salafiyah 
yang murni dan jelas seperti saat di SMU semakin memuncak.tapi sayangnya ana 
saat itu tidak tau kemana mesti mencari.Alhamdulillah Allah Sangat Sayang 
kepada ana.ada seorang kakak kelas SMU yang menasehati ana hingga membuat ana 
lebih yakin untuk kembali ke jalan salaf. Qodarollah Allah membukakan jalan-
Nya, jalan ana untuk kembalipun begitu mudahnya...sungguh2 ajaib..ana hanya 
baca pengumuman di internet ada kajian yang dihijab.hanya karena alasan rindu 
dengan kajian yang dihijab akhirnya ana berusaha datang.Qodarollah di kajian 
tersebut ana di pertemukan dengan teman seperjuangan ana saat di rohis SMU 
dulu. Subhanallah...Allah memang selalu merencanakan hal yang ter-indah buat 
hamba-Nya.
 
Untuk Ukhti Miftah.., jagalah hidayah yang sudah Allah berikan kepda 
anti..sebagai org yang pernah kuliah di UI, ana paham dengan kondisi ukhti. 
kalo bisa ana sarankan, ukhti seringlah bersilaturahmi dengan akhwat2 salaf UI 
yang lain (di MIPA juga kan ada)..untuk penguatan hati.ketahuilah..akhwat2 IM 
tidak akan rela membiarkan ukhti pergi begitu saja.kalo bisa sih ukhti bisa 
lebih tegas.sebab sudah dua kasus akhwat UI yang tadinya sudah ngaji di 
salaf..tapi karena hatinya masih goyah, dan dia juga belum mau meninggalkan IM 
sepenuhnya...akhirnya ketarik lagi ke IM, dan oleh org2 IM di beri jabatan 
yang wah..yakni sebagai ketua keputrian.ana harap kejadian ini tidak terulang 
pada ukhti...

Sabar aja.kebenaran da'wah tidak ditentukan oleh jumlah ukhti.dan yakinlah 
Allah akan menolong da'wah yang haq ini. jangan terkesima dngan jumlah mereka 
yang banyak, dan jangan pula berkecil hati dengan jumlah kita yang 
sedikit...pelan tapi pasti insyaAllah da'wah ini akan berkembang...
dulu waktu jamannya saya masih awal ngaji salaf lagi, di salemba cuma ada 3 
orang (masing2 fakultas 1, FK 1, FKG 1, FIK 1)..alhamdulillah sekarang setelah 
di data kurang lebih 18-20 orang ada.

dulu pas awal2 kajian ust arman di UI, akhwat depok cuman ada 4-5, selama 
beberapa bulan akhwat yang kajian ga pernah lebih dari tiga...sekarang 
alhamdulillah...dari pendataan katanya akhwat yang suka kajian di depok ada 20-
25 org (tdk semuanya dari UI)...walaupun tidak semuanya bisa bertemu pada satu 
waktu...
 
tetep berjuang ya ukhti..pertolongan Allah selalu bersama kita. Amien




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke