Bila imam melakukan sujud sahwi maka makmum mengikutinya. Sujud sahwi bisa 
dilakukan sebelum atau sesudah salam ,Hanya saja yang paling utama 
hendaklah sujud sahwi itu dilaksanakan sebelum salam, kecuali pada dua 
keadaan.
1. Apabila seseorang sudah salam ternyata rakaatnya kurang satu atau 
lebih, maka dalam keadaan seperti ini yang paling utama adalah melakukan 
sujud sahwi sesudah shalatnya sempurna dan sesudah memberi salam. Hal itu 
karena mengikuti sunnah nabi. Yang mana seperti yang dituturkan Abu 
Hurairah bahwa beliau memang mengerjakan sujud sahwi sesudah salam, ketika 
beliau salam ternyata rakaatnya masih kurang dua rakaat. Dan seperti yang 
dituturkan oleh Imran bin Hushain ketika shalat yang belaiu kerjakan 
kurang satu rakaat.

Kedua, apabila seseorang ragu-ragu dalam shalat sehingga tidak tahu apakah 
tiga atau empat rakaat dalam shalat yang empat rakaat, ataukah dua atau 
tiga rakaat pada shalat magrib atau satu atau dua rakaat pada sholat 
subuh, akan tetapi ia ragu-ragu apakah kurang atau sudah genap. Maka dalam 
keadaan seperti itu ia harus mengambil yang pasti. sehingga sujud sahwinya 
dilaksanakan sesudah memberi salam. Hal ini yang lebih utama berdasarkan 
haduts Ibnu Mas'ud berikut :
Sabda nabi" Apabila seorang kamu ragu dalam shalat apakah baru tiga 
ataukah sudah 4 rakaat, maka buanglah keraguan dan ambillah yang pasti 
(yaitu yang sedikit, dalam hal ini tiga). Kemudian sujudlah 2 kali sebelum 
salam. Jika ternyata dia shalat 5 rakaat, maka shalatnya telah genap. Dan 
jika ternyata shalatnya memang 4 rakaat, maka kedua sujud itu sebagai 
penghinaan bagi syetan.". Haduts ditakhrijkan oleh Muslim dalam kitab 
shahih-nya, dari hadits Abu Sa'id Al-Khudry ra.

Jika dia ragu-ragu apakah shalat ynag dikerjakan itu kurang ataukah sudah 
genap, maka dalam keadaan seperti itu ia harus mengambil yang pasti. 
Kemudian ia memberi  salam. Setelah itu baru sujud sahwi 2 kali sujud 
seusai salam. Hal itu berdasarkan sabda nabi. "Apabila seorang kamu 
ragu-ragu dalam shalat, maka ambillah yang pasti lalu sempurnakanlah 
(shalat itu). Kemudian memberi salam. Setelah itu baru sujud dua kali 
sesudah salam. Hadits ditakhrijkan Bukhari dalam kitab shahihnya dari 
hadits Ibnu Mas'ud ra.

Jadi kasus yang Bapak alami lebih utama sujud sahwi setelah shalat 
disempurnakan basu salam dan sujud sahwa 2 kali.

Wassalam




MDN - Eko Junaidi <[EMAIL PROTECTED]> 

Assalamu'alaykum wa rahmatullahi wabarakatuh,

Ketika Sholat Isya semalam, imam melakukan salam padahal ia
masih duduk di tahiyat awal (raka'at kedua). 
Afwan, ana mohon penjelasan
- kapan imam harus melakukan sujud sahwi
- siapa saja yang harus melakukan sujud sahwi
  ( imam bersama makmum atau hanya imam saja )

Jazakallahuma khoiran katsiro
AQ



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke