mengatakan pada mereka tpi tuk beberapa lama ana tdk ikut lgi khuruj dng mereka sehingga mereka dtng dan menanyakan pda ana alasan knapa tdk khuruj lgi dgn mereka,lalu ana jelaskan dan alhamdulillah mereka paham sehingga ada beberapa dri mereka yg sekArang ikut ta'lim dgn kita,dan smapai skrg muamalah ana dgn mereka bagus.jdi ana rasa a nta brterus terang aja kpda mereka,krena kebenaran itu tak bisa disembunyikan,tpi tentunya dgn cara yg ma'ruf shngga mereka paham dan mau keluar dri JT.
alfurqan majid <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu,
Afwan, saya mau minta tanggapan ikhwah sekalian menyangkut masalah berikut:
Kira-kira 2.5 tahun yang lalu, saya adalah anggota Jemaah Tabligh(JT). Bersama beberapa rekan yang sama-sama anggota jemaah ini, kami aktif menyebarkan faham JT ke warga dekat masjid dimana kami tinggal. Kurang lebih selama 1.5 tahun kami "bergerak" di sana hingga hampir sebagian besar warga mengenal, mendukung dan ikut aktif di dalam jemaah ini.
Kurang lebih 1 tahun yang lalu saya ditugaskan oleh Perusahaan dimana saya bekerja ke sebuah tempat yang jauh dari pengaruh JT. Alhamdulillah, beberapa bulan setelah kepergian saya dari tempat itu, Allah tunjukkan saya jalan yang haq dengan dikenalkannya saya pada manhaj Salafy, walaupun saat itu bukan untuk pertama kali saya mengenal manhaj ini, karena semenjak pertama kali saya mengenal JT, saya juga telah mengenal Salafy. Hanya saja waktu itu ego saya lebih besar daripada keinginan saya mengikuti kebenaran. Setelah belajar dan mengenal lebih jauh tentang manhaj ini,dari situ saya menyadari dengan sebenar-benarnya bahwa selama ini saya telah memilih jalan yang salah. Segera setelah saya mengetahui kesalahan saya selama ini, saya bertaubat dan berjanji untuk meninggalkan JT selama-lamanya insyaAllah.
Namun ternyata masalah tidak berhenti sampai di sini.Mungkin rekan-rekan saya dulu masih menganggap saya masih menjadi bagian dari mereka, karena memang saya tidak pernah mengikrarkan masalah ini kecuali pada 2 atau 3 orang yang saya percaya saja. Oleh karena itu mereka tidak pernah berhenti untuk memberi semangat(sekaligus celaan) kepada saya untuk tetap aktif dalam JT walaupun sekarang tinggal jauh dari lingkungan JT. Karena merasa terganggu dengan semua ini, belakangan ini saya tidak hiraukan SMS atau telepon yang masuk apabila datangnya dari mereka. Sampai akhirnya mereka menganggap kalau nomor saya tidak aktif lagi.
Oleh karena itu, mohon sarannya dari ikhwah sekalian mengenai hal ini:
- Haruskah saya katakan yang sebenarnya tentang keluarnya saya dari JT kepada mereka.Dengan kata lain, apakah mengatakan yang sebenarnya adalah jalan yang terbaik untuk mewujudkan al-wala dan al-bara saya terhadap dien ini.
- Bagaimana saya harus bermuamalah kepada mereka, orang-orang yang pernah berbuat baik terhadap saya dan sampai saat ini masih seperti itu? Cepat atau lambat saya insyaAllah akan kembali ke tempat itu dan rasanya saya gak mungkin menghindari mereka terus-menerus.
Mohon bantuannnya menyelesaikan kebimbangan saya ini. Mohon maaf apabila ada kata-kata yang salah,karena saya baru belajar dan belum tahu betul mengenai manhaj yang haq ini.Jazakumullah khair.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu,
Abdul Majid.
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - now with 250MB free storage. Learn more.
------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------
| Yahoo! Groups Sponsor |
| Get unlimited calls to U.S./Canada |
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/assunnah/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
