Assalamu'alaikum,
 
Ikhwah Singapura & Malaysia,
 
kenapa masih menyibukkan diri dengan kesalahan orang lain? Bukankah orang yang diributkan masih nampak mata berjalan di atas sunnah? Beliau pasti tidak luput dari kesalahan seperti juga orang lain, namun apakah kesalahannya serta-merta mengeluarkannya dari barisan Ahlus Sunnah Wal Jama'ah? Tidak adakah rukhshah atau udzur bagi Beliau? Adakah orang sekarang -hingga yang paling 'alim dan paling bertaqwa sekalipun- yang benar-benar sempurna dalam meniti jejak Salafush Shalih ini?
 
Ambillah pelajaran dari apa yang terjadi di Indonesia. Janganlah menjadi penyebab perpecahan dan menambah jumlah orang yang lari dari da'wah yang haq ini. Lebih baik kita lebih sibuk mencari kekurangan diri dan mencari tambahan ilmu saja. Siapa tahu kita bisa jadi lebih 'alim dari orang yang kita ributkan, dan bisa menjadi da'i yang mengajak orang kepada Allah.
 
Mudah-mudahan Allah menunjukkan yang haq itu haq kepada kita, dan memberi rizqi bagi kita untuk mengikutinya. Dan mudah-mudahan Allah menunjukkan yang bathil itu bathil kepada kita, dan memberi rizqi bagi kita untuk menjauhinya.
Mudah-mudahan Allah menyatukan hati kita, dan menetapkannya di atas jalan yang telah ditempuh oleh Rasulullah dan para shahabatnya. Sungguh kita tidak akan dapat bersatu dan tidak akan selamat kecuali dengan menempuh jalan yang lurus ini.
 
Wassalamu'alaikum.


------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke