Wa'alaikum salam Saya coba kasih point point nya saja ya, secara umum
[Pertama] Sabar itu ada tiga: 1. Sabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah 2. Sabar dalam menjauhi larangan Allah 3. Sabar dalam menghadapi musibah Sebagian orang berkata bahwa "sabar itu ada batasnya". Ini tidak boleh. Kita harus terus menerus sabar selamanya dan tidak boleh berhenti dalam sabar. [Kedua] "Laki laki adalah pemimpin atas perempuan disebabkan Allah telah lebihkan mereka atas sebagian yang lain, dan disebabkan mereka (laki laki) menafkahkan dari harta harta mereka" (An Nisaa: 34). "Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yagn ma'ruf" (Al Baqarah : 233) Dari Abdullah bin Amr bin Ash r.a., ia berkata: Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda : "Seseorang cukup dianggap berdosa apabila ia menyianyiakan orang yang harus diberi belanja." (HR. Bukhari dan Muslim) (lihat Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga). Pemberian nafkah seorang suami kepada istri dan keluarganya akan menyebabkan timbulnya izzah (kemuliaan) seorang suami / kepala keluarga di mata keluarganya. Selain itu akan menimbulkan kecintaan kepada suaminya. Dan nafkahnya itu akan diganti oleh Allah, ini janji Allah "Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan maka Allah akan menggantinya" (Saba 39). Maka dari itu seorang suami tidak boleh pelit terhadap keluarganya. Seorang suami menafkahkan uangnya kepada keluarganya itu lebih baik dari pada bersedekah kepada selainnya. Dari Abu Hurairah ra. ia berkata : Rasulullah Shallalahu'alaihi wa sallam bersabda :"Satu dinar yang kamu nafkahkan di jalan Allah, satu dinar yang kamu nafkahkan untuk memerdekakan budak, satu dinar yang kamu berikan kepada orang miskin dan satu dinar yang kamu nafkahkan kepada keluargamu, maka yang paling besar pahalanya yaitu satu dinar yang kamu nafkahkan kepada keluargamu." (HR. Muslim) (Lihat Riyadush Shalihin bab Memberi nafkah terhadap keluarga). [Ketiga] Ibu tersebut hendaknya bersabar dan terus menasehati suaminya dan juga berdoa agar suaminya dapat memberikan nafkah materi kepadanya. [Keempat] Perlu diingat, label profesi bukanlah ukuran, tapi yang penting adalah dapat memperoleh uang secara halal. Maka dari itu yang dimaksud bekerja itu bukan berarti bergabung dengan suatu perusahaan / company tapi memperoleh sumber penghasilan, dan ini luas yang penting adalah ikhtiar. Bisa dengan memulai usaha yang kecil kecil dulu sesuai dengan modal yang ada. Yakinlah bahwa dibalik kesusahan pasti ada kemudahan, insya Allahu ta'ala. [Kelima] Inilah kunci kunci rizki yang saya kutip dari buku Kunci Kunci Rizki Menurut Al Qur'an dan Sunnah karya Dr. Fadhl Ilahi Terbitan Darul Haq. 1. ISTIGHFAR dan TAUBAT "Maka aku katakan kepada mereka, 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu', sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai sungai'." (Nuh : 10 - 12) 2. TAQWA "Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka sangkanya." (Ath Thalaq: 2 - 3) 3. TAWAKKAL KEPADA ALLAH "Sungguh, seandainya kalian bertawakkal kepada Allah sebenar benar tawakkal, niscaya kalian akan diberi rizki sebagaimana rizki burung burung. Mereka berangkat pagi pagi dalam keadaan lapar, dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang." (Al Musnad no. 205. Silsilah Hadits Shahih no. 310) (Lihat buku Kunci Kunci Rizki hal, 33) 4. SILATURAHMI "Siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya) maka hendaklah ia menyambung silaturahmi." (HR Bukhari) Silaturahmi maksudnya menyambung hubungan dengan kerabat yang masih ada hubungan keluarga. 5. BERINFAK Dalilnya surat Saba 39 (diatas) Itulah sebagian saja kunci kunci rejeki. Semoga bermanfaat buat ibu tersebut. Saya juga teringat dengan firman Allah, "Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolong kamu dan meneguhkan kedudukan kamu". (Muhammad : 7) Semoga Allah berkenan menolong saya. Amiin. Referensi: 1. Riyadush Shalihin karya Imam Nawawi 2. Kunci Kunci Rizki Menurut Al Qur'an dan As Sunnah karya Dr. Fadhl Ilahi, Darul Haq Wassalam Chandraleka Independent IT Writer Visit http://come.to/digitalworks a source for computer hobbyist ----- Original Message ----- Date: Fri, 7 Jan 2005 15:00:00 +0700 From: Hapiyanto Abeng <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Seorang Ummahat minta Nasehat Assalamualaikum Saudara -2 ku seiman yang dirahmati Alloh, ada titipan pertanyaan dari seorang umahat, Beliau minta untuk diberi nasehat bagaimana untuk bisa tetap bersabar dalam menghadapi suaminya yang jarang sekali memberi nafkah materi kepadanya, karena memang suaminya itu blm mempunyai pekerjaan yg memadai. Dia sudah berusaha untuk bersabar dan sekarang ini dia yg bekerja mencari nafkah. Kadang dia juga sangat berharap sekali agar suaminya bisa memberikan nafkah materi kepadanya sehingga dia bisa lebih mencintai dan lebih menghormati suami. Bolehkah dia berharap kepada suami nya seperti itu......?? Adakah kisah sahabiah yang seperti dia ini sehingga bisa dijadikan tauladan..........?? tolonglah berikan dia nasehat dan do'akan dia agar dapat bersabar dalam kondisi semacam ini, dia kadang kurang menghargai suami dan bersikap kasar, dia sadar hal ini tidak patut dilakukan tapi kadang dia juga kesulitan untuk mengendalikan diri. Demikian permintaan nya, atas perhatian dan nasehat saudara-2 ku semua, kami sampaikan jazakumulloh khoiron katsiron. Wassalamu'alaikum ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Has someone you know been affected by illness or disease? Network for Good is THE place to support health awareness efforts! http://us.click.yahoo.com/UwRTUD/UOnJAA/i1hLAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ------------------------------------------------------------------------ Website Islam pilihan anda. http://www.assunnah.or.id http://www.almanhaj.or.id Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu Berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] ------------------------------------------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
