Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Akhi Abu Hazim, sepertinya kelihatan 
ruwet tetapi masalahnya sederhana sekali (menurut saya). yaitu :

Di Indonesia dan mungkin juga di Malaysia, satu tahun atau mungkin juga lima 
tahun sebelumnya, pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri dan Iedul Adha pada 
setiap tahunnya sudah ditetapkan berdasarkan perhitungn hisab, sehingga 
apabila kita membeli Almanak/Kalender maka di situ sudah ditentukan tanggal 
pelaksanaan hari-hari raya tersebut dengan warna merah pada tanggal-tanggal 
yang sudah ditetapkan tersebut, padahal ru'yatul hilal belumlah 
dilaksanakan.

Setiap awal dan akhir ramadhan pada setiap tahunnya,  pemerintah (cq 
Departemen Agama) selalu mengadakan pertemuan dengan MUI dan juga kaum 
muslimin lainnya untuk memutuskan kapan awal ramadhan dan juga menentukan 
hari Iedul Fitri. Anehnya hasil ru'yatul hilal pemerintah selalu mencocoki 
tanggal-tanggal merah yang sudah ada dalam alamanak/kalender tersebut dan 
sepertinya belum pernah maju atau mundur dari tanggal yang sudah ditentukan, 
kalaupun ada sebagian kaum muslimin yang berbeda dalam ru'yatul hilal atau 
hisab, maka pemerintah biasanya selalu mempersilahkan untuk melaksanakan 
sesuai dengan keyakinannya. Adapun sikap pemerintah adalah tetap kepada apa 
yang sudah ditetapkan dalam kalender/almanak yang sudah berwarna merah.

Untuk pelaksanaan Iedul Adha tahun ini, pemerintah-pun sudah menetapkan 
jauh-jauh hari sebelumnya (mungkin 1-2 tahun sebelumnya) bahwa Iedul Adha 
tahun ini bertepatan dengan tanggal 21 Januari 2005, kemudian apabila anda 
melihat kalender/almanak maka tanggal tersebut sudah berwarna merah dan 
dibawahnya ditulis 10 Dzulhijjah Hari Raya Iedul Adha. Hari ini adalah 
wukufnya jama'ah haji di Arofah dan setelahnya adalah shalat Iedul Adha bagi 
mereka yang tidak melakanakan ibadah haji di beberapa tempat, namun hal itu 
seperti yang kita dengar dan lihat tidaklah merubah apa yang sudah 
ditetapkan pemerintah.

Dalam mensikapi masalah ini sudah banyak nasehat dan saran (argumnetasi) 
dari saudara-sauadara kita bagaimana mensikapinya, barangkali pemerintah 
peduli terhadap hari pelaksanaan shalat Iedul Adha, tetapi untuk shaum Arofah 
tidak begitu dipermasalahkan, tentunya hal ini harus menjadi perhatian kita 
semua dalam waktu pelaksanaannya.

Tanggal merah sebuah dilema, akan tetapi mudah-mudahan hal ini tidak membuat 
wajah kita menjadi merah karena perbedaan dalam mensikapinya.

Ini adalah sebuah ungkapan saja, jika anda melihat kebenaran didalamnya, 
maka pujilah Allah Subhanahu wa Ta'ala, dan jika anda menemukan 
kebalikannya, saya berharap anda berkenan memberikan do'a kebaikan untuk 
saya, semoga Allah meluruskan kesalahan saya dan mengampuni keteledoran 
saya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Abu/Ummu Abdurrahman


>From: "Abu Hazim" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [email protected]
>To: <[email protected]>
>Subject: [assunnah] Hilal di Barat dan di Timur Saudi
>Date: Tue, 18 Jan 2005 19:26:17 +0900
>
>
>Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
>Alhamdulllahi Rabbil'alamin
>
>Selalu menjadi masalah adalah bagi negara2 di timur Saudi (spt Indonesia
>Malaysia), dimana pada satu hari Hilal belum terlihat dinegara2 tsb, tetapi
>hanya 4-5 jam kemudian Hilal baru terlihat di Saudi.
>Sehingga ada yg berpendapat negara2 tsb hrs mengikuti Saudi (mengurangi 
>satu
>hari).
>
>Yg menjadi masalah,
>bagaimana dengan negara2 di barat Saudi, seperti Libya, Aljazair, Maroko?
>Jika Hilal belum terlihat di Saudi, tetapi 4-5 jam kemudian Hilal baru
>terlihat di negara2 mereka, apakah mereka pun hrs mengikuti Saudi? (dgn
>menambah satu hari).
>
>Khusus Iedul Adha
>Apakah yg menjadi patokan bagi2 negara2 selain Saudi itu adalah hilalnya,
>atau kegiatan hajinya?
>Kalau ternyata kegiatan Hajinya yg menjadi patokan, maka kita tidak usah
>capek2 ru'yatul hilal.
>Tinggal tunggu saja keputusan Hilal Saudi.
>
>Wallahu'alam
>
>Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/WwRTUD/SOnJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke