Assalamu'alaikum

Sebenarnya masalah utamanya adalah banyaknya kata-kata diluar Islam yg
telah memiliki suatu konotasi tertentu yg digunakan. Marilah kita ambil
contoh Islam Fundamentalis, emang itu apa? siapa yg buat? Ana yakin banyak
diantara anggota masyarakat yg sebenarnya tidak terlalu paham dengan kata2
ini. Akan tetapi para pencetus kata ini (dari kalangan Yahudi, dan
antek2nya) menghendaki dengan kata2 ini sebuah image yg negatif. Ketika
kata ini dikeluarkan maka yg terbayang dibenak adalah suatu ajaran Islam yg
keras, kolot, tradisional dan banyak lagi stigma negatif yg
menghinggapinya.

Coba sekarang bandingkanlah dengan istilah Islam Moderat, atau Islam
modernis yg seringkali dipakai oleh tokoh2 Islam/organisasi2 Islam
(termasuk JIL / Jaringan Iblis Laknatullah). Maka yg terbayang dibenak
adalah Islam yg bisa mengikuti perkembangan zaman, up-to-date (tidak
ketinggalan zaman), Islam yg realistis, penuh toleransi dan berbagai stigma
indah lainnya, utk menutupi hakikat mereka yg penuh bid'ah, kurafat, syirik
dan berbagai kerusakan yg ada pada mereka yg lainnya.

KESIMPULAN :

Dengan berbagai nama/kosakata asing seperti diatas, para penentang Islam yg
asli/tulen/murni (baik dr kalangan kuffar dan kaum muslimin), berusaha utk
menjauhkan umat dari informasi yg benar. Mereka berusaha utk menjauhkan
umat dr sumber/mata air yg jernih dan tanpa kekeruhan sedikitpun, yaitu
mata air Qur'an dan sunnah serta manhaj As-Salafush-sholih, dengan membuat
sebutan2 yg asing tetapi diberi kesan jelek.

Tapi dilain pihak, mereka membuat istilah2 yg asing utk diri mereka dengan
berbagai bumbu keindahan, sehingga umat yg bodohpun tercengang dan takjub,
takjub dalam ketidaktahuannya. takjub oleh bungkus yg indah, padahal
dalamnya busuk.

SOLUSI :
Sebaiknya kita tidak ikut-ikutan mempopulerkan berbagai kata-kata asing
ini. Kalo ada yg melontarkan kepada kita, maka tanyakan saja dulu pemahaman
mereka tentang kata tersebut. Ana yakin, sebagian besar dr mereka ngga'
tahu maksud dr kata-kata yg mereka lontarkan. Karena memang itulah kunci
sukses peredaran kata-kata itu. Bagi yg betul-betul memahami Islam, maka
insya Allah dia tidak akan silau dengan berbagai kata2 indah tapi busuk
itu. Maka marilah kita pakai kata-kata/sebutan2 yg telah ada sejak dulu,
dan dipakai oleh ulama' sejak dahulu seperti Salafy, Khawarij, dll.
sehingga dengan sebutan2 ini, kita juga menjelaskan kepada umat tentang
mereka ini.

Contoh :
JIL dan yg sejenis sering mengatakan mereka ini adalah Islam modernis
(kedengaran indah bukan). Tapi kalo kita lihat ajaran mereka, maka tidak
syak lagi mereka ini adalah kaum ahlul kalam, ahlur ra'yi, inkar sunnah,
zindiq dll. Coba bandingkan kalo kita memberikan sebutan berdasarkan
hakikat mereka, baru dengerpun tentu ikhwah sekalian udah bisa membayangkan
kaya' apa mereka ini.

Wassalamu'alaikum



"isyhadubiannamuslim" <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
cc:
Subject: [assunnah] Re: Tanya : Istilah Sunni/Salafi? --FUNDAMENTALIS??--
02/02/05 18:01               
Please respond to assunnah

Bagaimana Islam salafy disebut fundamentalis, padahal Islam menyuruh
kita menyayangi anak kecil, menyantuni fakir miskin, memelihara anak
yatim?

Bagaimana Islam salafy disebut fundamentalis, padahal Islam menyuruh
berbuat baik kepada kedua orang tua?

Bagaimana bisa Islam salafy disebut fundamentaslis, padahal Islam
menyuruh kita membuat selamat tetangga kita dari tangan dan lidah
(ucapan) kita?

Bagaimana Islam salafy disebut fundamentalis, padahal Islam
melindungi/mengharamkan darah orang-orang kafir yang meminta
perlindungan (terikat perjanjian) dengan Islam?

Kata-kata fundamentalis adalah sesuatu yang bid'ah dalam agama kita.
Terminologi itu hadir terucap dari orang-orang yang tidak menyukai
Islam. Terminologi itu terprovokasi dan terlahir akibat salah kaprah
pengamalan Islam oleh beberapa kaum Muslimin yang masih jahil
terhadap agama mereka sendiri.

Islam fundamentalis (spt yg dimaksud kebanyakan orang2 Amerika,
Eropa, dll) bukanlah Islam salafy yang diajarkan ash-shahabat
radliyallahu anhum ajma'in yang langsung mendapat pendidikan dari
Nabi-Nya shallallahu 'alaihi wa sallam.

Saya bingung, kenapa umat Islam phobi terhadap agama mereka sendiri
dengan mengatakan Islam adalah Fundamentalis.. Bukankah mestinya kita
semua tidak menjauh dari Islam? Bahkan kita harus lebih mendekat
kepada Islam--agama kita--dengan tekun mempelajarinya? Yakni, kita
ber-Islam sebagaimana shahabat Nabi ber-Islam. Karena shahabat adalah
orang2 yang paling dekat dengan Nabi.

Islam tidak mengajarkan menghancurkan orang2 Kafir di negeri kita
(indonesia). Bukankah mereka terikat perjanjian dengan pemerintahan
kita? Mestinya tidak ada pemboman, pengrusakan dan teror lainnya...

Islam adalah kedamaian hakiki... Muhammad (the prophet)
Shalallahu 'alaihi Wa Sallam adalah pencetus kedamaian. Shahabat-
shahabat beliau adalah penyebar dan pengibar kedamaian. Dan kita,
kita harus menjadi pemelihara kedamaian. Damai bersama at tauhid.

Indah Islam tanpa bid'ah, mulia Islam bersama sunnah Nabi-Nya...
Allahu A'lam.


--- In [email protected], "clark McBean" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Would you Help a Child in need?
It is easier than you think.
Click Here to meet a Child you can help.
http://us.click.yahoo.com/O2aXmA/I_qJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke