Assalamu 'alaikum warahmatullah wabarakatuh
Ada sesuatu yang mengganjal mengenai perintah orang tua. Kita ketahui, selama bukan perintah yang mengandung ma'siat (kepada Allah), kita wajib melaksanakannya. Namun jika orang tua menyuruh (dengan sedikit paksaan kepada) anaknya untuk melakukan ibadah-ibadah sunnah seperti shalat rawatib. Apakah anak tersebut mendapatkan pahala? Kita tidak mengetahui hati seseorang, namun secara lahir (yang kita lihat dengan mata kita) dan dapat dipahami, jika ada sedikit paksaan, terkesan mengerjakan ibadah tersebut tidak karena Allah semata, tapi ada alasan "takut orang tua marah" atau "Ini khan perintah orang tua yang bukan ma'siat, malah ibadah kepada Allah" dan lain-lainnya. Sekali lagi, apakah anak tersebut mendapatkan pahala? Kalau iya, apakah pahala keta'atan kepada orang tua? atau pahala ibadah sunnah itu? atau kedua-duanya? Mohon pencerahannya. Saya rasa ini penting karena kalau memang berpahala, bisa jadi penambah motivasi dalam mengerjakan kebaikan. Terimakasih, Ibnu Hilman ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> In low income neighborhoods, 84% do not own computers. At Network for Good, help bridge the Digital Divide! http://us.click.yahoo.com/hjtSRD/3MnJAA/i1hLAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ------------------------------------------------------------------------ Website Islam pilihan anda. http://www.assunnah.or.id http://www.almanhaj.or.id Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu Berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] ------------------------------------------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
