Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
 
Semoga Allah subhana wata'ala mengaruniakan sidang mulia ini ilmu Islam dan memberkahi serta merahmati pada kehidupan sehari-hari, amin.
 
Hampir tiap hari Jum'at ana selalu salat di masjid yang di manage oleh orang-orang dari Pakistan dan India, karena satu-satunya masjid yang paling dekat dari tempat ana bekerja.
 
Cuma, ada keganjalan (sudah cukup lama) yang membuat hati ana selalu bertanya-tanya dihati, tapi ana tak hiraukan untuk mencari tahu jawabannya.  Alhamdulillah sekarang ini, ana memberanikan diri untuk melemparkan pada sidang mulia, mengharapkan kepada antum semua juga para asatidz yang sudah atau cukup menguasai ilmu Islam jawaban yang bisa melegakan keinginan-tahu ana, afwan kalau merepotkan.
 
Kebiasaan khotib-khotib orang-orang dari India, Pakistan, Bangladesh atau mungkin juga Turkey, bila memimpin atau berkhotbah Jum'at, mereka selalu berfahaman bahwa khotbah awal dan akhir harus berbahasa arab (fushah) dan tidak boleh menggunakan bahasa ajam. 
 
Menurut mereka lagi bila ada seorang khotib berkhotbah dengan memakai bahasa selain arab (fushah) maka sebagian ada yang mengatakan bid'ah, ada juga yang mengatakan batal jum'atnya, atau itu bukan salat jum'at dan seterusnya.  Mereka berpendapat bahwa khotbah jum'at itu adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari salat jum'at.  Pendapatnya lagi bahwasanya khotbah dan salat jum'at adalah pengganti salat dluhur yang empat raka'at, maka dari itu pada hari jum'at khotbah mengurangi dua raka'at dari salat (dluhur yang semestinya) sehingga tersisa dua raka'at yang harus didirikan.
 
Akhirnya ada kebiasaan dari mereka bila hari Jum'at, karena melihat sedikit sekali jama'ahnya yang bisa dan mengerti bahasa arab (fushah), diadakanlah ceramah Islam yang memakai bahasa Inggris dan Urdu ataupun Hindi sebelum waktu khotbah dan salat Jum'at tiba.  Ini dilakukan agar apa yang akan disampaikan nanti pada waktu berkhotbah jum'at (yang harus berbahasa arab fushah) bisa diketahui dan dimengerti terlebih dahulu.
 
Sungguh-sungguh ana belum mengetahui masalah ini, sudikah ikhwan dan para asatidz dalam majlis Assunnah yang mulia ini memberikan keterangan jelas.
Sebelumnya ana ucapkan banyak terimakasih yang besar.
 
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
ahmad sibil ibn muhammad ibn muhammad ibn abdullah alkherid
(L: 1965) new york.


Do you Yahoo!?
Yahoo! Search presents - Jib Jab's 'Second Term'

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke