Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuhu
 
Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam pernah shalat menghadap ketempat
tidur dimana 'Aisyah radiyallahu anha tidur [1]   , terkadang beliau
memilih di dekat tiang yang terdapat didalam masjidnya[2], terkadang
beliau melintangkan hewan tungganganya dihadapan beliau,lalu shalat
menghadap hewan tsb [3], " Beliau juga pernah shalat menghadap kepohon
[4],Bila beliau shalat beliau menancapkan tombak didepannya, lalu shalat
menghadap tombak tersebut, sedang para sahabat bermakmum
dibelakangnya.[5]," Janganlah kamu shalat tanpa memasang sutrah dan
janganlah engkau  membiarkan seseorang lewat di hadapanmu, jika dia
memaksa terus lewat didepanmu, lawanlah   dia karena dia ditemani oleh
setan. (HR Ibnu Khuzaimah dalm shahihnya) 
 
   1 & 2. (saya katakan, Irvan)jadi walaupun dirumah,rasulullah tetap
bersutrah walaupun dengan tempat tidur 'Aisyah, jadi Hadits2 menyebutkan
rasulullah menggunakan sutrah dengan sesuatu yang tinggi, tidak
disebutkan rasulullah bersutrah dengan garis walaupun dimasjid beliau
memilih didekat tiang, kalau dirumah kita bisa menggunakan tembok, meja,
kursi, atau apa saja yang bisa dijadikan penghalang 
 
   "Bila seseorang diantara kamu shalat menghadapsesuatu yang dapat
menghalangi orang lain untuk lewat,kemudian bila ada orang melanggarnya,
hendaklah kamu tolak sejauh kemampuanmu sebanyak 2kali, jika dia
bersikeras' hendaklah kamu lawan orang itu karena orang seperti itu
syaitan. [6], Jika seseorang diantara kamu telah meletakkan tiang
setinggi pelana, shalatlah dengan tidak perlu menghiraukan orang yang
lewat disebelah tiang tersebut.[7], "Suatu ketika pernah anak kambing
melintas didepan beliau saat shalat, lalu beliau maju mendahuluinya
sampai perutnya menempel dinding [hingga anak kambing tersebut lewat
dibelakang beliau].[8], "Sekiranya orang yang lewat didepan orang yang
sedang shalat tahu betapa besar dosanya,ia lebih baik berdiri selama
40(tahun-pen.) didepan orang itu daripada melaluinya."[9]

        Foot Note
    [1]  HR. Bukhari, Muslim,Abu Ya'la
    [2]  HR Ahmad
    [3]  HR. Bukhari , Ahmad
    [4]  HR. Nasa'i , Ahmad
    [5]  HR Bukhari, Muslim, Ibnu Majah
    [6]  HR Bukhari Muslim dan Riwayat lain dari Ibnu Khuzaimah
    [7]  HR Muslim, Abu Dawud                   
    [8]  HR Ibnu Khuzaimah,Thabrani,dan Hakim. 
    [9]  HR Bukhari Muslim dan Riwayat lain dari Ibnu Khuzaimah

dinukil secara acak/bebas dari  TARJAMAH Kitab  Shifatu Shalaati
An-Nabiyyi Shalallahu 
 'Alaihi wa sallama min At-Takbiiri ilaa At-Tasliimi Ka-annaka 
 Taraaha,Muhammad Nashiruddin Al-Albani,Hal 94-98,Penerbit Media
Hidayah, untuk 
 lebih lengkapnya antum bisa lihat kitab tersebut.


3. Untuk itu melihat situasi yang diceritakan pak ibnu abdul Basir,
berarti sangat pentingnya seorang muslim itu untuk menuntut ilmu syar'I,
mengetahui persoalan2 agama, dan afwan  sesuai yang dicontohkan
Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bahwa sikap orang yang shalat
adalah pertama memasang sesuatu sebagai sutrahnya, lalu bila ada yang
ingin melewatinya diantara dia dengan sutrah hendaknya dia hentikan
orang tersebut,tetapi jangan hiraukan bila orang itu lewat didepan
sutrahnya, dan sikap orang yang lewat dia harus lewat didepan sutrah
tersebut bukan diantara sutrah dengan orang yang shalat, tetapi bila
orang tersebut tidak tahu maka dia termaafkan karena ketidaktahuannya
tetapi keharusan bagi yang tahu untuk memberitahukannya.


Wallahu a'lam 

 

 
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu
 
Irvan Dhani [1400H / 1980 M]
karawang KIIC



-----Original Message-----
From: Ibnu Abdul Basir [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, February 22, 2005 7:17 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [assunnah] Tentang Sutroh




Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Tentang sutroh ini saya ingin tanya,
1. Apakah kalau kita shalat pakai sajadah (yang batasnya jelas) apakah
masih harus memasang sutrah lagi ? 2. Bagaimana dengan karpet yang
banyak dipakai di masjid-masjid yang mempunyai garis yang jelas. Apakah
ini sudah bisa dianggap sutroh ? 3. Pada shalat jum'at kita sering
mendapati orang-orang yang datang lebih dulu memilih tempat didepan
pintu, sehingga mau-tak mau yang datang belakangan harus melewati
didepan mereka. Kalau mereka sedang shalat, maka akan menyusahkan yang
datang belakangan karena harus menunggu mereka selesai shalat agar kita
tidak lewat di depan orang yang shalat. Bagi yang tidak tahu atau tidak
sabar, sudah pasti akan lewat di depan orang yang sedang shalat. Siuapa
yang harus dipersalahkan ? yang shalat di depan pintu atau yang lewat
didepan orang yang shalat ? Wassalamu'alaikum warhmatullahi wabarakatuh
Ibnu Abdul Basir
(1948)


----- Original Message -----
From: "Irvan Dhani" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, February 22, 2005 1:19 PM
Subject: [assunnah] Tentang Sutroh

> Wa alaikumusalam   warohmatullah wabarokatuhu
>
> I. Hadits Tentang WAJIBnya memasang sutrah banyak, diantaranya
>
> 1. Bila beliau shalat beliau menancapkan tombak didepannya, lalu 
> shalat menghadap tombak tersebut, sedang para sahabat bermakmum 
> dibelakangnya. (HR. Bukhori,Muslim,Ibnu Majah)
>
> 2. " Janganlah kamu shalat tanpa memasang sutrah dan janganlah engkau 
> membiarkan seseorang lewat di hadapanmu, jika dia memaksa terus lewat
> didepanmu, lawanlah   dia karena dia ditemani oleh setan. (HR Ibnu
> Khuzaimah dalm shahihnya)
>
> 3. " Nabi Shalallahu 'alaihi wa salam berdiri shalat dekat sutrah yang

> jarak antara beliau dan pembatas didepanya 3 hasta.(HR Bukhari & 
> Ahmad)
>
> 4. " Beliau juga pernah shalat menghadap kepohon[1] dan terkadang 
> beliau menghadap ketempat tidur dimana aisyah tidur [2]
>
> Sutrah dalam shalat menjadi keharusan imam dan orang yang sendirian, 
> sekalipun dimasjid besar, demikianlah pendapat ibnu Hani' dalam kitab 
> Masa'il, dari Imam Ahmad. Ujarnya: "Pada suatu hari saya shalat tanpa 
> memasang sutrah didepan saya,padahal saya melakukan shalat didalam 
> masjid jami',Imam Ahmad melihat kejadian ini, lalu berkata kepada 
> saya: 'Pasanglah sesuatu sebagai sutrahmu!",aku menjadikan orang 
> sebagai sutrah.
>
> Komentar Saya (Muhammad Nashiruddin  Al-Albani): " Kejadian ini 
> merupakan isyarat dari Imam Ahmad bahwa orang yang shalat dimasjid 
> besar atau masjid kecil tetap berkewajiban memasang sutrah didepannya 
> ." pendapat inilah yang Benar, namun kebanyakan orang yang shalat 
> dimasjid2 atau yang lain disemua negeri mengabaikan hal ini,..
>
> II   YANG BISA MEMBATALKAN SHALAT
>
> "Shalat seseorang menjadi putus(batal) karena dilewati 
> perempuan(dewasa), keledai, dan anjing hitam bila dihadapannya tidak 
> diletakkan pembatas sejenis pelana. " Kata Abu DZAR : saya bertanya : 
> "Wahai Rasulullah apa bedanya anjing hitam dengan anjing warna lain? 
> "sabdanya : "Anjing Hitam adalah Syetan.(HR Muslim,Abu Dawud, Ibnu
> Khuzaimah)
>
> [1} HR Nasa'i dan Ahmad
> [2] HR Bukhari, Muslim,dan Abu Ya'la
>
> dinukil  dari  TARJAMAH Kitab  Shifatu Shalaati An-Nabiyyi Shalallahu 
> 'Alaihi wa sallama min At-Takbiiri ilaa At-Tasliimi Ka-annaka 
> Taraaha,Muhammad Nashiruddin Al-Albani ,Penerbit Media Hidayah, untuk 
> lebih lengkapnya antum bisa lihat kitab tersebut.
>
> Jadi  syarat sutrah itu tinggi ,Orangpun bisa dipasang sebagai Sutroh,

> dan juga tidak bisa memasang garis untuk menjadi sutrah.
>
> Wallahu a'lam
>
> Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu
>
> Irvan Dhani [1400H / 1980 M]
> karawang KIIC
>
>
> -----Original Message-----
> From: Miftah Jannah [mailto:[EMAIL PROTECTED]
>
> assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh
> ada seseorang sholat sunnah dengan memakai sutroh (kebetulan sutrohnya

> adalah tas yang bisa berdiri dan berukuran kira-kira setengah meter). 
> ketika  dia masih sholat ternyata sutroh itu disingkirkan oleh orang 
> lain namun orang lain itu tetap berdiri di depannya untuk melaksanakan

> sholat juga.
> pertanyaannya:
>
> 1 apakah sholat orang itu sah? ataukah harus diulangi lagi?
> 2 apakah orang yang menyingkirkan sutroh tersebut bisa berfungsi 
> sebagai sutroh baru bagi orang tsb setelah dia menyingkirkan sutroh 
> yang dipakai untuk sholat tadi?
>
> mohon bantuan untuk menjawabnya, jazakumullah khairan 
> wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/WwRTUD/SOnJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke