Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu
    Alhamdulillah dan semoga shalawat serta salam tetap atas Nabi dan 
seluruh pengikutnya.
    Ada beberapa hal yang tidak saya mengerti dari nasihat akh Mirza 
(Abu Iqbal) terutama yang untuk akh Krishna. Saya tak hendak mengurusi 
ada apa dengan Babussalam itu karena saya tak tahu sama sekali. Yang 
saya dambakan adalah setiap muslim  (khususnya saya) agar teliti dalam 
berkata atau beramal terutama jika itu berkenaan dengan diennya.
   1. Yang dihadapi oleh akh Krishna adalah waqi' (jika e-mailnya 
benar) yaitu bahwa Pimpinan atau mantu pimpinan ponpes yang diisukan 
tasyayyu' kadang diminta menjadi imam di masjid tempatnya. Tentu hal 
ini menjadi musykilat bagi akh krisna karena banyak ustadz bilang 
rafidhah itu bahkan tidak masuk ke dalam 72 golongan kaum muslimin 
yang terancam neraka dalam hadits tentang tafarruq. Jadi, menurut 
hemat saya, persoalan yang ditanyakan akh krishna sulit disebut 
sebagai "mengurusi dapur orang" jika kita mau berhusnudhon.
   2. Baru kali ini saya mendengar bahwa permasalahan yang pernah 
menimpa kalangan salafiyyin (di indonesia dewasa ini) disebut sebagai 
permasalahan "tuding-menuding" meskipun diberi tanda kutip. Yang saya 
tahu, permasalahan antar ustadz tidaklah bisa disederhanakan seperti 
itu. Biasanya yang diurus adalah materi "tudingannya" atau cara 
"menudingnya" yang tidak meperhatikan adab islam dan pertimbangan  
manfaat/mudharat.
    Terakhir, saya senang sekali melihat pemuda yang punya ghirah 
tinggi terhadap agamanya (yang ingin menyelamatkan dirinya, 
keluarganya dan masyarakatnya dari api neraka) dan mengamalkan wasiat 
syaikhul islam Imam Muhammad bin Abdul Wahhab untuk mengenal Allah, 
mengenal Rasul-Nya dan mengenal (perincian) dien ini berikut 
dalil-dalilnya. Saya berharap saya termasuk pemuda yang demikian, 
tidak hanya dulu tapi juga sekarang dan di masa mendatang. Amin
    Nas'alullaha t taufiiq.

Wassalamualaikum warahamatullahi wabarakatuhu
Yusny Muzakki


--- In [email protected], "Mirza" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakutuhu
> Perkenankanlah ana menasihati akhiy (Krishna dan Zico) sekalian dan 
diri ana
> sendiri, karena kebetulan domisili ana juga di Bandung : sibukanlah 
diri
> kita dengan ilmu. Ambillah kebaikan dan kebenaran hanya pada manhaj 
salaf.
> Jangan kita menyibukkan diri dengan "dapur orang" sebelum tegak 
hujjah atas
> mereka. Dan hujjah ini haruslah datang dari ahlu 'ilmi, bukan dari
> persangkaan begini dan begitu. Jika kita ragu, bukankah lebih baik 
jika kita
> memantapkan saja aqidah kita pada manhaj salaf ? Gigitlah dengan 
geraham
> kita, seperti wasiat Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam.. Afwan,
> punten pisan jika nasihat ini mungkin terasa pahit, dan ana sangat 
menyadari
> ghiroh antum semua -karena ana pernah mengalami masa-masa seperti 
antum-
> tapi dengan berat hati ana mesti sampaikan, sebelum perkara
> "tuding-menuding" ini meluas, seperti yang (pernah) menimpa kalangan
> salafiyyin sendiri. Wallahu'alam.
> 
> Abu Iqbal (Bandung)
> L.1965
> 
> 
> ----- Original Message -----
> From: "zico hasan bin nasri" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Saturday, February 26, 2005 8:09 PM
> Subject: [assunnah] Re: Untuk Ikhwah Bandung!
> > assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
> > Mengenai pesantren Babussalam, memang cukup dikenal di Bandung. 
Para
> > mahasiswa Unisba yg akan lulus diwajibkan nyantri disini selama
> > sebulan sebagai syarat kelulusan. Pesantren ini -sebagaimana yg 
antum
> > dengar- memang nyampur pemahannya dengan syi'ah dan sufi.... hanya
> > saja sedalam apa syi'ahnya -dan ini dalam rangka menghukumi 
perkara2
> > tentang muamalah dengan mereka- saya tidak tahu, apakah mereka 
cuma
> > campur pemahaman, pengagum atau penganjur syi'ah-saya dengar ini 
yg
> > lebih tepat- saya tidak berani menetapkan.
> >
> >
> > > Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
> > >
> > > Ikhwah sekalian, terutama untuk ikhwan/akhwat yang sudah lama
> > mengenal
> > > manhaj salaf di bandung juga berdomisii di bandung.
> > > ada yang mau ana tanyakan tentang sebuah pesantren di bandung 
yang
> > > bernama
> > > "BABUSSALAM" yang lokasinya disekitar dago atas, pimpinan 
Mokhtar
> > Adam.
> > > Bagaimana  manhaj mereka?
> > > Karena hari ini ana dengar dari seorang ikhwan, bahwa pimpinan
> > pesantren
> > > tsb mempunyai atau pemahamannya bercampur dengan pemahaman 
Syi'ah!
> > > Benarkah pernyataan ini, mohon pencerahannya....
> > > Soalnya Mokhtar Adam dan juga Salah seorang mantunya(atau 
anaknya
> > ana
> > > lupa)
> > > Mengisi dimasjid ana untuk pengajian ibu2, yang kadang2 pimpinan
> > > pesantren ini jadi imam sholat....
> > > Juga mau Tanya sahkah sholat kita jika diimami oleh seorang 
syi'ah?
> > > Jazaakallahukhairan
> > >
> > > Wasalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
> > >
> > > Krishna
> > > (I,1978 m)








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/WwRTUD/SOnJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke