wa'alaykumussalaam wa rahmatullahi wa barakatuh,

Bismillaahirrahmaanirrahiim...

Dalil yang ada sudah cukup jelas, insya Allah. Bahwa pada saat 
seseorang akan pergi berjihad sementara isterinya akan pergi haji 
maka Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam bersabda: "Pergilah dan 
berhajilah bersama isterimu." (Muttafaq 'alayh).

Hal itu menunjukkan lebih wajibnya bagi seorang laki-laki pergi 
menemani isterinya berhaji daripada pergi berjihad, dan (hal itu) 
menjadi dalil haramnya safar bagi seorang wanita tanpa mahrom. 
wallahua'lam.

Adapun untuk menuntut ilmu, maka ada beberapa hal yang harus 
diperhatikan. Berikut adalah kesimpulan yang ana ambil dari yang 
pernah dibahas di milis ini, insya Allah:
- ilmu selain yang syar'i hukumnya fardlu kifayyah, contoh ilmu 
kedokteran, keteknikan, dan ilmu lain selain ilmu tentang agama 
islam. bila seseorang telah mempelajarinya, maka gugur kewajibannya 
bagi yang lain apalagi bagi wanita bila ia harus safar.
- Ilmu syar'i, hukumnya fardlu 'ain, wajib bagi setiap muslim, 
contoh: aqidah, fiqih, dan ilmu lainnya tentang agama islam. bila 
seorang wanita harus safar untuk mempelajarinya, maka ada perbedaan 
pendapat. yang membolehkannya memberikan syarat bagi wanita itu bahwa 
ia harus dalam keadaan aman. maksudnya tinggal di tempat yang aman 
dari fitnah dan maksiat, berhijab setiap keluar rumah, tidak memakai 
wangi-wangian, tidak ada perbauran antara laki2 dan perempuan, dan 
menjaga diri dari fitnah dan maksiat.

tentang yang anti tanyakan (bagaimana dengan istri yg sering 
ditinggal pergi suaminya di suatu daerah sedangkan di daerah itu si 
istri tdk memiliki keluarga seorangpun, dlm hal ini suami sering 
tugas keluar daerah misalnya hampir satu bulan?)

bukankah isterinya tinggal di rumahnya? walaupun dia tinggal 
sendirian, maka itu tidak termasuk safar, insya Allah. dan cukuplah 
firman Allah berikut baginya: "Sebab itu maka wanita yang sholeh, 
ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya 
tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara mereka." (An Nisaa : 34)

dan Sabda Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam, "Apakah kalian 
mau saya beritahu tentang simpanan seseorang yang paling berharga? 
Yaitu wanita shaliha yang (suaminya) menjadi bahagia bila 
memandangnya, bila diperintah segera dipenuhi, dan bila suaminya 
tidak ada dia menjaga kehormatannya." (Riwayat Ahmad)

wallahua'lam bis showab.
-mohon dikoreksi-


PERHATIAN
kepada ikhwan dan akhwat yang bertanya ke milis ini, mohon berhati2 
dengan jawaban2 yang masuk lewat japri (jalur pribadi), bukan ke 
milis.

karena seperti kita tahu bahwa tidak semua anggota milis ini faham 
manhaj salaf yang seharusnya dalam memberi jawaban berdasarkan dalil2 
yang shahih. tidak sedikit yang menjawab pertanyaan2 yang ada dengan 
seenaknya, menurut hawa nafsunya saja. wallahua'lam. (mungkin juga 
termasuk ana, wallahulmusta'an).

karenanya ikhwah fillah, mohon jawaban yang perlu diketahui ummat 
(seperti kata Ustadz Irfan-semoga Alloh menambah ilmunya-) dikirim 
lewat milis saja (kecuali bila penanya minta dikirim lewat japri atau 
bila jawabannya sudah sering dibahas, seperti dalam bentuk artikel) 
supaya bisa dikoreksi bila ada yang salah dan tidak menimbulkan 
kerancuan bila "yang satu ngomong ini, yang satu ngomong itu." jangan 
takut dikoreksi (baca: dinasehati), bukankah agama itu nasehat...

setuju kan? 

semoga Allah memberikan manfaat atas ilmu yang telah kita pelajari 
dan semoga Allah memberikan ilmu yang bermanfaat untuk kita pelajari 
dan menambahkannya.

wassalaamu'alaykum wa rahmatullahi wa barakatuhu,
lu`lu`an, 1981
-yang pertanyaannya pernah dijawab oleh seorang hizbut tahrir dan 
seorang yang mengaku2 salafi lewat japri, wallahulmusta'an-



--- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote:
> 
> Assalamu'alikum  Warahmatullahi Wabarakatuh.
> 
> 
> Maaf  Siti yg awam ini mau bertanya dan minta penjelasan , 
> 
> 1.  Apakah seorang wanita yg indekos baik karena bekerja atau 
menuntut 
> ilmu di daerah 
> 
>      lainnya (Propinsi) termasuk kedalam safar ? 
> 
> 2.  Dan bagaimana pula dengan istri yg sering ditinggal pergi 
suaminya 
> disuatu daerah sedangkan didaerah itu siistri tdk memiliki keluarga 
> seorangpun
>       (dlm Hal ini suami sering tugas keluar daerah misalnya hampir 
satu 
> bulan)?
> 
> Mohon maaf jika pertanyaanini tidak berkenan dihati, dan terima 
kasih bagi 
> saudara seiman yg telah meluangkan waktunya
> 
> untuk menjawab pertanyaan Siti ini, Semoga Allah membalas kebaikan 
> saudara, Amiin Ya Rabbal Alamiin.
> 
> Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
> 
> Siti








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/hjtSRD/3MnJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke