Wa 'alaikum salam warahmatullah
Alhamdulillah wassholatu wassalamu 'ala rasulillah wa 'ala aalihi washohbihi waman waalaahu. Wa ba'du;
Ana menemukan pertanyaan akhi yang nampaknya belum terjawab padahal penting utk diketahui ummat. Ana telah berkomitmen jika ada pertanyaan -yang bisa & sempat dijawab- dan belum terjawab maka ana akan usahakan menjawab semampunya.
Ana katakan -wabillahit taufiq-: Ibnul Qayyim al-Jauziyah dlm kitabnya "Madarijus Salikin" mengutip perkataan syaikhul Islam Ibnu Taimiyah yg mengartikan zuhud adalah meninggalkan hal2 yg tidak bermanfaat utk (kepentingan) akhirat. Zuhud di dunia bukan berarti dengan cara meninggalkan kehidupan dunia sama sekali (seperti dilakukan kaum rahib2/pendeta2!!), atau mengharamkan hal2 yg dihalalkan oleh syariat atau menjauhi harta benda secara mutlak. Hakikat zuhud ialah antum lebih mempercayai apa yg ada di tangan Allah daripada yang ada di tangan manusia. Lihat kitab "Tazkiyatun Nufus" oleh Dr. Ahmad Farid. Oleh karena itu, Ibnu Qudamah al-Maqdisi (seorang ulama Salaf) meletakkan bab Zuhud di Dunia sebelum bab Tawakkal kpd Allah dlm kitabnya "Mukhtashar Minhaj al-Qashidin".
Membahas masalah zuhud cukup panjang utk diuraikan di milis ini. Mulai dalil2 ttg keutamaan zuhud di dunia, macam2 & tingkatan zuhud, termasuk tokoh2 ulama Ahlus Sunnah yg terkenal akan kezuhudannya. Syaikh Salim al-Hilaly hafizhahullah memberi pengantar yg sangat bagus dalam kitabnya "Bahjatun Nazhirin syarh Riyadhus Shalihin" ketika mensyarah kitab Riyadhus Shalihin bab zuhud di dunia.
Tanbih (Peringatan)
Ada hadits terkenal yg ada di Hadits Arba'in an-Nawawy ttg keutamaan zuhud yg berbunyi: "Izhad fid dunya yuhibbakallahu wa izhad fi maa 'indan naas yuhibbaka an-naasu"
���� �� ������ ���� ���� ����� ���� ��� ����� ���� �����
(Artinya: "Bersikap zuhud-lah di dunia, niscaya kamu akan dicintai Allah. Dan bersikap zuhud-lah terhadap apa2 yg dimiliki oleh manusia, niscaya kamu akan dicintai manusia").
Hadits ini dhaif! sebagaimana dijelaskan dlm kitab "Shahih kitab al-Adzkar wa Dha'ifuhu" oleh Syaikh Salim bin 'Ied Hilaly hafizhahullah. Lihat juga kitab "Iiqazhul Himam al-Muntaqa min Jami'ul 'Ulum wal Hikam lil-Hafizh Ibnu Rajab al-Hanbali" dan "Bahjatun Nazhirin syarh Riyadhus Shalihin" oleh pengarang yang sama.
Sebuah Nasihat
Kepada ikhwah fillah, ana nasihatkan agar mencantumkan kata2 "yang artinya:" pada ayat2 Al-Qur'an maupun hadits2 yg dinukil, jika antum tidak mencantumkan bunyi aslinya yang berbahasa Arab. Ini dalam rangka memenuhi kaidah ilmiyah dalam berdalil.
Ana juga masih menjumpai singkatan2 seperti SAW, SWT, RA, WR.WB., dll. Padahal, sudah banyak nasihat para Ulama Salaf ttg tidak bolehnya penyingkatan ini. Dan di milis ini-pun sudah ada yg membahasnya. Wallahu waliyyut taufiq.
[EMAIL PROTECTED] wrote:
Assalamualaykum.....
Saya minta tolong dijelaskan arti "zuhud". Saya baru belajar dan sering
menemukan kata tersebut di beberapa buku.
Terima kasih<
------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
Children International
Would you give Hope to a Child in need?
� Click Here to meet a Girl
And Give Her Hope� Click Here to meet a Boy
And Change His Life
Learn More
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/assunnah/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
