Wa 'alaikumus salam warahmatullah wabarakatuh
Alhamdulillah wassholatu wassalamu 'ala rasulillah wa 'ala aalihi washohbihi waman waalahu. Wa ba'du;
Ya ukhti... baarakallahu fiik. Untuk apa ukhti berdoa dengan menggunakan hadits2 dhaif? Sementara hadits2 shahih sangat2 banyak yg bisa diamalkan. Ana nasihatkan agar memakai doa2 ma'tsurat, yakni doa2 yang berasal dari al-Qur'an, hadits2 shahih, atau dari para Salafus Shalih ridhwanullah 'alaihim ajma'in karena merekalah generasi terbaik dari ummat ini. Daripada repot2 berdoa dengan rekaan sendiri yg blm tentu benar dari segi nahwu-sharafnya (grammar structure-nya). Wallahul musta'an. Silakan ukhti baca kitab -misalnya-: "Doa dan Wirid" oleh Ust. Yazid Jawwas; "Hisnul Muslim" & "Ad-Du'a wal 'Ilaaj bir Ruqa" oleh Syaikh Sa'id bin Wahf al-Qahthani; "Shahih wa Dha'if al-Adzkar lil Imam An-Nawawi" oleh Syaikh Salim bin Ied al-Hilaly dan masih banyak lagi...

ummrizqinRosinah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Assalamualaykum warahtullahi wabarakatuh


Apakah hukumnya berdo'a menggunakan hadith daif? adakah ini dilarang
sama sekali?

dan , kalo orang yang ngerti bahasa arab, dan diucapkan do'a dalam
bahasa arab, tapi do'a itu adalah do'a rekaannya sendiri, bukan
daripada sunnah , ataupun dari ma'tsurat . gimana hukumnya? mohon
pencerahannya.


barakallahu feek

wassalamualaykum

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke