Wa 'alaikumus salam warahmatullah wabarakatuh
Alhamdulillah wassholatu wassalamu 'ala rasulillah wa 'ala aalihi washohbihi ajma'in waman tabi'ahum bi-ihsan ila yaumid din. Amma ba'du;
Ana coba jawab pertanyaan antum yg amat penting utk diketahui ikhwah fillah, karena ini menyangkut manhaj Ahlus Sunnah wal Jamaah.
1 bolehkah mengirim bacaan AL-quran (pahala)untuk manyit dengan berdalih bolehnya menghajikan orang mati?
JAWAB:

Ini adalah bid�ah! Lihat kitab �Ilmu Ushulil Bid�ah� oleh Syaikh Ali Hasan al-Atsari dan �Al-Bida� wan Nahyu �anha�. Mengqiyaskan dengan bolehnya menghajikan orang mati adalah bathil. Dalam istilah Ushul Fiqh : �al-Qiyas ma�al faariq� (mengqiyas sesuatu dengan perkara yang berbeda/bertentangan).

2 bagaimana hukum meriwayatkan hadist dari kelompok mubtadi'(rafidah dll)
JAWAB:

Jangankan meriwayatkan hadits, duduk-duduk atau bergaul dengan kelompok mubtadi� (ahlul bid�ah) saja tidak boleh! Lihat kitab �Al-I�tisham� oleh Imam Asy-Syatibi, "Syarhu Ushul I'tiqad Ahlis Sunnah wal Jama'ah" oleh Imam Al-Laalikaa-i, �Syarhus Sunnah� oleh Imam Al-Barbahari, �Aqidatus Salaf Ashabul Hadits� oleh Imam Abu Utsman As-Shabuni, masih banyak lagi.

Demikian jawaban ana, semoga bermanfaat.

alfida200 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


assalamualaikum wr.wb

segala puji bagi AllAH .saya ada sedikit kemuskilan tentang
1 bolehkah mengirim bacaan AL-quran (pahala)untuk manyit
dengan berdalih bolehnya menghajikan orang mati?
2 bagaimana hukum meriwayatkan hadist dari kelompok mubtadi'(rafidah
dll)
demikian saja ats jawabannya ana ucapkan jazakallah khairul
jazaaa...'

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke