|
Hadist tentang Abu
Bakar yang Isbal tidak bisa dijadikan hujjah bolehnya isbal
dengan tidak sombong, karena:
Abu Bakar rodlialloohu 'anhu tidak sengaja melabuhkan kainnya. Ibnu hajar Al-�Asqalani berkata: �Sabda beliau Shollalloohu 'alaihi wasallam: (Nabi kepada Abu Bakar-red) �Engkau bukanlah orang yang melakukannya dengan sombong�, pada riwayat Zaid bin Aslam; �Engkau bukanlah termasuk mereka�, sabda beliau tersebut menunjukkan bahwa tidak mengapa orang yang pakaiannya melorot (sehingga terjurai sampai ke bawah mata kaki-red) dengan tanpa sengaja sama sekali.� (Fathul Bari X/255) Syaikh Al-Albani rahimahullah berkata: �Mereka (yang isbal dengan alasan tidak sombong-red) lupa bahwa antara mereka dan Abu Bakar rodlialloohu 'anhu sangat jauh berbeda, karena sesungguhnya beliau tidak menyengaja isbal, berdasarkan pengakuan beliau sendiri: �Sesungguhnya salah satu sisi sarungku melorot, sedangkan mereka sengaja melabuhkannya (isbal). Mereka tidak tahu atau pura-pura tidak tahu terhadap sifat sarung Rasulullah shollalloohu 'alaihi wasallam (yaitu pertengahan betis-red)��(Mukhtashar Syamail Muhammadiyah, hal: 10) Syaikh Bin Baz rahimahullah berkata: �Maksud (ucapan) beliau (terhadap Abu Bakar) adalah bahwa orang yang menjaga pakaiannya apabila melorot lalu menaikannya, dia tidak termasuk orang yang melabuhkan pakaian secara sombong, karena dia tidak melakukan hal itu dengan sengaja. Tetapi hanyalah sarung itu terkadang melorot lalu dia menaikkannya. Tidak diragukan bahwa ini dimaafkan (karena tidak sengaja)�� (Al-Isbal Li Ghairi Khuyala�: 23) Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin berkata: �Adapun orang yang berhujjah dengan hadits Abu Bakar� Maka Kami katakan kepadanya: �Tidak ada yang dapat dijadikan hujjah dalam hadits itu untuk mendukung pendapat Anda. Berdasarkan dua sisi. Pertama: Bahwa Abu Bakar t berkata: �Sesungguhnya salah satu sisi pakaianku melorot kecuali jika aku menjaganya, sehingga beliau tidak melabuhkan pakaiannya secara sombong (dan tidak sengaja), tetapi pakaiannya itu melorot dan beliau tetap menjaganya. Sedangkan orang-orang yang melakukan isbal dan menyangka tidak berniat sombong (dan) mereka melonggarkan (mengisbal) dengan sengaja, maka kami katakan kepada mereka: �Jika kamu sengaja menurunkan pakaianmu di bawah mata kaki {tidak} dengan niat sombong, maka kamu hanya akan disiksa pada pakaian yang turun. Tetapi jika kamu melabuhkan pakaianmu secara sombong, maka kamu akan disiksa dengan siksaan yang lebih besar dari itu, yaitu Allah tidak mau berbicara dengan kamu dan tidak mau melihat kamu pada hari kiamat kelak dan Dia tidak akan membersihkanmu (dari dosa), bahkan kamu mendapatkan siksa yang pedih�. Kedua : Bahwa Abu Bakar t mendapatkan rekomendasi dari Nabi r, dan Nabi r
memberikan persaksian untuk beliau bahwa beliau bukanlah orang yang melakukannya
dengan sombong. Maka apakah ada seorangpun dari mereka (orang-orang yang
melabuhkan pakaian melewati mata kaki/isbal) mendapatkan rekomendasi dan
persaksian�? Tetapi memang setan membuka bagi sebagian manusia untuk mengikuti
nash-nash Al-Kitab dan Sunnah yang mutasyabihat (samar makna dan maksudnya),
agar bisa menghalalkan untuk mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah-lah
yang memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki menuju jalan yang lurus.
Kami mohon petunjuk kepada Allah Ta�ala bagi kami dan mereka.� (Lihat Fatawa
Hammah)
Walloohu a'lam
Dari berbagai sumber
abu 'Abdul 'Aziz
----- Original Message ----- From: [EMAIL PROTECTED] To: [email protected] Sent: Wednesday, March 23, 2005 1:06 PM Subject: [assunnah] Tanya : Masalah Isbal Assalammu'alaikum Wr Wb. Ada yang memberi tahu tentang Isbal, bahwa afwan ana lupa sahabat yang dia sebutkan antara Ummar/Abubakar ra, bahwa beliau pernah memanjangkan kain di bawah mata kaki dan Rasulullah SAW tidak menegurnya lantaran tidak di karenakan sombong, sepengetahuan ana hadist tentang Isbal ini adalah jelas dan keras sekali sehingga ana fikir gak mungkin itu di lakukan oleh para sahbat Rasulullah. Mohon pencerahan ya!!!!. Jazakallah khair. Abu Abdillah ------------------------------------------------------------------------ Website Islam pilihan anda. http://www.assunnah.or.id http://www.almanhaj.or.id Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu Berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] ------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links
|
- Re: [assunnah] Tanya : Masalah I... Abu 'Abdul 'Aziz
- [assunnah] Tanya : Masalah ... Dany
- Re: [assunnah] Tanya : ... purnomo ibnu sunar bin muhadi al-wonogiri
