Gambaran Pengajaran Seorang `Alim terhadap Keluarga Mereka

Oleh :
Ummu Ishaq Zulfa Husein Al-Atsariyyah

Para pendahulu kita yang shalih (salafunash shalih) sangat 
mementingkan pendidikan agama bagi keluarga mereka. Di samping mereka 
berdakwah kepada umat di luar rumah, mereka juga tidak melupakan 
orang-orang yang berada dalam rumah mereka (keluarga). Tidak seperti 
kebanyakan manusia pada hari ini yang sibuk dengan urusan mereka di 
luar rumah sehingga melalaikan pendidikan istrinya. 

Bahkan sangat disayangkan hal ini juga menimpa keluarga da`i. Ia 
sibuk berdakwah kepada masyarakatnya sementara istrinya di rumah 
tidak mengerti tata cara shalat yang diajarkan oleh Nabi, tidak tahu 
cara menghilangkan najis, dan sebagainya. Yang lebih parah, istri 
atau anaknya tidak mengerti tentang tauhid dan syirik. Bandingkan 
dengan apa yang ada pada salaf!

Lihatlah keluarga Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-`Asqalani. Beliau demikian 
bersemangat menyebarkan ilmu di tengah keluarganya dan kerabatnya 
sebagaimana semangatnya menyampaikan ilmu kepada orang lain. 
Kesibukan beliau dalam dakwah di luar rumah dan dalam menulis ilmu 
tidaklah melalaikan beliau untuk memberi taklim kepada keluarganya. 
Dari hasil pendidikan ini lahirlah dari keluarga beliau orang-orang 
yang terkenal dalam ilmu khususnya ilmu hadits, seperti: saudara 
perempuannya Sittir Rakb bintu `Ali bin Muhammad bin Muhammad bin 
Hajar Al-'Asqalani, istrinya Uns bintu Al-Qadhi Karimuddin Abdul 
Karim bin `Abdil `Aziz, putrinya Zain Khatun, Farhah, 
Fathimah, `Aliyah, dan Rabi`ah. (Inayatun Nisa bil Haditsin Nabawi, 
hal. 126-127)

Lihat pula bagaimana Sa'id Ibnul Musayyab membesarkan dan mengasuh 
putrinya dalam buaian ilmu hingga ketika menikah suaminya mengatakan 
ia mendapati istrinya adalah orang yang paling hapal dengan 
kitabullah, paling mengilmuinya, dan paling tahu tentang hak suami. 
(Al-Hilyah, 2/167-168, As-Siyar, 4/233-234)

Demikian pula kisah keilmuan putri Al-Imam Malik. Dengan bimbingan 
ayahnya, ia dapat menghapal Al-Muwaththa' karya sang Imam. Bila ada 
murid Al-Imam Malik membacakan Al-Muwaththa' di hadapan beliau, 
putrinya berdiri di belakang pintu mendengarkan bacaan tersebut. 
Hingga ketika ada kekeliruan dalam bacaan ia memberi isyarat kepada 
ayahnya dengan mengetuk pintu. Maka ayahnya (Al-Imam Malik) pun 
berkata kepada si pembaca: "Ulangi bacaanmu karena ada kekeliruan". 
(Inayatun Nisa', hal. 121) 

Perhatian pendahulu kita rahimahumullah terhadap pendidikan 
keluarganya ternyata juga kita dapatkan dari ulama yang hidup di 
zaman kita ini, seperti Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi`i 
rahimahullah. Dalam sehari beliau menyempatkan waktu untuk mengajari 
anak istrinya tentang perkara-perkara agama yang mereka butuhkan, 
hingga mereka mapan dalam ilmu dan dapat memberi faedah kepada 
saudara mereka sesama muslimah dalam majelis yang mereka adakan atau 
dari karya tulis yang mereka hasilkan. Demikian kisah ulama kita 
dengan keluarganya, lalu di mana tempat kita bila dibanding dengan 
mereka? 

Wallahu ta`ala a`lam bish-shawab.

[sumber : "Bersamamu Dalam Naungan Ilmu" oleh Ummu Ishaq Zulfa Husein 
Al-Atsariyyah. Asysyariah.com]









------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Would you Help a Child in need?
It is easier than you think.
Click Here to meet a Child you can help.
http://us.click.yahoo.com/0Z9NuA/I_qJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke