السلام عليكم ورحمةالله وبركته

Akhiena fieLLAH Moh Yusuf,perihal utang piutang ini,riba haram dlm
Islam sudah berjalan 1425tahun dan sangatlah peka dlm ilmu syari'ie
Islam pembahasannya. Belum ada satu ulama pun berani mengatakan riba
itu halal dlm bentuk apapun,kalau pun ada ana tidak tahu apa itu
akibatnya, hanya lah ALLAH TA'ALA yg tahu.

Ana pribadi alhamdulillah berusaha menghindari ,dan baru saat ini
habis bersih tidak mempunyai utang dgn bank , alhamdulillah dulu tidak
jadi ambil kredit rumah ,tak apalah rumah tetap sewa tapi halal tiap
bulan bayar contant ,bayangkan kalau rumah dulu ana kredit sampai saat
ini dari bank trus ana meninggal dunia , rumah tidak ana bawa kekubur
, tapi hutang itu terbawa kekubur bersama dosa2ku, kalau yg hidup
tidak sanggup membayarnya??? apa jadinya , audhzubillahie mindhalik.
Selama masih bisa hidup makan dan anak2 sekolah yg halal tanpa hutang
,jangan cari perkara hutang ,karena hutang akan enta bawa kekubur
kelak kemudian hari.

Lain syakartoum Laa zayidanakoum , ingatlah firman ALLAH TA'ALA.

Hadits2 dan fiqih menerangkan panjang lebar mengenainya, tapi hampir
tak seorangpun luput dari bencana itu ,nasehat yg bisa ana berikan
bacalah baik2 kitab hadits dan fiqih dan ambillah jalan keluar sendiri
sedapat mungkin utk tetap dlm  manhaj yg lurus.

Wassalam wr wb.
Bani Murro

On 4/18/05, mohd_yusoft <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> 
> Assalamu'alaikum.
> 
> Di negara ana ada sebuah bank Islam, dikatakan menjalankan 
perniagaan mereka berlandaskan Islam seratus peratus. Apa yang 
menimbulkan tandatanya ana ialah: "Jika kita meminjam wang 
sekian...sekian kita terpaksa bayar lebih dari jumlah yang kita 
pinjamkan itu dengan kadar 2.80% atau 3.00% atau 3.50% bergantung 
berapa tahun lamanya pinjaman yang kita buat itu."
> 
> Saya pernah bertanya kepada kakitangan yang bertugas di kaunter 
bank tersebut, bukankah bayaran atau kadar 2.80% atau 3.50% yang 
dikenakan ke atas peminjam itu RIBA ? Kakitangan yang bertugas itu 
menjawab: "itu bukan RIBA, tetapi itu adalah kadar KEUNTUNGAN yang 
dikenakan ke atas peminjam."
> 
> Di sini ana jadi keliru, setahu ana dalam Islam "Setiap orang atau 
institusi kewangan memberi pinjam kepada seseorang dengan harapan 
untuk mendapat untung, itu RIBA namanya."
> 
> Dalam masaalah ini ana amat berharap adakah kadar peratus yang 
dikenakan keatas peminjam oleh Bank Islam tersebut dikira RIBA atau 
apa ?
> 
> Harap mendapat penjelasan dari sesiapa yang arif tentang masaalah ini.
> 
> Sekian.
> 
> Jazakallahu Khairan.


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Would you Help a Child in need?
It is easier than you think.
Click Here to meet a Child you can help.
http://us.click.yahoo.com/0Z9NuA/I_qJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke