Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu
Ana dulu punya hobi sama dengan antum, tetapi sudah empat tahun ini alhamdulillah tidak tertarik lagi, padahal terus terang yang namanya niat tidak pernah
terikrarkan. Mengapa bisa demikian ana sendiri nggak tahu penyebabnya secara pasti.
Boleh jadi karena pengaruh dzikir. Pembimbing haji waktu itu yang menyuruh kami selalu istighfar di setiap waktu sambil mengingat dosa-dosa yang pernah kita buat dan menyesalinya. Disuruh melakukan kapan saja: jalan kaki, duduk, naik bus, naik pesawat, dll nggak usah dihitung apalagi pakai tasbih, katanya, disamping memohon ampunan Allah juga supaya nggak tersesat, hajinya lancar nggak ada halangan, dst.dst. Dan alhamdulillah memang benar; dan kebiasaan tersebut tetap melekat sampai sekarang. Dan boleh jadi kebiasaan ini yang menghilangkan kebiasaan dengerin lagu/musik.Wallahu a'lam bis shawab.
 
Antum juga bisa membiasakan dzikir ini, dikutip dari "Seleksi Hadits-Hadits Shahih Tentang Targhib dan Tarhib" Al Imam Al-Mundziri :

Dari Abu Dzar radhiyaallahu 'anhu bahwa Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda: �Barangsiapa membaca setelah shalat shubuh seraya melipat kedua kakinya sebelum berbicara: Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa �alaa kulli syai-in qadiir

[Artinya: Tiada Ilah kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan bagi-Nya segala pujian, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu] 10 kali maka Allah menulis baginya sepuluh kebaikan dan menghapuskan darinya sepuluh keburukan, dan mengangkat baginya sepuluh derajat, dan sepenuh harinya itu ia berada di da-lam perlindungan dari setiap hal yang tidak disukai dan dipeliha-ra dari syetan, dan tidak sepatutnya dikenakan (dicatat) dosanya pada hari itu kecuali (dosa) kemusyrikan kepada Allah� [(Diriwayatkan oleh Turmudzi, lafazh ini baginya dan ia berkata: hadits hasan gharib shahih, dan Nasa�i dengan tambahan �biyadihil khair� � di tangan-Nya segala kebaikan). Al Hafizh Ibnu Hajar berkata, hadits ini terdapat di dalam Shahihain dan Al-Muwaththa� dari hadits Abu Hurairah tetapi tanpa menyebutkan shalat shubuh atau tambahan yang terdapat di dalam dzikir. Jilid 1 hal. 256-257 ]

Atau :

Dari Abu Hurairah radhiyaallahu 'anhu, bahwa Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda: �Barangsiapa mengucapkan:  Laailaaha illallahu wahdahu laasyariikalahu, lahul mulku walahul hamdu wahuwa �alaa kulli syai-in qadiir dalam sehari 100 kali, maka kalimat itu baginya setimpal dengan pahala memerdekakan sepuluh budak, dan dituliskan baginya 100 kebaikan, dan dihapus baginya 100 keburukan, dan baginya perlindungan dari syetan pada hari itu dari pagi hingga sore, dan tidak ada orang yang dapat membawa sesuatu yang lebih utama dari apa yang dibawanya kecuali orang yang beramal lebih banyak darinya�. (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Menurut Al-Albani hadits ini shahih. Jild 1 hal. 351-352)

 

Mudah-mudahan kalau diamalkan dengan menghadirkan hati dan ikhlas, salah satu keburukan yang dihapus Allah dari antum adalah hobi antum dalam mendengarkan lagu/musik.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu.

Ngudihadi Ibnu Abdul Basir [57 th]

 

 
 
> On 4/29/05, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> Assalammu'alaikum,
>>
>> Ana masih susah sekali meninggalkan lagu.. mungkin karna sudah terlalu banyak syair lagu yang ada di kepala ana... mungkin di antara ikhwan/Akhwat yang punya tips ampuh untuk meninggalkan lagu.
>>
>> Wassalammu'alaikum,
>> Ikhsan.


------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke