Mungkin juga berguna buat yang lain.

Beberapa kiat membuka toko buku:

1. Hubungi distributor besar yang paling dekat dengan kota antum, semakin
dekat semakin murah biaya transport, semakin besar distributor tersebut
(biasanya) semakin besar diskon yang diberikan kepada kita. Istilah umumnya
mungkin...potong jalur distribusi. Beberapa penerbit mungkin masih menerima
"pemain baru" seperti antum dengan diskon yang berkisar 20%-40%. Tetapi
beberapa penerbit sudah terikat perjanjian dengan "authorized distributor"
jadi antum nggak bisa mengharapkan dapat diskon 50% jika beli langsung dari
penerbit.

2. Selalu buat bentuk transaksi yang "cash returnable" dengan distributor.
Maksudnya jika ada barang yang tidak laku bisa ditukar dengan barang lain
yang lebih laku dengan harga yang sama (sepanjang barang yang tidak laku
tersebut dalam kondisi baik). Biasanya ambil cash lebih besar diskonnya
daripada bayar kredit (bentuk transaksi semacam ini insyaAllah halal dan
tidak mengandung riba).

3. Buat perjanjian antara antum dengan distributor bahwa masing-masing pihak
tidak akan mengganggu pasar yang sudah terbina sebelumnya. Misal si A ambil
cash di tempat antum diskon 25% sedang kalo ambil barang di distributor
diskon cuma 20%. Biarkan seperti itu karena kalo antum terlalu "obral
diskon" kesetiap orang bahaya sekali, bisa merusak pasar. Pedagang kecil
(yang memang maisyahnya dari situ) bisa kehilangan pelanggan dan imbasnya
kedistributor lain juga. Ini banyak terjadi di ikhwan-2 yang dagang di
Jakarta, beberapa diantara mereka belum mengerti mengenai etika bisnis.

4. Jangan mudah percaya 3X.... jika ada orang yang antum tidak ketahui
asal-usulnya berniat mengambil barang dengan sistem konsinyasi dengan alasan
untuk bazaar atau akan dibayar seminggu kemudian...sebisa mungkin hindari
sistem konsiyansi pokoknya ada uang ada barang. (Kecuali dari orang dan
lembaga terpercaya yang telah terbukti amanah). Dari pengalaman yang lain
biasanya akan sulit tertagih atau orang tersebut hilang entah
kemana...Hati-2 ada komplotan penipu spesialis penerbit atau toko buku
Islam, dengan memanfaatkan kepercayaan dan husnuzhan yang kita miliki.
Biasanya toko buku Islam punya "black list" orang-2 seperti ini. Sebuah
penerbit salaf pernah ketipu senilai Rp. 4 juta gara-2 orang semacam ini.

5. Jika mengangkat karyawan buat perjanjian tidak akan "membuka toko dalam
toko" misal si X beli buku ditoko antum diskon 20% tapi ditawari kalau beli
secara langsung ke penjaga toko bisa diskon 25% kemudian penjaga toko ini
membuat faktur pembelian atas nama dirinya sendiri..antum dirugikan 5%. Ini
bentuk korupsi yang tersamar.

6. Jika memasang iklan di tempat-2 umum (majalah, kartu nama, internet) dan
antum mencantumkan Nomor Rekening Transfer, pastikan No. Rek. tersebut
adalah "nomor rekening penampungan" uang yang ada disitu segera antum
transfer lagi ke No. Rek. utama antum (hanya org-2 dekat yang mengetahui).
Belum lama ini di Bekasi ada ikhwan kebobolan Rp. 4 juta gara-2 ada orang
tak dikenal meminta No. Rek. BCA dengan alasan mau transfer uang. Ingat
kejahatan perbankan semakin canggih dan semakin marak.

7. Pastikan buku-2 yang dijual sesuai kaidah syar'i, insyaAllah lebih
barokah. Ada Ikhwan karena dorongan ekonomi menjual buku-2 dan majalah yang
bertentangan dengan manhaj salaf karena menurut dia produk itu juga sangat
laku dan lagipula halal...(!?)...Sebagian produk ikhwan tsb. memuat hadits-2
dhaif dan maudhu, perkara-2 bid'ah dan film kartun bergambar makhluk yang
sebenarnya dia sendiri mengetahui kemungkaran hal itu. Qadarallah usahanya
saat ini terhenti karena terkena banjir sehingga seluruh dagangannya rusak
(naudzubillah min dzaalik).

8. Hal sepele tapi penting: Jika ada pelanggan datang disapa dengan ramah,
kalau bisa menanyakan dari mana asalnya (hal ini penting untuk "marketing
identification": radius pemasaran toko, segmentasi pembeli, pembentukan
komunitas pelanggan baru, dll)  jika perlu ketika konsumen selesai transaksi
kita antar sampai pintu toko. Kalau bisa kasih souvenir berupa sticker atau
pembatas buku yang ada alamat toko buku kita. Jangan lupa selalu katalog
yang up to date.

Lain-lainnya common sense saja...insyaAllah tau semua...

Hal lain yang belum jelas silahkan via Japri


----- Original Message -----
From: "Armin" <>
To: <[email protected]>
Sent: Saturday, May 07, 2005 11:02 AM
Subject: Re: [assunnah] Tanya kiat buka usaha toko buku


> Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuhu,
>
> Afwan, kebetulan ana juga baru mau merintis usaha Toko Buku Salaf di
> Makassar tepatnya di depan Kampus STMIK Dipanegara.
>
> Jadi apabila ada ikwah yang akan membagi informasi mengenai hal ini,
> ana mohon dikirimkan juga via JAPRI.
>
>
> Jazakallah khairan
> --
> Regards,
> Armin              mailto:[EMAIL PROTECTED]
>
> Sunday, May 1, 2005, 3:39:07 PM, you wrote:
>
> a> Assalaamu'alaikum
>
> a> Saya Ahmad dari Padang Panjang,SUMBAR.
> a> Saya berniat mau buka usaha toko
> a> buku2 islam, mohon saran2nya akhi gimana
> a> caranya memulainya dengan baik.
> a> Dan penerbit2 mana saja yang baik
> a> bukunya untuk dijual dan mana yang kita
> a> harus hati2 terhadapnya.
>
> a> Mohon infonya via JAPRI saja
>
> a> Jazakallah khairan




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/hjtSRD/3MnJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke