--- In [email protected], Beta Sagita <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
Jazakallah atas jawabannya. sekarang saya semakin yakin bahwa manhaj 
salaf adalah manhaj yang dimana rasul dan sahabatnya berdiri 
diatasnya. saya teringat perkataan ibnu taimiyah 
rahimahullah "manhaj salaf tidak ada didalamnya kecuali kebenaran". 
> cukup dua hal.
> 1. menyebarkan ilmu bisa dengan berbagai macam. contoh: memberi 
buku, mengajak ke pengajian dan lain sebagainya. kalau tidak salah 
Ust Fariq bin gasim Anuz punya (menulis) satu buku yang membahas hal 
ini. anna lupa judulnya. berdakwah lewat lisan tidak dimutlakan bagi 
tiap orang. Ingatlah bahwan Musa alaihissalam meminta Harun 
alaihissalam diangkat menjadi nabi karena Harun lebih fasih lisannya 
dari dirinya. Artinya kefasihan lisan juga merupakan syarat dalam 
berdakwah lewat lisan. hanya saja anna ga tahu apakah syarat 
sempurna atau syarat sah.
> 2. mulailah dari yang terpenting kemudian yang penting. tujuan 
utama kita adalah mereka selamat dunia akhirat. karenanya ajarilah 
tentang aqidah dn manhaj terlebih dahulu. sekalipun mereka masih 
salah sholatnya, insya Alloh sudah bisa masuk surga. Ingat Najasyi 
9raja habasyah0 tidak sholat, tidak puasa, dan tidak membaca Al 
Quran tetapi karena aqidahnya lurus. Rosululloh menyolatkan dirinya 
ketika matinya. Adapun orang-orang munafik. mereka sholat, puasa, 
bahkan jihad tetapi Alloh melarang rosulnya menyolati mereka sebagai 
tanda keluarnya mereka dari jama'ah Rosululloh. na'udzubillahi min 
dzalik.
> 
> 
> On 5/28/05, Bani Murro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Assalamualaikum wrt wb.
> >
> > Ekhwan wa ekhaawaat fieLLAH, kebranian utk menunjukkan bahwa 
antoum seorang salaf yg baik, adalah tingkah laku harus 
disederhanakan dari biasa dari mulai bicara di dlm rumah atau pun 
diluar rumah, cara makan kita pun tidak tomak walau lapar, bila 
makanpun tidak sampai kenyang begitulah Rasululloh saw beserta 
shahabat beliau. Tidak perlu ngomong sana sini bahwa enta kembali 
mengikuti jejak Rasullulloh saw dan shahabat2, katakan saja inilah 
Islam yg di kehendaki oleh ALLAH dan rasul2-NYA.
> >
> > Wassalam wrt wb.
> > Bani Murro.
> > =========================================
> >
> >
> > 2005/5/25, arfida1604 <[EMAIL PROTECTED]>:
> > > Assalamualaikum
> > > saya ingin berbagi pengalaman dengan ikhwan akhwat sekalian 
tentang pengalaman saya di dalam memahami islam. saya dibesarkan dan 
dididik oleh keluarga yang, alhamdulillah, taat beribadah. saya 
disekolahkan di MI dan MTS sehingga sedikit banyak saya tahu tentang 
islam.
> > > ketika saya masuk SMA saya mengalami masalah tentang pemahaman 
saya tentang islam. pada waktu kelas 2 saya mengalami masalah 
tentang takdir dan kelas 3 tentang masalah bid'ah. 2 masalah itu 
yang sering mengganggu saya tetapi saya tidak mengetahui solusinya.
> > > ketika kuliah, saya memahami islam dengan berbagai cara 
seperti banyak membaca buku-buku filsafat, bertanya ama anak rohis 
dan lain sebagainya. tetapi saya merasa hal itu hampa dan kosong 
karena pada filsafat saya mengalami kebingungan yang luar biasa dan 
pada anak rohis saya mengalami kebingungan tentang tindakan mereka.
> > > lalu kemudian muncul masalah yang ketiga yaitu tentang masalah 
demonstrasi dan diikuti dengan masalah perpecahan umat. akhirnya 
saya masuk ke HMI dan disana saya banyak berinteraksi tentang orang 
yang mempunyai latar belakang yang berbeda di dalam memahami islam 
seperti dari Syiah, IM, HT, Jamaah Tabligh, JIL, dsb.
> > > alhamdulillah, setelah 2 tahun saya masuk disana saya akhirnya 
mendapati bahwa cara memahami islam yang paling benar adalah 
berdasarkan pemahaman para sahabat atau biasa yang dikenal dengan 
salafy. tetapi saya bingung dengan reaksi orang lain ketika 
mendengar nama salafy, seolah-olah mereka menganggap salafy 
merupakan musuh yang harus dilenyapkan. saya mengalami banyak 
pengalaman dengan hal ini ketika saya menggunakan pemahaman salafy 
di dalam bidang agama (bukan berarti dalam masalah dunia saya tidak 
menggunakan) dan saya terkadang malu untuk menampakkan saya seorang 
salafy dan juga takut. saya pernah mengomentari tentang tindakan 
atau komentar mereka di dalam memahami islam dengan manhaj salaf 
tetapi yang saya terima sikap mereka yang tidak bersahabat. saya 
jadi ragu jika harus memberikan nasihat lagi kepada mereka dengan 
manhaj ini tetapi saya takut dengan hadits tentang ancaman kepada 
orang yang menyembunyikan ilmu atau perkataan ulama (kalau tidak 
salah) orang yang tidak mengatakan kebenaran seperti setan gagu dan 
orang yang berbicara tentang kejahatan seperti setan berbicara. saya 
jadi bingung. apakah kalian mempunyai nasihat kepada saya? apakah 
saya tetap memberikan nasihat kepada mereka atau saya diam saja?
> > > dan melalui milis ini saya juga ingin bertanya apakah:
> > > kajian Ust. abdul hakim tentang fathul bari sudah dibuka 
kembali? kalau sudah kapan dan dimana?







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Would you Help a Child in need?
It is easier than you think.
Click Here to meet a Child you can help.
http://us.click.yahoo.com/sTR6_D/I_qJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke