Bismillahirrahmanirrahim
Kalau saya tidak salah menangkap apa yang ditulis olleh elly hana, masalahnya 
bukan sekedar menanyakan pada mertuanya : "dalil dari mana". Tetapi lebih pada 
"bagaimana menyampaikan dalil yang haq dengan tidak menyinggung perasaan 
mertua, dan hubungan antar mantu dan mertua tetap harmonis."
Nasehat dari mas Bani Muro sebenarnya (mungkin) (maaf jika salah) katakan pada 
mertua anda yang intinya seperti itu tetapi redaksinya harap disusun sendiri.
Saya punya pengalaman serupa tetapi bukan masalah 7 bulanan, tetapi masalah 
slametan untuk meninggalnya ibu mertua saya. Kalau nggak salah baru sekitar 
setahun nasehat saya diikutin (kami tinggal beda kota beda propinsi), karena 
kita harus menerangkan step by step mulai dari ajaran Islam itu sumbernya dari 
Qur'an dan Hadits, kalau tidak mengikuti keduanya maka bukan Islam, dst..dst." 
sampai akhirnya alhamdulillah hidayah Allah datang padanya. Waktu dia masih 
mengadakan selamatan tersebut saya sih pasif / nggak ikut campur tenaga maupun 
biaya, tetapi nasehat jalan terus.
Itulah sebuah test-case bagi anda, kalau anda berhasil insyaallah persepsi 
"kaum salafy terkesan kaku" sebagaimana yang pernah diposting di milis ini 
lama-lama akan hapus dan persepsinya berubah bahwa kaum salafy pandai 
menyampaikan yang haq dengan cara yang lembut dan bijaksana.
Waalhua'lam
Ibnu Abdul Basir [57th]


----- Original Message -----
From: "Bani Murro" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Saturday, June 04, 2005 12:20 AM
Subject: Re: [assunnah] Tanya: Mertua akan mengadakan selamatan 7 bulanan

> Wa'alaikumsalam wrt wb.
>
> Maaf numpang mau memberikan advies dikit,,, coba tanyakan ke mertua enta
> itu dalil darimana??? selamatan utk bayi 7 bulanan itu, adakah tertulis
> dlm hadits?? atau hanya "warisan" dari nenek moyang.
>
> Yang tegas jangan di danai selamatan tsb kan nanti tidak jadi kalau nggak
> ada dananya.
>
> Wassalam wrt wb.
> Bani Murro.
> =========================================
>
> 2005/6/3, elly hana <[EMAIL PROTECTED]>:
>> Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakaatuh
>>
>> Mertua ana akan melaksanakan selamatan 7 bulanan untuk anak ana.
>> Ana tahu bahwa selamatan 7 bulanan untuk bayi yang akan lahir adalah
>> bid'ah.
>>
>> Ana sudah mencoba mengingatkan hal ini, tapi pendapat mertua tetap
>> kekeh.
>>
>> Bagaimana ana seharusnya? Berdosakah jika ana tetep melakukan
>> selamatan itu meskipun dengan terpaksa  ?
>>
>> Wassalamualaikum




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Would you Help a Child in need?
It is easier than you think.
Click Here to meet a Child you can help.
http://us.click.yahoo.com/sTR6_D/I_qJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke