wa'alaikumussalaam warahmatullah wabarakaatuh,
 
afwan ya ini ada yg menarik, beberapa hari lalu ada pertanyaan serupa di sebuah milis (lain).
 
mungkin surat yg antum dapatkan berbunyi kayak seperti ini :
BERITA DARI MASJID NABAWI .......BERITA PENTING.......... BERITA UNTUK UMMAT ISLAM DISELURUH DUNIA. SURAT INI DATANGNYA DARI SYECKH ACHMAD DI SAUDI ARABIA : "AKU BERSUMPAH DENGAN NAMA ALLAH SWT DAN NABI MUHAMMAD SAW" WASIAT UNTUK SELURUH UMMAT ISLAM DARI SYECKH ACHMAD SEORANG PENJAGA MAKAM RASULULLAH DI MADINAH, YAITU DI MESJID NABAWI SAUDI ARABIA.
dan seterusnya???
 
>>apakah saudara2 seudah mererima??
Jawabnya, ana sudah pernah menerima kira2 11 tahun yang lalu, waktu masih SD, dan mungkin ikhwan yg lain bahkan udah puluhan tahun sebelumnya malah ??? waAllahu a'lam.
 
>>Kenapa surat itu bisa sampai ke sini dengan bahasa Indonesia tanpa keterangan yang jelas?
 
Karena suratnya disebarkan oleh orang2 yg jahil tidak paham tauhid, lantaran merasa takut dg ancaman di dalamnya, atau orang2 yg sengaja pengen menyebarkan kesesatan dimuka bumi -wal'iyadzubillah-. padahal seperti antum lihat, jika kita telitii, didalamnya mulai dari awal saja, terdapat sumpah kepada selain Allah, yaitu sumpah kpd Nabi, dan ini kesyirikan...
Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda :
" من حلف بغير الله فقد كفر أو أشرك" رواه الترمذي وحسنه وصححه الحاكم.
"Barangsiapa yang bersumpah dengan menyebut selain Allah, maka ia telah berbuat kekafiran atau kemusyrikan"
[HR. Turmudzi, dan ia nyatakan sebagai hadits hasan, dan dinyatakan oleh Al Hakim shoheh, Kitab Tauhid Syaikh Muhammad At-Tamimi]
>>Kenapa isinya bersifat agak memaksa (disuruh meng-copy 20 lembar dan disebarluaskan) ?
 
Maka justeru itulah kita bisa menilai kembali bahwa ini adalah kedustaan, karena itu adalah ciri2 thaghut minta dita'ati dalam hal2 yg berbuat kema'shiyatan kepada Allah. padahal di dalamnya, juga berisi tathoyur (merasa bernasib sial dg surat tersebut), sedangkan tathoyyur ini telah dijelaskan di dalam Kitab Tauhid atau yg lainnya :
 
Firman Allah subhaanahu wa ta'ala :
ألا إنما طائرهم عند الله ولكن أكثرهم لا يعلمون
"Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi mereka tidak mengetahui" [Al A'raf 131]
قالوا طائرهم معكم أئن ذكرتم بل أنتم قوم مسرفون
"Mereka (para Rasul)  berkata : "kesialan kalian itu adalah karena kalian sendiri, apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib sial)? sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas." [Yasin 19]
 
...
 
Abu Daud meriwayatkan hadits yang marfu' dari Ibnu Mas'ud radhiallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
" الطيرة شرك، الطيرة شرك، وما منا إلا ...، ولكن الله يذهبه بالتوكل " رواه أبو داود والترمذي وصححه وجعل آخره من قول ابن مسعود.
"Thiyarah itu perbuatan syirik, thiyarah itu perbuatan syirik, tidak ada seorangpun dari antara kita kecuali (telah terjadi dalam hatinya sesuatu dari hal ini ), hanya saja Allah subhaanahu wa ta'ala bisa menghilangkannya dengan tawakkal kepadaNya".(HR.Abu Daud ) Hadits ini diriwayatkan juga oleh At Tirmidzi dan dinyatakan shoheh, dan kalimat terakhir ia jadikan sebagai ucapannya Ibnu Mas'ud )
 
Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari Ibnu Umar radhiallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
" من ردته الطيرة عن حاجته فقد أشرك "، قالوا : فما كفارة ذلك ؟ قال : أن تقول : اللهم لا خير إلا خيرك، ولا طير إلا طيرك، ولا إله إلا غيرك".
"Barang siapa yang mengurungkan hajatnya karena thiyarah ini, maka ia telah berbuat kemusyrikan", para sahabat bertanya : "lalu apa yang bisa menebusnya ?",  Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjawab :"hendaknya ia berdoa : "ya Allah, tiada kebaikan kecuali kebaikan dariMu, dan tiada kesialan kecuali kesialan dariMu, dan tiada sesembahan kecuali Engkau".
 
[lihat Kitab Tauhid syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab At-Tamimi]
>> Kenapa ada ancaman akan mendapat kesialan jika tidak menggubris surat itu, dan sebaliknya? (dengan bukti 'nyata' perdana menteri Malaysia)

Adapun dg ancaman itu maka tidak perlu risau, pengalaman pribadi sendiri tatkala ibu ana menerima lalu menyobek2 surat itu dan tidak mengindahkannya sama sekali, maka ana mulai menghitung dari hari itu, benarkah akan terjadi sesuatu pada 2 pekan mendatang?, karena ana masih kecil dan jg sempat terpengaruh dg kedustaannya ...
qoddaralllahu wamaa sya'a fa'ala, keluarga ana dirundung sakit pada pekan ke 2 dr hari tsb, tapi yg demikian itu bisa jadi hanyalah ujian dr Allah, dan kita tidak boleh terjatuh ke dalam kesyirikan. karena seperti kita ketahui, musibah kesialan itu datangnya dari Allah semata, bisa jadi kebetulan waktunya sama lalu orang mengkait2kannya, dan seperti ini pula lah diantara sebab terjadinya penyembahan kepada jin, sebagaimana dalam sebuah hadits,.... (yg sayang sekali ana ndak apal dan ndak ada refernsinya.)
 
Maka yg perlu kita pahami adalah bahwa banyak sekali kedustaan2 didalamnya yang berisi khurafat, syirik, bid'ah.. termasuk pengkafiran secara ngawur kepada kaum muslimin seperti antum baca didalamnya.... 
padahal Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda dlm haditsnya,
Dari Mughirah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: "Telah bersabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam [artinya] : Sesungguhnya berdusta atas (nama)-ku tidaklah sama seperti berdusta atas nama orang lain. Barangsiapa berdusta atas (nama)-ku dengan sengaja, maka hendak-lah ia mengambil tempat duduknya dari Neraka." [Al-Bukhari no. 1291 dan Muslim I/10]
Walhamdulillah, surat washiyat dusta seperti ini telah dijelaskan kedustaannya oleh mufti besar Arab Saudi Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz, dalam risalahnya tahdziru minal bida' (awas Bahaya Bid'ah) bagian belakang. Bahkan dalam sebuah bacaan (yg sekilas pernah ana baca, tapi ndak apal dimana sumbernya) dikatakan bahwa surat dusta ini asalnya dari mesir telah muncul sejak sekian ratus tahun yang lalu dan telah dibantah kedustaanya oleh syaikh rasyid ridho.
 
waAllahu a'lam bis shawab.
 
abu iisa alghurahy

----- Original Message -----
Sent: Friday, June 03, 2005 3:29 PM
Subject: [assunnah] Tanya ttg: Surat dari penjaga makam Nabi SAW

Assalamu'alaikum...

Saya pengin tanya ttg Surat (berupa 1 lembar kertas)
itu, yang isinya sang penjaga bermimpi melihat/bertemu
dengan Nabi SAW, kemudian Nabi memberi pesan pada dia
untuk disebarluaskan...
Apakah saudara2 sudah menerima?
Yang saya heran,
1) Kenapa surat itu bisa sampai ke sini dengan bahasa
Indonesia tanpa keterangan yang jelas?
2) Kenapa isinya bersifat agak memaksa (disuruh
meng-copy 20 lembar dan disebarluaskan) ?
3) Kenapa ada ancaman akan mendapat kesialan jika
tidak menggubris surat itu, dan sebaliknya? (dengan
bukti 'nyata' perdana menteri Malaysia)

Bagaimana pendapat Saudara2?

Jazakumullah, Wassalamu'alaikum..


------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke