Assalamualaikum…

 

Surat model begini sudah pernah saya baca sejak SD dan saya abaikan. Alhamdulillah …tidak ada satupun “ancaman” dalam surat itu yang terbukti. Adahal yang harus dikritisi:

 

  1. Tidak boleh bersumpah kepada selain Allah. Dalam surat itu sang Syeich bersumpah atas nama Allah dan Rasulullah, berarti ada kesalahan aqidah dalam surat tsb. (“Barangsiapa bersumpah dengan nama selain Allah maka sungguh dia telah kafir atau berlaku syirik – HR Ahmad, At-Tirmidzi dan Al-Hakim”)
  2. Setiap musibah dan anugrah yang terjadi semuanya atas izin dan kehendak Allah. Jika kita sengsara atau bahagia tentunya bukan karena “mengcopy” atau tidak “mengcopy surat tsb.
  3. Pesan dalam surat tsb memang baik tetapi mengaitkan pesan tsb dengan ancaman musibah atau iming-iming anugrah duniawi tidak ada dasar hukumnya dalam Al-Quran dan Assunnah. Masalah Musibah atau anugrah/bahagia adalah hal ghaib, hanya Allah SWT yang mengetahui hal ghaib (QS An-Naml:65; QS Al-Jin:27)
  4. Risalah & syariat Islam telah sempurna disampaikan melalui Rasulullah SAW sehingga tidak diperlukan lagi tambahan syariat berupa ancaman musibah jika tidak mengcopy surat tsb (QS Almaidah:3)
  5. Setiap tahun ratusan ribu jamaah haji berkunjung ke Madinah tetapi tidak ada satupun jamaah haji yang membawa oleh-oleh surat tsb, bahkan jangankan surat, Sang Syeich pun tidak pernah memberikan wejangan kepada jamaah yang sholat di Masjid Nabawi.

 

Saudara-saudara…itu hanya sedikit tanggapan saya. Insya Allah, Allah akan melindungi saya. Untuk itu kita harus selalu memperdalam pemahaman Aqidah kita. Ada beberapa judul buku yg bisa jadi referensi untuk dibaca guna mempertebal aqidah antara lain “Kitab Tauhid” ( tiga buku) tulisan Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan.

 

Wassalam



Rizal <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamu'alaikum wr wb

Saya dapat e-mail ini dari teman saya.
Yang saya tanyakan, Apakah ini harus dipercaya ??

Jika bertujuan untuk mengajak kepada kebaikan, apakah hukumNya ??

Terima Kasih
Wassalamu'alaikum wr wb

SESUNGGUHNYA ALLAH SWT MAHA TAHU ATAS SEGALA APA YANG TERJADI
DIDUNIA DAN AKHERAT.  SEMOGA ALLAH SWT MELIMPAHKAN KEPADA KITA
KESEJAHTERAAN LAHIR DAN  BATIN. AMIEN.

      KOMENTAR BERITA DARI MASJID NABAWI ( DIBACA DULU BARU
KOMENTAR.... )

      Assalamu'alaikum wr. wb

      Ketiga kalinya sudah saya menerima Email Berita dari Masjid
Nabawi ini.  Pada saat menerima Email "Berita dari Masjid Nabawi"
yang pertama (kira-kira 2 tahun yll) saya tidak begitu merespon
Surat tersebut, dan memang tidak ada kejadian luar biasa terjadi. 
Hanya pernah terjadi sekeluarga mengalami sakit yang sama silih
berganti, dan itu terjadi hingga 2 - 3 kali (saya pikir ach sakit
flue biasa......)

      Kemudian Berita dari Masjid Nabawi yang ke 2, saya terima
sekitar Akhir tahun 2002 (tepatnya lupa) melalui sebuah milist dan
kembali saya tidak merespon dengan baik email tersebut, bahkan
justru mengkritisi Berita Dari Masjid Nabawi tersebut ; bahwa
percaya kepada surat tersebut bisa menjadi syirik karena baik dan
buruk kejadian yang kita alami ada ditangan Allah SWT.

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke