Sifat dan Adab Orang yang Meruqyah

Oleh : Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al Jibrin*

 

Pertama : Pantasnya orang yang meruqyah adalah seorang yang baik, shalih, istiqamah, memelihara shalat, ibadah, dzikir – dzikir, bacaan, amal – amal shalih, banyak melakukan kebaikan, jauh dari perbuatan maksiat, bid’ah, kemungkaran – kemungkaran, dosa – dosa besar dan kecil, berusaha selalu memakan makanan yang halal, khawatir dengan harta haram atau syubhat, karena sabda Nabi SAW :

 

“Athib math’amaka takun mustajaabad da’wah” yang artinya “Perbaikilah makananmu, niscaya kamu menjadi orang yang doanya terkabul” (HR. Ath Thabrani di dalam Al Ausaath sebagaimana dalam Majma’ Al Bahrain no. 5026)

 

Kedua : Mengenal ruqyah – ruqyah yang dibolehkan berupa Al Qur’an seperti Al Fatihah, Al Mu’awwidzatain, Surat Al Ikhlas, akhir Surat Al Baqarah, permulaan surat Ali Imran dan akhirnya, Ayat Kursi, akhir Surat At Taubah, permulaan Surat Yunus, permulaan Surat An Nahl, akhir surat Al Isra’, permulaan Surat Thahaa, akhir Surat Al Mu’minuun, permulaan Surat Ash Shaffat, permulaan Surat Ghafir, akhir Surat Al Jatsiyah, akhir Surat Al Hasyr.  Dan doa – doa diantara doa – doa Al Qur’an yang disebutkan di dalam Al Kalim Ath Thayyib dan seumpamanya, disertai meludah sedikit setelah membaca, dan mengulangi ayat tersebut sebanyak 3 x atau lebih banyak lagi.

 

Ketiga : Orang yang sakit adalah orang yang beriman, shalih, baik takwa, istiqamah atas agama, jauh dari yang diharamkan, maksiat, sifat aniaya, karena firman Allah SWT,

 

“Dan Kami turunkan Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang – orang yang beriman dan Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang – orang yang zhalim selain kerugian” (QS Al Israa’ 82)

 

Keempat : Orang yang sakit (juga) harus meyakini bahwa Al Qur’an adalah penawar, rahmat dan obat yang berguna.  Apabila ia ragu – ragu, maka hal tersebut tidak ada gunanya.

 

Maka apabila syarat – syarat ini telah terpenuhi, niscaya bermanfaat dengan izin Allah SWT.

 

Maraji’

Fatwa – fatwa terkini Jilid 3, Darul Haq, Jakarta, Cetakan Pertama, September 2004, hal. 151-153

 

Semoga bermanfaat

 

*Syaikh Abdullah bin Abdurahman Al Jibrin adalah salah satu murid dari Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, dan anggota Al Lajnah Ad Da’imah.

 

 


Yahoo! Mail
Stay connected, organized, and protected. Take the tour

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------




SPONSORED LINKS
Different religions beliefs Islam Beliefs
Religion


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke