assalaamuâalaykum wa rahmatullahi wa barakatuh. ana pernah mendengar... kalo tidak salah dari penterjemah buku yang antum sebutkan itu, Ustadz Zainal Abidin... tapi ana lupa di forum apa... mungkin di radio atau mungkin waktu kajian bedah buku itu... wallahuaâlam.
bahwa ada seorang ulama -ana lupa namanya- yang meyakini kedhaifan hadits2 tersebut tetapi dianggap telah menghasankannya karena beliau pernah berkata bahwa besar sekali hikmah dan faidah dari meng-adzan- kan bayi itu. namun sebagian orang tidak memahami apa yang beliau maksudkan. karena sesungguhnya setelah beliau mengatakan perkataan itu beliau berkata lagi bahwa ia berharap semoga suatu hari ada seseorang yang menemukan syawahid dari hadits2 tersebut (sehingga bisa dijadikan hujjah). itu berarti sebelum ada yang menemukan syawahid dari hadits2 tersebut maka meng-adzan-kan bayi tidak bisa dijadikan hujjah dan melakukannya termasuk bidâah. dan syawahid tersebut belum ditemukan hingga sekarang... wallahuaâlam. kalau boleh ana katakan: mungkin faktor psikologis dipertimbangkan dalam masalah ini tanpa meyakini bahwa hal itu adalah sunnah. wallahuaâlam. dan berhati-hati serta meninggalkan yang meragukan adalah lebih selamat... wassalaamuâalaykum, luluan m --- In [email protected], Abu Fathimah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.. > ana pernah ikut kajian bedah buku "begini seharusnya mendidik anak" dengan pembicara ustadz zainal abidin (penterjemah buku tersebut). > di kajian tersebut banyak juga yang menanyakan tentang status hadits tersebut. kemudian ustadz menjelaskan bahwa hadits tentang mengazankan bayi tersebut diantara 2 keadaan, yaitu haditsnya dlo'if dan maudlu', sehingga tidak bisa diamalkan. > tetapi ana lupa... sepertinya ustadz tidak menjelaskan kenapa dalam buku tersebut tidak diberi catatan untuk menerangkan kedudukan hadits tersebut, sehingga para pembaca tidak bingung lagi. > demikian.. > tolong dikoreksi jika ada kesalahan. > jazakumullah khoiron katsiro.. > > _____________ > > From: L u c K y <[EMAIL PROTECTED]> > Date: Mon Jul 4, 2005 10:39 am > Subject: Tanya: Adzan pada Telinga bayi baru lahir > > Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, > > Saudara/i Fillah, Ada yang ingin saya tanyakan sehubungan dengan Adzan pada Bayi, beberapa waktu yang lalu saya pernah membaca di milis ini mengenai Bid'ah-nya Adzan pada Bayi (sepertinya saya lupa copy paste sehingga tidak ada di file saya). > > Yang ingin saya tanyakan, beberapa bulan lalu di milis ini juga ada yang mengabarkan adanya Buku baru berjudul : Begini Seharusnya Mendidik Anak dan saya membelinya. Tapi tampaknya dibuku tersebut Adzan pada telinga bayi baru lahir merupakan hak2 anak (tidak termasuk bid'ah) > > Berikut saya ketikan beberapa hal yang terdapat di buku tersebut, Mohon pencerahannya mengenai Adzan pada Bayi tsb, karena selama ini saya mengetahui bahwa Penerbit Darul Haq termasuk Penerbit yang salaf. > > Jazakillah Khoiran katshiron atas pencerahannya. > > Wa'alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh, > > Lucky (1977) > > -------------------------------------------------------------------- --------------- > > Begini Seharusnya Mendidik Anak > > Al-Maghribi bin As-Said al- Maghribi > > Serial Buku Darul Haq ke-117 > > > Hal. 101 > > Pasal Ke Dua > > Hak-hak Anak Pasca Kelahiran > > 2. Adzan pada Telinga Bayi > > Setan sangat memiliki keinginan tinggi untuk menganggu sang bayi langsung setelah lahir, dari Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah bersabda: > > "Tidaklah Anak Adam terlahir melainkan akan diganggu oleh Setan pada waktu lahirnya sehingga anak berteriak keras karena gangguan itu kecuali Maryam dan Anaknya" > > (Al-Bukhori, 608, 3385; Muslim, 389) > > > Hal 102 > > Faidah Adzan Pada Telingan Anak : > > Adzan termasuk bagian syiar islam dan kaum muslimin serta syi'ar tauhid yang diperdengarkan pertama kali kepada bayi. > Adzan mengandung unsure ajakan kepada penghambaan diri kepada Allah dan peringatan tentang sholat sebagai rukun Islam yang penting > Adzan merupakan panggilan agama serta sunnah Rasulullah SAW > Adzan melindungi bayi dari gangguan setan karena setan menyingkir ketika mendengar sura adzan > Ketika sang bayi mendengar suara adzan maka suara itu menguatkan dan menggerakan fungsi pendengaran bayi > Adzan sebagai bentuk ajakan bagi anak kepada ibadah terhadap Allah, pengamalan agama Islam yang lurus dan pengabdian murni kepada Alah akan mengalahkan ajakan dan gangguan setan ------------------------------------------------------------------------ Website Islam pilihan anda. http://www.assunnah.or.id http://www.almanhaj.or.id Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu Berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] ------------------------------------------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
