APA YANG MEREKA DENDAM TERHADAP NEGERI HARAMAIN ?

Oleh
Syaikh DR. Muhammad Musa Al-Nasr


Allah telah menjadikan negeri Makkah dan Madinah sebagai tempat yang aman 
hingga hari kiamat, semenjak Allah memerintahkan kepada kekasih-Nya nabi 
Ibrahim agar mengumumkan kepada manusia untuk menunaikan ibadah haji, mereka 
datang ke Baitul Haram (Ka’bah) dari segala penjuru negeri ; sebagaimana 
Allah berfirman.

“Artinya : Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya 
mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang 
kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh, supaya mereka menyaksikan 
berbagai manfaat bagi mereka” [Al-Haj : 27]

Dan Allah berfirman sembari memberi nikmat kepada penduduk negeri Haramain.

“Artinya : Dan apakah Kami tidak meneguhkan kedudukan mereka dalam daerah 
Haram (tanah suci) yang aman, yang didatangkan ke tempat itu buah-buahan 
dari segala macam (tumbuh-tumbuhan)” [Al-Qashas : 57]

Demikianlah firman-Nya.

“Artinya : Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka’bah). 
Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan 
mengamankan mereka dari ketakutan” [Al-Quraisy : 3-4]

Pelajaran dalan ayat itu diambil dari keumuman lafadh, (dan) bukan dari 
kekhususan sebab, walaupun sebagian ayat ini turun pada kaum musrikin 
Makkah, hanya saja ayat ini mencakup kepada penduduk Makkah hingga hari 
kiamat. Demikianlah Allah berkehendak untuk rumah-Nya agar senantiasa 
menjadi tempat dengan kedamaian dan keamanan, agar orang yang berhaji, 
berumrah dan orang yang berkunjung datang ke negeri itu dengan tanpa merasa 
takut dan gelisan.

Akan tetapi (kaum Khawarij modern) para da’i dan penyeru peledakan tidak 
ingin suasana seperti itu terjadi, tetapi yang mereka inginkan adalah 
kegoncangan keamanan negeri Al-Haramain. Mereka melanggar ayat-ayat dan 
hadits-hadits yang memperingatkan akan larangan mengganggu kaum muslimin, 
menakut-nakuti dan membunuh mereka ! Maka bagaimanakah jika hal itu (yaitu 
mengganggu, menakut-nakuti dan membunuh kaum muslimin) terjadi di bumi yang 
paling suci dan paling mulia di muka bumi ini, yaitu negeri Makkah yang aman 
dan daerah sekitarnya ?!

Allah berfirman.

“Artinya : Dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara 
zalim, niscaya akan Kami rasakan kepadanya sebahagian siksa yang pedih” 
[Al-Haj : 25]

Sesungguhnya hanya sekedar berniat melakukan kejahatan di Makkah adalah 
sebuah kejahatan dan dosa yang besar, maka bagaimanakah dengan mereka yang 
menumpahkan darah yang haram di negeri Al-Haram ?

Bagaimanakah halnya orang yang meletakkan dan menaruh senjata dan bahan 
peledak dalam tumpukan mushaf Al-Qur’an, dan menyangka bahwasanya hal ini 
adalah jihad dan pengorbanan ?

Sesungguhnya orang-orang yang dhalim itu, yang berusaha membuat kerusakana 
di negeri Al-Haramain (Saudi Arabia) dan negeri Islam lainnya, pada 
hakikatnya mereka itu adalah orang-orang yang berkhidmat (pada) musuh-musuh 
Islam dari kalangan Yahudi dan Nashara serta seluruh musuh-musuh Islam, 
karena musuh-musuh Islam itu bergembira dan menabuh genderang bahkan 
menari-nari ketika gangguan menimpa negeri Islam, khususnya negeri Islam, 
yang memelihara dan menjaga Makkah dan Madinah, negara yang menyebarkan 
aqidah Tauhid di negeri Arab dan selain negeri Arab.

Maka kenapa penyerangan yang keji ini dilakukan dari dalam dan dari luar, 
atas negeri Al-Haramain ? Karena Saudi Arabia adalah benteng terakhir bagi 
Islam, dan karena dinegeri itu pula ditegakkan syariat Allah diatas asas 
Kitabullah dan sunnah Rasul-Nya, dan karena di negeri itu disebarkan tauhid 
disegenap penjuru bumi. Maka (negeri ini) harus diperangi serta dilemahkan, 
dan disibukkan dengan fitnah-fitnah !! (negeri itu) harus digoncangkan 
keamanannya, karena kegoncangan kepercayaan pada negeri itu dan 
menampakkannya dalam keadaan lemah dari menjaga tempat-tempat yang suci, 
benar-benar akan mencegah para jama’ah haji dan pengunjung serta orang yang 
berumrah untuk mendatanginya. Maka lemahlah perekonomiannya, dan tersibukkan 
negeri Saudi Arabia dari kewajibannya yang suci yaitu melayani dua tempat 
suci (Makkah dan Madinah) melayani Islam dan kaum muslimin.

Kemudian mereka yang menuduh negeri itu dengan kedzaliman dan kedustaan, 
(bahwa negeri Saudi Arabia ) membina teroris, diri merekalah yang bergembira 
dengan perbuatan orang-orang bodoh pembunuh dari kalangan kaum Khawarij masa 
kini, maka lihatlah bagaimana mereka (orang kafir yang menuduh negeri Saudi 
Arabia membina teroris dan kaum Khawarij yang meledakkan Al-Haramain) 
bertemu dalam satu sasaran dan satu tujuan, walaupun tanpa sengaja ?!

Dan Maha benar Allah dimana Dia berfirman.

“Artinya : Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu 
hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah : “Sesungguhnya petunjuk 
Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti 
kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi 
menjadi pelindung dan penolong bagimu” [Al-Baqarah : 120]

Musuh-musuh Islam di timur dan barat tidak meridhai kecuali umat ini 
meninggalkan agamanya sebagaimana terkelupasnya ular dari kulitnya, baik 
pemerintah ataupun rakyatnya, dan (mereka menginginkan) umat Islam 
menyerupai negeri barat baik itu akidahnya, peradabannya, kebudayaannya dan 
akhlaknya.

Dan hal ini (umat Islam meninggalkan agamanya) –dengan izin Allah- tidak 
akan terjadi selama pada kita terdapat Kitabullah dan Sunnah nabiNya, dan 
selama pada kita terdapat ulama rabbani yang menyuruh berbuat baik dan 
melarang dari kemungkaran, berjihad dengan lisan mereka, jari-jemari mereka 
dan keterangan mereka, mereka benamkan setiap fitnah Khawarij dan ahli 
bid’ah yang sesat, dan mereka memperingatkan dari persengkokolan musuh-musuh 
Islam, menasehati para penguasa kaum muslimin dengan cara yang baik dan cara 
yang paling lurus, dengan kelembutan dan hikmah, agar mereka dapat membantu 
para penguasa melawan syaitan dan mereka tidak membantu syaitan melawan 
penguasa kaum muslimin, mereka (para ulama itu) akan mendo’akan penguasa 
kaum muslimin dengan kebaikan, dan tidak mendoakan penguasa dengan kejelekan 
dan kebinasaan.

Semoga Allah menjaga negeri Al-Haramain khususnya dan negeri-negeri Islam 
secara umum dari segala rencana-rencana jahat yang dilakukan oleh 
musuh-musuh kita yang nampak atau dari kalangan kaum muslimin yang 
bersembunyi dibelakang Islam –mereka menyangkanya- dan Allah benci dan 
berlepas diri dari mereka dan amal perbuatan mereka, dan Allah-lah meliputi 
mereka semuanya tiada sesembahan yang berhak disembah melainkan Dia dan 
tiada Rabb selain Dia.

[Disalin ulang dari Majalah Adz-Dzakhiirah Al-Islamiyyah Edisi No. 08/Th. 
II/1424H, 21-22. Terjemahan dari http ://www.m-alnaser.com]

http://www.almanhaj.or.id

_________________________________________________________________
Express yourself instantly with MSN Messenger! Download today it's FREE! 
http://messenger.msn.click-url.com/go/onm00200471ave/direct/01/





------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke