Assalamualaikum,

Ada baiknya Antum buka situs ini klik di :

http://members.tripod.com/rasuldahri/bidah.htm

Banyak uraian sesuai salafus soleh dan diulas melalui madhab Imam
Syafii (notabene: orang NU akan Maklum).

Wassalam,
YP

On 7/5/05, Martono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
> 
> Saya menemukan keterangan berikut :
> 
> Sedang dalilnya Imam Syafi'i dan pengikut-pengikutnya, yaitu firman Allah
> (yang artinya), "Dan seseorang tidak akan memperoleh, melainkan pahala
> usahanya sendiri", dan sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam (yang
> artinya), "Apabila manusia telah meninggal dunia, maka terputuslah amal
> usahanya, kecuali tiga hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan
> dan anak yang shaleh (laki/perempuan) yang berdo'a untuknya (mayit)".
> (An-Nawawi, SYARAH MUSLIM, juz 1 hal. 90).
> 
> Tapi maaf saya masih bingung karena ada teman mendebat seperti ini :
> 1. Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang
> mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendoakan) di kuburnya.
> Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati
> dalam keadaan fasik. (At-Taubah : 84). Ini ayat untuk orang munafiq,
> sedangkan untuk orang muslim berlaku sebaliknya (dishalatkan dan di doakan).
> 2. Rasulullah shalat jenazah yang hukumnya Fardu Kifayah (dalam rakaat
> ketiga mendoakan mayit ,"Allahummaghfirlahu ..dst")
> 3. Rasul juga ziarah kubur ke Baqi hampir setiap pagi (saya ditunjukan
> hadistnya dari Bukhari)
> 4. Hadist di atas "Apabila manusia telah meninggal dunia, maka terputuslah
> amal usahanya, kecuali tiga hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang
> dimanfaatkan dan anak yang shaleh (laki/perempuan) yang berdo'a untuknya
> (mayit)". (An-Nawawi, SYARAH MUSLIM, juz 1 hal. 90). Yang putus amal itu
> orang mati tapi yang mendoakan kan orang hidup. Kemudian "anak yang shaleh"
> tidak dikatakan "anaknya si mayit yang shaleh" atau Waladhu Shalihun tapi
> "anak yang shaleh" atau Waladun Shalihun (jadi siapa saja bisa yang penting
> anak shaleh).
> 5. Apakah ada keterangan langsung dari Allah ataupun dari Rasul yang
> mengatakan "tidak sampai" doa kita.
> 
> Mohon saya pencerahannya saya benar-benar bingung. Terima kasih.
> 
> Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh




------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke